Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Koma

Koma

RIMBA "Bisa nggak nulis kisah orang lain aja, jangan kisah gue, muak gue bacanya males juga nginget masa lalu. Pokoknya bab selanjutnya harus ganti, tulis kisah lain! Fix no debat!" "Ssssttttt. Iya, gue ganti. Please..... jangan berisik." "Ganti di bab ini! Sekarang juga!" "gimana sih, katanya di bab selanjutnya?"
102.8K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as visual
Read
+Library
Shadow

Shadow

Tatapannya masih pada halaman sekolahnya yang banyak murid lalu lalang. _____ Pencerminan terhadap sumbu x adalah A, pencerminan terhadap sumbu y adalah B dan rotasi 180° terhadap puasat O adalah H. Tentukan matriks B(A(HA)). (UMPTN ’90) "Ada yang bisa jawab?" tanya Pak Harry--Guru Matematika-- setelah menulis soal di papan tulis. Kelas hening. Tidak ada satu murid pun yang menjawab termasuk Mauryn yang sedang badmood untuk melakukannya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as visual
Read
+Library
5D

5D

sambil menutup mulut Dimas. "Berarti lu Dav yang sok tahu," ujar Dimas. "Gak masalah, kan yang aku maksud lautnya. Nah kalo beda ya gak masalah." David maju ke depan tepat di tengah-tengah antara Dion dan Dimas duduk. Sementara Dayyan mulai berkeliling mengambil gambar. "Di, lu masih sama?" tanya David, menyelidik. "Iya, Dav. Masih dia. Apa gua harus berhenti?"
102.3K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as visual
Read
+Library
Rotate

Rotate

“Hahaha… kau sakit ya?, sepertinya kau tertular penyakitku” Tawa Six benar benar terdengar seperti sedang mengejekku. Aku mendengus sebal, “Berhenti tertawa! Aku bersungguh sungguh, apa kau seorang vampir?”. “Hei, kau lihat ini?” katanya sambil menunjukkan tato di tanganya. “Mana ada vampir yang mendapat tato dengan angka nol di dalamnya? Dan lagi dengan rambut hitam dan mata coklat seperti ini, kau masih bisa mengiraku sebagai vampir? Hahaha… leluconmu sangat lucu Three” kata Six, untungnya saat ini tanganya sedang terluka, jika tidak, sedari tadi ia sudah menepuk tepuk pundakku dan mengejekku sejadi jadinya.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as visual
Read
+Library
Broken

Broken

“Ah...” Teriakan Reina Vicasa sudah terdengar sejak pukul lima pagi. Gadis itu tak bisa memejamkan kedua bola matanya karena melihat semua kiriman foto dan video dari nomor tak dikenal. Saat pertama kali mendapat kiriman serupa, Rein masih tak begitu peduli. Namun saat mendapat kiriman yang kedua kalinya, gadis itu tak bisa lagi mengabaikan semua foto dan video tersebut. Ditambah si pengirim yang tak kunjung menjawab panggilannya melalui sambungan telepon, membuatnya semakin tak tenang.
1013.9K viewsCompletedAdded to Library 333 Times as visual
Read
+Library
Exit

Exit

ucap April tenang, menatap seakan menembus mataku. “Emang nggak bisa kamu ceritain sekarang, ya?” tanyaku yang terlalu gregetan, tidak sabar, kelewat kesal. “Lebih seru kalau kamu nonton film sendiri dari pada lewat cerita orang, kan? Lebih kerasa saja gitu.” April benar-benar memang. Membrutalkan massa, membuat lawan bicaranya bertanya-tanya tapi ia tidak ingin menyuarakan apa-apa. Eh, tapi yang dibilang April ada benarnya juga. Lebih enak menonton film sendiri secara langsung dari pada mendapat spoiler dari mulut orang. Bisa-bisa merusak feel yang ada di dalam film itu sendiri.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as visual
Read
+Library
Vice Versa

Vice Versa

Juan memberi intruksi. “Kami memiliki saksi mata.” Hanna berdiri. “Kami juga memiliki barang bukti.” Ia memberi arahan pada Glen yang bertugas mengoperasikan laptop. Sebuah foto ditampilkan pada layar proyektor. Ia menjelaskan artinya. Tommy beserta teman-temannya memucat. Mereka menatap nanar Hanna. Seolah bertanya, ‘Dari mana kalian mendapatkannya?’
103.0K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as visual
Read
+Library
HURT

HURT

Kata-kata wanita itu membuatnya penasaran juga. “Siapa ilustatornya?” celetuk Marcel, cover desainer Sirius. Ia merupakan karyawan termuda di perusahaan. Usianya baru sembilan belas tahun dan ia seorang blasteran Korea-Inggris. Ketua Tim Baek perlahan mengarahkan pandangannya pada Ae Ri. Semua orang mengikuti arah pandang wanita itu. Ae Ri sendiri langsung kebingungan mendapat tatapan tajam dari seniornya itu.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as visual
Read
+Library
Difficult

Difficult

Fransiska mendatangi Leo dengan memukul lengannya. “Kamu cantik kalau lagi bengong gini, coba sini lihat.” Leo menunjukkan hasilnya pada Fransiska. “Cantik apaan?” Fransiska menatap tidak suka. Menarik Fransiska mendekatinya, membuat jarak mereka sangat dekat, suatu kesalahan yang membuat Leo bisa menghirup aroma tubuh Fransiska. Mencoba untuk konsentrasi dengan menunjukkan foto yang baru saja diambil, tangan Leo yang lain berada di pinggang Fransiska membuat jarak mereka sangat dekat.
6.7K viewsCompletedAdded to Library 207 Times as visual
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status