JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU
"Enggak, kamu jangan masuk ke rumah dulu. Kamu ke rumah yang pagar bambu dekat Masjid, depan warung Bukde Sawitri. Eyang ada disana. Sebelum Mbak balik, kalian jangan masuk rumah dulu. Paham?"
"Oke. Tapi, bayarin andongku dulu. Nih, Rere tak ganti beras setengah karung, buah pala, mangga harum manes, kue krip ... "
"Nih, Kang. Sekalian upah ngangkut barang. Barangnya titip di bale-bale warung deket Masjid dulu." Aku menyodorkan dua lembar uang tunai karena memburu waktu. Rere hanya melirikku tenang sebelum aku kembali meluruskan langkah.