Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Selubung Memori

Selubung Memori

kata Kara. “Warnanya lumayan cocok dengan tim,” komentar Saga. “Hijau.” “Iya,” Rose setuju. Tim tungku kedapatan warna kuning dengan sisi hitam. “Ada lagi selain pembagian panji?” tanyaku. “Hm.” Kara mengusap janggutnya. “Sampaikan pesanku pada teman-teman tim kalian: bersenang-senanglah di pesta olahraga!”
1019.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 446 kali sebagai warna wait
Baca
+Pustaka
CEO Galak Itu Kekasihku

CEO Galak Itu Kekasihku

Walaupun sebenarnya ia sendiri sangat menyukai warna merah muda, jadi dapat di katakan hanya setengah kebohongan saja yang terdapat dari ucapannya. Navier terdiam, memikirkan ucapan Keira. Ia harus akui kalau perusahaan miliknya tidak pernah merilis ponsel dengan warna merah muda, meningat ciri khas dari ponsel mereka yang selalu menggunakan warna monochrome dan minimalist. “Apa kau punya nomor ponselku?” tanya Navier mengalihkan pembicaraan. Keira menujukkan deretan giginya untuk yang kedua kalinya. “Hehehe… tidak.”
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai warna wait
Baca
+Pustaka
Setelah Bercerai

Setelah Bercerai

“Dari jauh iya biru. Pas dekat itu malah cokelat kayak gini tahu. Jadi kak, warna cokelat pun berguna untuk kakak bawa.” Mulai dari sini terlihat wajah bimbang Naomi. Semula yang segala kebutuhan melukisnya telah siap hendak di bongkar lagi sebelum Dante datang dan mencegahnya. “Di bawa nggak apa-apa kak. Semua warna ini nanti bisa kakak padu padankan. Mau cokelat atau hijau bahkan biru sekali pun bisa kakak pakai. Awan nanti bisa kakak lukiskan dengan aplikasi warna lainnya. Jadi ini penting.” Dante rapikan ke dalam kantongnya lagi. Dan helaan napasnya serta kedua tangan yang bersidekap dada membuat Bara dan Arma menunduk dengan cengiran tanpa dosa.
1.518.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 376 kali sebagai warna wait
Baca
+Pustaka
Menikahi Pamannya Tunanganku

Menikahi Pamannya Tunanganku

tanya Nadine kembali. Penjaga booth itu pun menunjukkan beberapa pilihan warna sambil menata lipatan kainnya. “Ini, Kak, ada warna biru, merah, putih, hitam, ungu, emas, dan coklat,” jelasnya. Nadine tampak tertarik pada yang berwarna biru karena terlihat elegan dan lembut di mata. “Saya ingin lihat yang warna biru,” ucapnya.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai warna wait
Baca
+Pustaka
Menikah Tapi Tak Serumah

Menikah Tapi Tak Serumah

balas Umi dengan wajah penasaran. "Banyak, Ibu. Ada yang berwarna salem, taro, hijau army, burgundy, cream, coksu, hitam, lilac, emerald, dan masih banyak lagi. Kebetulan memang belum dipajang ataupun diletakkan di sini, Ibu," balas pegawai itu masih dengan senyum ramahnya. "Sele? Sale? Salam? Warna apa itu, Nduk?" tanya Umi menatapku.
1047.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 992 kali sebagai warna wait
Baca
+Pustaka
Gadis? Tidak, aku Menyukai Wanita Dewasa!

Gadis? Tidak, aku Menyukai Wanita Dewasa!

… Sekitar pukul sembilan, Audi A6 Veronica diparkir di lantai bawah Perusahaan Widya. Sepanjang perjalanan ke kantor manajer umum, dia melihat Widya sedang mempelajari sesuatu di komputer. “Widya, bisakah kita berangkat?” "Tunggu, biarkan aku melihat warnanya." Widya tampaknya sangat fokus. “Warna apa.” "Lagipula itu hanya warna yang ada dibawahku." "Aku warna biji kopi." “Veronica Cantik , apa warnamu?”
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 292 kali sebagai warna wait
Baca
+Pustaka
Apa Warna Hatimu?

Apa Warna Hatimu?

"Baru satu." Daniel mengamati layout yang terpampang di laptopku, "Coba kamu kombinasikan dengan warna yang tidak senada. Misalnya karena ini dominan silver dan hitam, kenapa nggak munculkan warna cerah di antaranya?" Aku mengangguk perlahan, "Oke, nanti kumasukkan di alternatif kedua." "Richard aman?" tanya Daniel. Kepala Wahyu muncul dari balik partisi. Dia menguping dengan baik.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 307 kali sebagai warna wait
Baca
+Pustaka
Touch Me, Bodyguard

Touch Me, Bodyguard

"Jadi ini berapa mbak harganya?" "Kalau yang warna cream ini cuma lima juta, yang warna coklat kemerahan sepuluh, dan satunya warna coklat hanya lima belas juta saja." "Ya sudah aku ambil yang coklat saja dan ini kartunya." "Baik ditunggu ya kak." "Iya."
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai warna wait
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

“Iya, iya….” *** “Lama bener? Ditemenin Davi ya?” tanya Lisa sambil memainkan Walkm*n miliknya, model terbaru berwarna pink, limited edition, hanya anak orang kaya yang bisa membelinya. Karena Walkm*n yang dijual di pasaran, biasanya warna gelap atau silver. “Kok tahu?” seru Matari.
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 489 kali sebagai warna wait
Baca
+Pustaka
Terperangkap Gairah sang Mantan

Terperangkap Gairah sang Mantan

“Masker itu supaya kamu semakin tampan. Aku sungguh-sungguh, tidak berbohong sama sekali.” Rafa berdecak pelan. “Lalu harus menunggu berapa lama?” rengeknya ingin segera mengapus warna hijau ini dari wajahnya. “15 menit,” ucap Sana mutlak. Rafa menatap wajahnya kesal.
9.591.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai warna wait
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status