MALAIKAT PENCURI AYAH
Tak lama aku yang mendengar percakapan itu keluar dari kamar mandi sampai membawa pispot, Bunda meminta benda itu dari tanganku.
Dengan kasar ia menyibak kain penutup kaki dan paha ayah, dengan kasar pula Bunda menggeser kaki ayah yang di gips karena patah di bagian lutut, ayah menjerit, tapi bunda tak peduli. Dengan dorongan yang sangat keras Bunda menyelip kan pispot itu ke sela-sela selangkangan ayah.
Ayah makin menjerit dan menangis sampai tak kuasa menahan kencingnya. Entah itu hukuman atau apa tapi aku tidak sanggup berbuat apa-apa.
ตอนยอดนิยม