Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Choice

Choice

Goda Reihan. Shafira menggeleng keras. “Kalau itu aku mikir seribu kali, deh.” Reihan tergelak. “Kalian kapan akurnya?” Shafira hanya angkat bahu. Maya mendekati gadis itu. “Shafira, boleh nanya-nanya paket pernikahan di WO kamu?”
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai wait and see
Baca
+Pustaka
WITH YOU

WITH YOU

Membuat penampilan Alexa terlihat simpel namun tetap elegan. Alexa sudah menghubungi Toby yang mengatakan kalau dia sudah ada di lobby. Alexa hanya perlu turun. dia sedang menunggu pintu lift terbuka. Sambil menunggu Alexa masih memikirkan penyelamatnya waktu itu. Apa dia hanya tamu yang berkunjung atau mereka mungkin saja bertetangga.
4.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai wait and see
Baca
+Pustaka
RENDEZVOUS

RENDEZVOUS

Payah. to be continued
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai wait and see
Baca
+Pustaka
Takdir Yang Tertunda

Takdir Yang Tertunda

Tapi wanita itu hanya tersenyum tanpa bernist untuk tabu lebih lanjut. "Aku tunggu, Move." tegasnya seraya melangkah menjauhi meja kerjaku. Aku menarik napas lega. Lega? Buat apa, toh itu nggak menyelesaikan masalah buatku. Sekarang yang jadi permasalahannya, aku harus bagaimana ini? Membuat proposal baru buat presentasi besok.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 372 kali sebagai wait and see
Baca
+Pustaka
WHERE

WHERE

“Mereka engga akan percaya, Gideon. Kita engga bisa memaksa mereka.” Danny melangkah sedikit agar lebih mendekati Sharon. “Sharon, sebenarnya ada apa?” Sharon menggelengkan kepalanya. “Walaupun gue jelasin lo engga akan percaya.” Sharon melangkah mundur. “Gideon, gue mau ngecek pintu itu lagi.” Gideon menjentikkan jarinya. “Lo berdua ikut gue dan Sharon!” "Hah mau ngapain?"
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai wait and see
Baca
+Pustaka
I See U in the Past

I See U in the Past

Tidak sopan. Shevandra sendiri juga tidak suka jika dibuat menunggu sebenarnya. Tapi, setelah dipikir-pikir sepertinya semua manusia sama saja. Mereka tidak akan sudi jika diminta untuk menunggu. Tidak ada yang benar-benar melakukannya dengan tulus. Semua atas dasar keterpaksaan dan keharusan. ‘TOK! TOK! TOK!’ “Silahkan masuk!” balas seseorang dari dalam sana.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai wait and see
Baca
+Pustaka
Jika Waktu Berakhir

Jika Waktu Berakhir

“Ada, nih!” Faiz nyengir. “OK, nggak deh. Udah kenyang. Aku tunggu jawabannya hari ini. Bye!” cowok itu kemudian pergi sambil cengar-cengir sendiri. Lusi terbengong-bengong. Dia tak mengerti apa yang terjadi. “Kalian ini ngapain sih sebenarnya?” Iskha hampir terlupa kalau ada Lusi. “Oh, nggak apa-apa kok, Lus.”
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai wait and see
Baca
+Pustaka
Bukan Simpanan CEO

Bukan Simpanan CEO

Lima belas menit lagi. Ia akan menunggu lima belas menit lagi saja. Story by @lunetha_lu
1028.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 979 kali sebagai wait and see
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status