Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Detektif Naga

Detektif Naga

“Ti-tidak! A-aku tidak sengaja hampir j-jatuh, dan dia kira aku mengendusnya,” Wanita itu tetap bersikeras bahwa sang pria berkaca mata dengan sengaja mendus padanya. tapi sang pria berkaca mata itu juga bersikeras bahwa ia sama sekali tidak melakukan semua yang dituduhkan oleh wanita itu. Dasar dua manusia konyol! Kenapa harus ribut hanya karna masalah mengendus? Bahkan menurutku, pria berkaca mata ini pun aneh. Kenapa juga mengendus seorang wanita? Tapi keributan ini akan terus terjadi jika aku tidak melakukan sesuatu.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai wanita polos di mata pria
Baca
+Pustaka
Wanita Bermata Hijau

Wanita Bermata Hijau

hina pria tinggi dan berwajah lusuh habis minum-minum di pagi hari. "Maaf! Lepas, sakit. Papah maafkan aku!" jerit wanita berambut panjang hitam itu dan berontak. "Makannya, jangan macam-macam! Sudah belanja, langsung datang ke sini!" Pria itu menjambak dan menyeretnya sampai orang-orang ketakutan tidak ada yang ingin menolong. "Ingat, Papah tidak suka kamu membangkang. Jangan coba-coba tidak menurut pada Papah!" bisiknya dan melempar tubuh tidak berdaya itu.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai wanita polos di mata pria
Baca
+Pustaka
Gadis Polos Tawanan Presdir Arogan

Gadis Polos Tawanan Presdir Arogan

seru Aaron kesal. "Dan dirimu yang membuat aku sakit, apa kau lupa?" pekik Valia mendongak menatapnya sebal. "Ternyata semua laki-laki sama saja. Kenapa semuanya hanya menginginkan tubuh wanita saja?" Valia menyeka air matanya beulang-ulang dan memeluk bantalnya dengan sangat erat. Ia menangis kuat-kuat membenamkan wajahnya.
934.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 865 kali sebagai wanita polos di mata pria
Baca
+Pustaka
Luka Sang Bidadari

Luka Sang Bidadari

jawab Alisia merasa menang karena Raka perlahan sudah mulai menghargai dirinya. Pak Adam mengerti, kelemahan seorang lelaki hanya ada pada tiga hal yaitu harta, tahta dan juga wanita. sebesar apapun iman seorang pria tetap saja jika dia tidak bisa menjaga pandangannya mereka akan tetap terjebak dalam godaan dan hawa nafsu dari diri mereka masing-masing.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai wanita polos di mata pria
Baca
+Pustaka
Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

"Ungkapan sepasang kekasih nggak terpisahkan benar-benar cocok untukmu. Sebaiknya mulai sekarang kamu mengikuti teladan wanita zaman dahulu dan memakai topi saat keluar supaya nggak menarik perhatian." Theo menengadahkan kepala dan menatapnya. "Apa kamu yakin aku akan memakainya? Aku juga yang merekrut yang ada di ruangan itu?" "..." "Menurutku Nona Yovita juga datang untukmu. Lagi pula, wanita normal mana yang mengejar pria yang akan mengejarnya sampai pulang meski sudah tahu pria itu tinggal bersama pacarnya? Apa karena dia merasa cinta bertepuk sebelah tangan nggak cukup menyedihkan atau karena dia merasa nggak cukup kuat untuk menahan pukulan dahsyat?"
9.6576.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19.0K kali sebagai wanita polos di mata pria
Tampilkan Ulasan (172)
Baca
+Pustaka
Pricilia Preicy
Terima kasih byk thor sdh UP byk tetap semangat dlm berkarya ya thor, ku berharap Siska akan kembali mencintai Ray apalg dgn smua pengorbanan yg Ray lakukan berharap Ray & Siska akan kembali bersama, Menikah lagi & punya anak yg sehat Happy Ending semoga yaa thor kabulkanlah
Binjhe NurJanah
Aku baru baca sampai bab 95, bab ke berapa Theo mulai gak nyebelin? Dia sama sekali gak nunjukin ke Kayla kalo dia sayang ke Kayla. Tapi selalu bikin emosi Kayla dengan selalu belain raline. Udah sampai bosen bacanyaaaaa, tapi penasaran kapan Theo sadar dan gak akan bela raline lagi????
Baca Semua Ulasan
Mengembalikan Senyum Bidadari

