MAWAR
Oh ya tuhan, ini sangat memalukan untuknya.
"Sayang," Nico setengah berteriak memanggil Mawar, saat wanita itu malah berlari meninggalkannya. "Mawar, sayang!"
"Sialan kau," ucap Mawar, tapi kata itu hanya bisa di dengar olehnya saja karena kini posisinya sudah jauh dari pria brengsek itu, dia tengah bersembunyi di dalam kamar, entahlah apa kamar ini terdapat cctv atau tidak, setahunya semenjak dia tinggal di mansion ini hanya kamar ini yang tidak memiliki kamera cctv, kamar yang berisi kumpulan poto-potonya dalam berbagai pose lengkap dengan tanggal dan hari yang di tulis kecil di setiap Poto.