Mendadak Jadi Istri Dosen
“Sayang, aku sayang sama Rania. Tapi, kata sayang ini macam-macam bentuknya. Bisa sayang ke saudara, keluarga, teman, sahabat, dan pasangan.”
“Sayang ke aku?”
“Lebih ke nggak mau kehilangan dan ingin kamu bahagia. Kurasa itu level tertinggi dari kata sayang.”
Aku tidak percaya dengan yang kudengar. Aku mencoba menelaah apakah ada kebohongan dari tatapan matanya kepadaku. Apakah ini tulus? Karena saat ini aku merasa bahagia mendengarkannya secara langsung. “Bener kata Wawa, aku ini lemah banget. Sedikit dipuji, sedikit digombalin, pasti langsung senang,” gumamku. “Sejak kapan? Sejak kapan Mas Abi punya rasa itu”
Hot Chapters