Hanya Rumahku Yang Selalu Dilewati
Citra menjerit, dia pasti sangat jengkel karena aku memanasi dan mengerjainya.
Aku cepat-cepat masuk ke dalam kontrakanku dan mengunci pintu. Aku bersandar pada pintu lalu pelan-pelan tubuhku merosot hingga duduk di lantai, tak tahan menahan tawa yang sedari tadi menggelitik dada. Aku tertawa lepas, puas, dan terbahak-bahak melihat reaksi Citra saat kukerjai. Anak itu menjerit histeris bahkan sampai menangis saat kukerjai, dan aku merasa puas dengan semua itu! Selama ini aku memimpikan bisa membuat Citra merasa jengkel dan kesal seperti yang selalu dia lakukan padaku, dan saat ini seakan mimpiku terwujud. Lain kali jika ada kesempatan, aku pasti akan mengerjainya lagi. Nyesel kenapa gak dari
Bab Populer