Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ifat

Ifat

Bagian depan adalah warung, dan dipisahkan oleh sebuah sekat, di bagian belakang adalah rumah si pemilik warung itu. Sekilas aku mencermati keadaan sekitar untuk mencari barangkali ada yang bisa aku ingat dari kawasan ini. Tidak ada, kataku dalam hati. Dulu aku memang tidak pernah keluyuran sampai sini. Setelah membuka helm, Suryo mengajakku memasuki warung dan duduk di salah satu mejanya. Mungkin karena sudah sore, tidak banyak pengunjung di warung ini. Hanya ada dua, maka kami adalah orang ketiga dan keempat.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai warung depan rumah
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
carsun18106
dibandingkan mas joko dan abang ojek&polwan, ifat ini lebih lebih lebih segalanya, tidak salah kalau penulisnya bilang cerita ini menguras emosi, bukan cuma itu, bikin baper, kesal, sedih, haru, deg-degan, hadir silih berganti, greget juga sama ifat yg menyimpan begitu banyak perempuan di hatinya
Ayusqie
Selamat datang kaka2 pembaca. SUSAHNYA JADI MAS JOKO, novel romansa dgn bumbu olah raga.. ABANG OJEK Vs IBU POLWAN, nvl romansa dgn nuansa ojek n polisi.. sekarang sy hadirkan IFAT, novel romansa dgn nuansa aksi beladiri. Semoga kaka2 suka..
Baca Semua Ulasan
KAIN PENGLARIS

KAIN PENGLARIS

Kakinya pegal setelah menempuh perjalanan hampir satu jam dari rumah menuju warung yang baru saja menerima dirinya bekerja. Warung itu tampak sederhana dari luar. Dindingnya dari papan kayu yang sudah mulai kusam, tapi cat merah di bagian depannya mencolok. Di atas pintu, terpampang papan nama besar bertuliskan “Warung Bu Rini — Makan Kenyang, Harga Murah.”
6757 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai warung depan rumah
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Ibu bercerita tentang hal yang menyeramkan dengan tujuan supaya aku cepat tidur dan tidak main terlalu malam di rumah. Setelah mandi dan ganti baju aku pun bergegas ke warung, sebuah warung di sebelah rumah yang sekarang dijaga oleh Ibu tanpa henti setelah Bapak meninggal. Warung dengan dinding kayu dengan tempat duduk di depan tempat warga kampung membeli keperluan nya dan tempat untuk mengobrol dengan pembeli lain yang nongkrong di sana.
9.8683.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23.9K kali sebagai warung depan rumah
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Baca Semua Ulasan
Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang

Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang

Tidak ada yang berani menyapa. Rong Tian berhenti di depan sebuah warung sederhana. Warung itu terbuat dari kayu tua dengan atap jerami yang sudah kusam. Di depannya tergantung sebuah spanduk lusuh dengan tulisan "Warung Sapi Rebus Keluarga Wang".
9.720.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 559 kali sebagai warung depan rumah
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Alam. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam Atas, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Jimmy Chuu
Meskipun membaca buku ini bisa menjadi buku mandiri, namun Lore dari kisah : Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang adalah : 1. Warisan Artefak Kuno 2. Pewaris Kultivasi Iblis - Raja Kelelawar Hitam 3. Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang
Baca Semua Ulasan
LEBIH BAIK KITA BERPISAH (Season 1)

LEBIH BAIK KITA BERPISAH (Season 1)

"Kamu yakin? Nggak mau lama-lama di rumah Ibu dan Bapak dulu? Lingkungan rumah ini belum terlalu ramai jika dibandingkan dengan rumah Ibu." Bayu membalikkan tubuhnya, menghadap ke arah Ranti. Posisi keduanya saling berhadapan. "Yakinlah, Bang. Adek yakin, tak lama lagi lingkungan rumah ini akan ramai. Abang lihat di jalan depan sana, ada warung yang menjajakan berbagai sayuran sepertinya. Terus di pojokan perumahan ini tadi, Adek lihat ada minimarket," jawab Rantu sembari menggerakkan telunjuknya pada tempat-tempat yang dia maksud.
952.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai warung depan rumah
Baca
+Pustaka
KUGUGAT CERAI SUAMI SAAT DIA MEMILIH POLIGAMI

KUGUGAT CERAI SUAMI SAAT DIA MEMILIH POLIGAMI

"Bikin warung di depan rumah saja, Al. Biar agak dekat dari jalan. Kalau nggak terlalu luas kan biaya juga nggak mahal." "Yakin, Nur? Boleh bangun warung di halaman rumah kamu?" Aku sedikit ragu. Rumah Nuri memang agak menjorok ke dalam, jadi halamannya cukup luas. Kupikir akan jualan di depan rumah dengan memakai meja lipat saja, setelah selesai dibawa masuk rumah lagi begitu seterusnya. Tak menyangka jika Nuri mengizinkanku membangun warung di halaman rumahnya.
9.9104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai warung depan rumah
Baca
+Pustaka
JODOH DEPAN RUMAH

JODOH DEPAN RUMAH

Lalu lintas yang padat membuat mereka terlambat sampai di rumah. "Kita ke rumah mana dulu nih? " tanya Bagas. "Ke rumah gue saja." Bagas lalu membelokkan mobilnya masuk ke halaman rumah Naura. Terdengar suara yang cukup ramai dari dalam rumah. "Assalamualaikum. Papa, Mama, Naura pulang," ujar Naura sembari nyelonong masuk ke dalam rumah diikuti oleh Bagas.
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai warung depan rumah
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA 16 DIGIT

TUAN MUDA 16 DIGIT

Darren melangkah keluar dari mobilnya dan memandang rumah sederhana di depan mata. Rumah bercat putih kusam dengan jendela kecil di kedua sisinya, dipayungi pohon mangga yang rimbun di halaman. Di sudut teras terdapat kursi dan meja plastik dengan tulisan “Warung Kopi & Gado-Gado Bu Sari” yang tergores oleh usia.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai warung depan rumah
Baca
+Pustaka
Main Belakang

Main Belakang

Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, ia membuka pintu dan melangkah keluar tergesa-gesa, menahan rasa ngilu di pangkal pahanya di setiap langkah yang ia ambil menjauh dari mobil itu. ​Langkah kaki Aira semakin berat saat ia mendekati pagar rumahnya. Jantungnya mencelos ke dasar perut ketika melihat pintu utama rumah terbuka sedikit, dan melihat seseorang yang sangat ia kenali berdiri di ambang pintu rumah.
10332 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai warung depan rumah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status