Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Daging Keong Untuk Tiga Anakku

Daging Keong Untuk Tiga Anakku

Nia terlihat begitu bersemangat. “Syukurlah.” Mira menghela napas lega. “Jadi, kapan kita bisa liat hasilnya?” Susi terlihat begitu panik sekaligus cemas. “Kita tunggu saja, mungkin sekitar setengah jam atau satu jam. Tunggu sampai video menyebar.” Mira dan Susi mengangguk serentak. Sambil menunggu waktu ketiganya tampak terdiam sambil berusaha mengatur jantung yang terus berdegup tak karuan.
1012.0K viewsCompletedAdded to Library 359 Times as wait and see
Read
+Library
Aku Memilihmu

Aku Memilihmu

Tungguin yah🤗 TBC Jangan lupa vote dan komen yah makasih🤗 Pai² sampai ketemu lagi di part berikutnya 👋🏻
104.9K viewsCompletedAdded to Library 148 Times as wait and see
Read
+Library
Terpaksa Jadi Istri CEO Dingin

Terpaksa Jadi Istri CEO Dingin

kata Seeyana pelan. Ia menatap layar ponselnya lagi. Pesan ketiga masuk. Sekarang kamu harus memilih. Seeyana membaca perlahan. Apakah kamu akan menggunakan dokumen itu… Beberapa detik berlalu sebelum baris terakhir muncul. …atau menunggu sampai orang lain menggunakannya lebih dulu. Koridor terasa semakin sunyi. Rendra menatap Seeyana.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 36 Times as wait and see
Read
+Library
Penantian Yang Tak Kunjung Kembali

Penantian Yang Tak Kunjung Kembali

Dia pun menghapus dan menggantinya. [Kamu dan Joel menginap di mana beberapa hari ini? Besok aku pergi menjemput kalian pulang ke rumah.] Jeff menarik napas dalam, lalu menekan tombol kirim. Namun detik berikutnya, sebuah tanda menyilaukan muncul. Pesan yang dikirim hanya bercentang satu, tampak seperti telah diblokir. “Pong!” Kaleng soda dilempar ke lantai.
58.7K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as wait and see
Read
+Library
Menunggu Perceraian yang Dinantikan

Menunggu Perceraian yang Dinantikan

tanyaku sambil menatapnya dengan penasaran. Aku tidak menyangka, pertanyaanku membuat wajah Harrold langsung memerah hingga ke telinga. Dia tampak gugup dan tergagap menjawab. "Aku ... aku sedang menunggu seseorang," katanya dengan nada pelan. Jawabannya membuat rasa ingin tahuku semakin besar. Dengan nada penasaran, aku melanjutkan, "Siapa? Apakah dia tahu perasaanmu?"
9.252.6K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as wait and see
Read
+Library
Terperangkap Dalam Gairah Dosen Muda

Terperangkap Dalam Gairah Dosen Muda

Setiap klik terasa seperti menambah satu langkah ke medan perang yang mereka pilih. Ketika pengiriman selesai, mereka hanya duduk diam, mendengar deru halus dari laptop yang bekerja di atas meja. Tidak ada sorak-sorai, tidak ada tepuk tangan. Hanya kesadaran bahwa satu pintu besar baru saja terbuka. Callista menghela napas. “Sekarang… kita tunggu?” Adrian menatapnya. “Sekarang kita amati. Dan siap kalau tiba-tiba pintunya ditutup paksa.”
1015.3K viewsCompletedAdded to Library 534 Times as wait and see
Read
+Library
BE WITH YOU

BE WITH YOU

“Leave something for someone but don’t leave someone for something.” – Enid Blyton Aku menunggu taksi yang dinaiki Brian kembali melaju, setelah itu melangkahkan kaki dengan cepat memasuki lift apartemen. Aku ingin memastikan Manee sudah pulang dan ada di dalam apartemennya. Jujur, aku sangat khawatir. Sesampainya di lantai sepuluh, aku memencet bel pintu apartemen Manee dengan tidak sabar. Entah berapa kali, aku tidak sadar.
103.9K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as wait and see
Read
+Library
Please Let Me

Please Let Me

Tak lama, Avery menerima sebuah pesan chat dari Vanilla. Vanilla: Avery? Vanilla: Aku tidak bisa menerima telepon. Bateraiku akan cepat habis jika menerima panggilan. Avery: Vanilla? Apa kau baik-baik saja? Vanilla: Aku sangat merindukanmu. Aku harap kita bisa bertemu meski hanya satu kali. Avery merasa isi dari chat itu seperti penuh dengan rasa keputusasaan. Tanpa berpikir lama lagi, ia juga menghubungi Sierra untuk menanyakan kehebohan di internet.
4.0K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as wait and see
Read
+Library
A Wish

A Wish

Menatap ke bawah seolah tengah mengamati sesuatu dari atas sana. Disaat Violet ingin melihatnya lebih jelas lagi, suara guru yang menghukumnya itu kembali terdengar, membuatnya menoleh ke samping. "Kamu tunggu apa lagi, sih? Udah sana!" "Iya, Bu. Sabar dong."
108.2K viewsCompletedAdded to Library 179 Times as wait and see
Read
+Library
Akhir Penantian Sang Calon Pengantin

Akhir Penantian Sang Calon Pengantin

Sambil menunggu airnya hangat, Izah duduk di kursi di meja makan sambil memainkan ponselnya. "Tumben nggak ada kabar dari mas Kevin." gumam Izah. "Nduk!" sapa pak Wahyu sambil duduk di seberang Izah. "Iya, Pak?" Jawab Izah sambil meletakkan ponselnya di atas meja. "Kevin sudah ada beri kabar ke kamu?" tanya pak Wahyu "Kabar apa, Pak? Mas Kevin saja dari pagi gak ada ngasi kabar ke Izah."
3.6K viewsOn holdAdded to Library 135 Times as wait and see
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status