Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DENDAM

DENDAM

Kebetulan cctv yang aku beli sangat kecil, jadi tidak mudah di ketahui, bahwa rumah ini sudah kupasang cctv. Cepat atau lambat, aku pasti akan menemukan bukti kelakuan mengerikan kamu, Alia. Usai memasang, aku berjalan ke arah dapur, untuk mengambil air minum. "Astagfirullah ...." aku memekik, dengan pintu dapur yang terbuka lebar, aku melihat Alia berpakaian serba putih, ia diam mematung di bawah pohon. Kutajamkan pandangan, Alia atau Alena, namun ketika wajah itu mengarah kepadaku, ya! Wanita itu benar Alia.
1024.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 984 kali sebagai villa daffa
Baca
+Pustaka
Dia

Dia

Lea jadi bingung, ini orang ngomong sama siapa sebenarnya? Tangan Lea yang hendak kembali melayangkan pukulan terhenti di udara, "Ha?" "Rumah," ulang Argan. "Oh, Apartemen Griya Indah. Itu sebenarnya-- E-eh, EH! ARGAN SINTING!!! AAAARRRGGHHHH!!!" teriak Lea begitu Argan langsung menancap gas saat lampu berubah hijau.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai villa daffa
Baca
+Pustaka
Nayla

Nayla

My birthday bro! "Gue kan cuma-- " "Daf! Cewek gue, lo nggak usah sibuk-sibuk merhatiin cewek orang," ketus Raka semakin kesal melihat Dafa. Raka semakin mengeratkan genggaman tangannya. Dafa tersenyum sinis kemudian pergi. Rangga melihat tangan Raka dan Nayla berpegangan membuat ketegangannya sedikit melumer. Atmosfer yang dibawa Raka memang sedikit panas sedari tadi.Tapi, Nayla bersama Raka lebih aman.
9.420.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 703 kali sebagai villa daffa
Baca
+Pustaka
Vivian

Vivian

Ia termasuk hewan langka hingga sangat terancam jika manusia lain melihat. Vivian diangkat dengan tangan Aglo. Ia berdiri seperti gorila, juga tangannya. Wajah Aglo persis kera dengan mata berwarna toska. Vivian berpegangan di pundak Aglo, ia merehatkan diri dan tersenyum lega. "Terima kasih banyak, Aglo!" ucap Vivian mengeratkan pegangan seperti anak kecil digendong ayahnya.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai villa daffa
Baca
+Pustaka
Dahaga Cinta

Dahaga Cinta

tanyanya kemudian. "Tentu. Aku tidak ada kelas hari ini. Jadi aku putuskan untuk mengunjungimu saja." Mata Elia menatap sekeliling. "Di mana gadis itu?" "Dia sedang pergi. Mengurus pendaftaran di universitas," jawab Rafa sembari memasukkan sepotong apel ke dalam mulutnya. "Aku pikir usianya tidak jauh dari kita." "Dia masih semester dua. Mahasiswa transfer dari kota XX." Elia mengernyitkan keningnya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai villa daffa
Baca
+Pustaka
LAILA

LAILA

"Maaf tante, saya bukan Damar. Nama saya Wira." "HAH!" seketika Ibuku langsung terkejut dengan pernyataan itu. "Ya, ampun kok kamu mirip banget ya dengan Damar. Iya kan La? Apa kalian sekarang sedang mempermainkan Ibu?" lanjut Ibuku penuh dengan keheranan. "Aku juga saat pertama kali ketemu dia ada anggapan seperti itu, Bu. Tapi ini orang yang berbeda. Dia, Wira." jawabku.
Bab Populer
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai villa daffa
Baca
+Pustaka
DIA

DIA

Sekarang, Davka berada di dalam apartemennya sembari merebahkan diri di sofa tunggal dan sedang meneguk Vodka langsung dari botolnya. Raut wajahnya tampak suram, pancaran manik matanya seolah sudah kehilangan sinarnya. Perasaannya sungguh tak karuan, rasa kecewa, sakit hati, hampa, tertipu dan tidak terima dengan apa yang sudah terjadi. Dalam hati kecilnya ia tetap tidak percaya jika janin dalam perut Lidya adalah darah dagingnya.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai villa daffa
Baca
+Pustaka
Menjaga Adik Sahabatku

Menjaga Adik Sahabatku

"Apa dari nama yang sama di akhir, bisa dikatakan ikatan darah, atau apalah itu namanya, yang artinya Kak Davian merupakan putra tunggal keluarga Villarius, gitu?" Vemilla termangu di sana. Tatapan sendu lagi bingung, kepalanya miring ke kiri. Dengan bibir mengerucut, gadis itu mengayun kaki dan ke-dua tangan dan tas yang dia bawa ada di tengah dua lututnya.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai villa daffa
Baca
+Pustaka
Calon Istri Untuk Klien WO

Calon Istri Untuk Klien WO

Di halaman Villa sudah terparkir beberapa mobil milik keluarganya, namun mereka tak mendapati mobil Daffa. "Daffa belum sampai Mbak?" tanya Dania pada Winda -Mami Daffa- yang keluar menyambut mereka. "Belum." "Mereka tadi jalan duluan loh." "Vano kan anaknya ribet Mi, pasti lama ditunggu ya," sahut Kayla. "Iya, paling bentar lagi datang kok," ucap Mami Daffa
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai villa daffa
Baca
+Pustaka
Kampung Lamuna

Kampung Lamuna

Kata Rafael. "Memangnya aku siapa? Kenapa Vita harus menghubungi aku?" tanya Daffa. "Kalian itu dekat wajar jika aku bilang seperti itu, bukan?" tanya Rafael. "Terserah kamu saja, aku tidak peduli." Jawab Daffa. Vita datang dengan berpenampilan yang berbeda. Dia yang bisanya berpenampilan modus dan elegan menjadi sederhana. "Vita!" Kataku.
611.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai villa daffa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status