Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ANNORA

ANNORA

balas Om Revan. "Sama, aja. Sama sama cowok." "Udahh udahh, cepetan makan. Nanti keburu dingin," ujar tante Violet melerai, sebelum mereka adu mulutnya semakin sengit lagi. "Eh, kalian satu sekolah, kan? Soalnya Om sering lihat Gara," tanya Om Andrew kepada Gema dan Gara.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai war wanarat
Baca
+Pustaka
GETARAN JIWA

GETARAN JIWA

Banyak pasang mata yang memperhatikan mereka akibat teriakan heboh yang membuat dirinya terpaksa membungkam mulut mereka. "YAAMPUN RE! LO TAMBAH CANTIK AJA GILEE!!!!" Ya perempuan yang dipanggil Re tadi bernama Renata Angelica. Perempuan yang memiliki postur tubuh ideal, warna rambut hitam kecoklatan dari lahir, hidung yang mancung dan memiliki warna kulit kuning langsat. Renata atau sering dipanggil Rere maupun Tata ini baru saja menyelesaikan perkuliahannya diluar negeri dan langsung meluncur pulang saat sudah selesai dengan perkuliahannya. Dia langsung menghubungi ketiga temannya yang sudah bersama sejak SD namun harus terpisah sekolah saat SMP namun kembali bersama di SMA. Ada tiga orang
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai war wanarat
Baca
+Pustaka
RANIA

RANIA

Seorang ardan yang tegam dan jarang bertingkah membela seorang perempuan? Arya membantu rania berdiri dan langsung membawa rania pergi ke markas Geng Lexa, begitupun aurel yang jantungnya berdetak dua kali lebih cepat karena ardan ikut membawa aurel pergi mengikuti arya dan rania. Karina yang melihat itu hanya bisa menghentakan kakinya kesal, dia menggeram tertahan. " Awas aja, gue gabakal tinggal diem. Arya cuma punya gue orang lain gaboleh rebut arya dari gue "
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai war wanarat
Baca
+Pustaka
Wanita Tangguh

Wanita Tangguh

Beberapa menit berlalu, Syifa yang tak sabar bergegas mendekat ketika pelayan itu kembali ke depan. “Saya mau notebook yang warna pink ini, Mas!” pinta Syifa, tangannya memegang sebuah notebook berwarna pink yang lucu. Second, tapi masih terlihat bagus. “Tunggu dulu! Saya belum deal untuk di jual, Mas. Tadi ‘kan saya izin ke toilet dulu sebentar,” sergah seorang wanita yang sontak membuat Syifa menoleh ke arah asal suara.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai war wanarat
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

Ia melihat Batari—atau Lenka—yang sedang menikmati hal sesederhana ayam goreng. Di luar, badai Jakarta mulai mengguyur kota, seolah alam pun sedang bersiap menyambut banjir darah yang akan segera ditumpahkan oleh Batari Amara Wijaya. "Lenka," ucap Batari dalam hati, "aku janji. Kita nggak cuma akan menghancurkan Wijaya. Aku akan menyeret preman-preman itu ke hadapanmu. Mereka nggak akan pernah melihat matahari lagi setelah aku selesai."
10431 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai war wanarat
Baca
+Pustaka
Utari

Utari

Utari hanya bisa terdiam, dia tidak berani untuk menjawab lagi karena takut salah berbicara. "Alaaah, gak usah formal kalau sama aku. Aku bukan Kak Damar yang galak itu. Kenalin ! Namaku Edo Hartawan, orang yang paling ramah, paling tampan dan paling baik hati di rumah ini." ucapnya sambil menyodorkan tangan kanannya. Utari sedikit menahan tawa ketika mendengar ucapan Edo. "Waaaah mengejek..." ucap Edo.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai war wanarat
Baca
+Pustaka
Tawanan yang Menawan

Tawanan yang Menawan

Semua mata sekarang beralih ke Panglima Wanawaron, menunggu respons yang bisa mengubah takdir Wirya selamanya. Amita berdiri dengan sikap sempurna, tapi keraguan terlihat jelas di wajahnya. “Yang Mulia, saya menghargai keinginan Wirya, namun...” Dia berhenti sebentar, memilih kata-katanya dengan hati-hati. “Saya belum pernah melatih pria. Sistem pertahanan dan teknik bertarung Wanawaron dirancang khusus untuk tubuh dan kemampuan wanita.”
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 466 kali sebagai war wanarat
Baca
+Pustaka
Cundhamani (Panah Api)

Cundhamani (Panah Api)

protes Sakuntala. “Setiap orang melewati proses yang berbeda, Sakuntala! Sudah, diam! Kau mengganggu saja!” hardik Prabu Warasena melanjutkan meditasinya. Sakuntala kesal, ia merasa Wikararupa mungkin bisa dikuasai dengan cara lain namun dengan prinsip yang serupa. Pria itu yakin benar panutannya, Patih Waradhana tak mungkin mau melakukan meditasi. Berdiam diri dalam waktu yang lama.
1098.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai war wanarat
Baca
+Pustaka
KSATRIA TIGA JAMAN

KSATRIA TIGA JAMAN

Warang terkejut “Dia berani menolak Wijaya? Siapa pria yang beruntung mendapatkan cinta sang putri?” “Pria itu Wirota seorang prajurit Cahya Raja. Pria yang berdiri di sebelah Gayatri itu pastilah dia,” kata rekannya. “Kumpulkan teman-teman, ada yang harus kita kerjakan,” perintah Warang. ***** Sementara itu, Wirota dan Gayatri sudah bersiap menuju perahu, namun Wirota terkejut ketika menyadari bagian dalam perahunya sudah mulai dipenuhi air.
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 829 kali sebagai war wanarat
Baca
+Pustaka
Status WA Mantan Istri Suamiku

Status WA Mantan Istri Suamiku

Status WA Mantan Istri Suamiku 2 Amarahku langsung naik ketika membacanya. "Baca ini WA dari Mbak Rima!" Aku kembali memberikan ponselku padanya. "Apa salahnya?" Mas Hans malah kembali bertanya.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai war wanarat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status