Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
YOU

YOU

Hal penting apa emang yang mau kamu bahas sama aku? XavierAG (Nanti aja kita bahas langsung oke, aku balik kerja lagi ya. Jaga diri kamu baik-baik oke dan sampai bertemu di tanggal 08, Ocean)
2.4K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as by my self
Read
+Library
My Light

My Light

"Tiba-tiba emosiku meluap, ya tanpa sadar melukai tubuh lagi ... yang penting, aku tidak menusuk ataupun menyayat lagi 'kan?" "Tetap saja! Kalau tidak diingatkan lagi, kau pasti akan kembali melakukan self injury lagi!" Asya tidak suka itu. "Luka lama yang kau buat, sudah perlahan samar kan? Memangnya, kau semakin ingin manambah luka di tubuhmu lagi?"
106.9K viewsCompletedAdded to Library 229 Times as by my self
Read
+Library
Let Me

Let Me

To Be Continued Terbit: -11/Mei-2k21 Jangan lupa isi kolom komentar yaaa, love u kalian;)
104.0K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as by my self
Read
+Library
Kesendirian

Kesendirian

Mama suka sekali sup apapun jenis sayurnya di buat jadi sup bisa. Ya, mama adalah mama yang luar biasa, sangat tangguh bagi anak-anaknya. Kesendirian yang aku jalani, membuat ku menata hidup lebih baik, lebih nyaman, dan tidak merepotkan orang lain. Aku suka dengan kesendirian yang ku jalani. Aku yakin suatu saat nanti bisa sukses, membuat mama bangga, dan menemukan orang yang tepat di waktu yang tepat. Tuhan mengizinkan sesuatu itu terjadi untuk aku lebih bersyukur, lebih dekat padaNya, dan mengerti kehendakNya.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as by my self
Read
+Library
Tubuhmu Milikku

Tubuhmu Milikku

“Iya. Hallo. Saya dari Ibu Tania, ingin bertanya sesuatu.” “Iya Ibu Tania. Anda ingin bertanya pasal apa?” ‘Semoga saja, tindakanku ini tidak salah. Mas Ardi marah tidak ya, kalau aku melakukan hal ini. Tapi … inikan salah dia juga, kenapa aku tidak boleh tahu pasal keberadaan keponakanku sendiri.’ Batinnya. “Hallo, maaf. Apakah Ibu masih berada disana?” Tania langsung tersadar, ia pun menjawab sahuhan dari telpon tersebut. “Em iya, maaf.”
2.2K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as by my self
Read
+Library
When I Me(e)t You

When I Me(e)t You

Tidak ada keraguan sedikit pun dari nada suaranya. Aku limbung, tapi mamaku menahanku, dan aku hanya bisa menghabiskan detik demi detik di dalam dekapan Mama. ‘Aku bakal menghabiskan seumur hidupku sama laki-laki bernama Caraka ini?’ THE REAL END ----
1023.8K viewsCompletedAdded to Library 902 Times as by my self
Read
+Library
Me and You

Me and You

ucapnya pada diri sendiri. Allahu akbar Allahu akbar Suara adzan sudah berkumandang, tak terasa kini sudah memasuki waktu maghrib. Ica merapikan peralatan menjahitnya dan berjalan menuju kamar mandi untuk mengambil wudhu. Setelah itu ia melaksanakan sholat maghrib di musolah yang berada dalam rumahnya.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as by my self
Read
+Library
MY WAY

MY WAY

Tak bicara pada siapapun ataupun mengangkat telepon dari Tim Johnson. Berbaring seorang diri di dalam kamar dengan tatapan kosong yang seakan kehilangan harapan. Aku merasa kotor, amat sangat kotor dan tak berdaya. Aku benci pada diriku sendiri dan sangat merasa frustasi! Kenapa ini selalu terjadi pada hidupku?? Di saat aku baru saja merasakan kebahagiaan, kepedihan selalu datang disaat yang sama itupula. Hingga membuatku merasa sesak dan seakan tiada arti untuk hidup.
4.1K viewsCompletedAdded to Library 154 Times as by my self
Read
+Library
My-Ex

My-Ex

"Aku nggak nyangka, ternyata ayah kamu benar-benar berjuang buat kamu," "Iya, ayah sama bunda sayang banget sama aku, kak. Mereka lakuin apa aja demi aku," "Nah, itu… kamu juga nggak boleh melukai diri sendiri. Kamu sayang mereka kan?" "Aku udah mencoba, tapi sulit, kak."
1018.1K viewsCompletedAdded to Library 579 Times as by my self
Read
+Library
Can is mine

Can is mine

Semakin kuat aku berusaha membencinya Semakin kuat pula fakta hadir dihidupku Aku ragu Tapi ... Terdiam menyimak kata demi kata yang menjadi caption salah satu foto panorama yang Marten posting. "Maksudnya apa?" tanya Tika dalam hati. Tangannya kembali mescrol i* miliknya. Lagi, aku terjebak dalam jerat dendam dan kekecewaan Namun aku tak bisa membencinya sekuat itu Dia bagai gadis kecilku yang kembali hadir dengan sikap yang berbeda
1010.5K viewsCompletedAdded to Library 345 Times as by my self
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status