Mengembalikan Senyum Bidadari

“Pa, hanya wanita yang enggak punya hati yang membela perselingkuhan. Kalau pria berpoligami dengan cara yang baik, saya rasa wanita di luar sana juga mengerti. Tetapi selingkuh, kemudian mencampakkan istrinya dan menikah dengan selingkuhannya, itu namanya bukan poligami, melainkan ganti istri.” Bram yang melihat Pandu dan istrinya tersudut segera mengalihkan topik pembicaraan. “Udah, jangan bicara itu lagi. Nanti ibu-ibu emosi, dan makanannya jadi enggak enak.” Semua tamu tertawa. Rosa tak berani menyela. Ia merasa tertampar. Tadi ia di sanjung setinggi langit, sekarang ia dijatuhkan dengan keras hingga tak bisa lagi bangkit walau hanya sekadar menengadahkan kepala.
10168.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai wanita polos di mata pria
Baca
+Pustaka
MARCO-POLO

MARCO-POLO

Dua pria yang memiliki warna lensa mata berbeda saling melirik, saat wanita berkepang dengan rambut tosca menyala terang menaikkan kedua kakinya di atas meja seraya menghisap rokok. "Kau Marco, dan aku yakin jika saudaramu itu Polo. Right?" tanyanya menaikkan salah satu alis. Marco dan Polo mengangguk bersamaan. "Jadi ... kau ini semacam pemimpin kelompok atau Ibu dari mereka?" tanya Marco menebak, tapi sontak tawa wanita berambut tosca itu meledak. Marco memundurkan tubuhnya hingga punggungnya menempel sandaran kursi.
1015.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 481 kali sebagai wanita polos di mata pria
Baca
+Pustaka
Berondong Pilihan Polwan Cantik

Berondong Pilihan Polwan Cantik

” balasnya Erina yang tidak mau kalah sengit hinaannya. Nayla melipat kedua tangannya di depan dadanya, “Gue heran saja karena bisa-bisanya seorang Polwan, anak jendral pula malah akan menikah dengan pria gak jelas asal-usulnya. Padahal diluar sana masih banyak pria yang lebih layak menjadi suamimu dibandingkan dengan pria modelan kayak dia,” hinanya Nayla. “Mana ada lelaki yang mau menjadi suami perawan tua kayak dia!” ucapnya sinis Mutiara lagi sambil tertawa terbahak-bahak.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai wanita polos di mata pria
Baca
+Pustaka
Bos Besar Di Balik Meja Kuliah

Bos Besar Di Balik Meja Kuliah

Tampaknya wanita memang dilahirkan dengan Indera keenam, apalagi ketika mata lawan jenis terfokus pada tempat-tempat penting di tubuh mereka. Mahasiswi yang tadinya sibuk dengan ponselnya, langsung mengangkat kepala, kemudian menyadari kalau pria dihadapannya ini sedang menatap bagian penting di tubuhnya. Dia langsung melayangkan tangannya dan menampar Reagan. “Apa yang kamu lihat? Dasar pria sinting!”
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai wanita polos di mata pria
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Sang Jenderal

Istri Kedua Sang Jenderal

“Wanita itu lebih baik darimu. Dia pintar, cantik, dan pastinya mendapatkan seluruh perhatian Jenderal Kaiden. Sekarang saja, para wanita Don sibuk membicarakan gaun merahnya, bukan gaun emasmu. Padahal, kau sudah susah payah menirunya.” Selena melepas satu sepatu hak tingginya dan mengarahkannya ke wajah Polas. “Ulangi ucapanmu, sialan!” “Memang itu kenyataannya 'kan?” Polas mengedikkan bahunya dengan santai dan satu sepatu melayang ke arahnya, hampir mengenai kepalanya. Polas mendecih. “Kau pikir karena kau wanita, aku tidak bisa melawanmu?”
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai wanita polos di mata pria
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status