Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mati Kembar

Mati Kembar

Makasih 😍😍 Follow aku di I* juga zika.amell
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai wau pemalas
Baca
+Pustaka
Malam Membara Bersama Pamanmu

Malam Membara Bersama Pamanmu

Matanya memanas dalam sekejap kala membaca pesan itu. 'Padahal sudah aku bayar mahal, tapi masih juga memeras,' gumamnya, mengeluh dalam hati. 'Benar ternyata kalau orang bodoh itu akan memanfaatkan keadaan apapun dengan sangat tidak tahu diri!' Saat ia hendak membalasnya, ada pesan lain dari nomor asing tersebut, yang mengirim sebuah link. Irina tanpa curiga meng-kliknya. Ia pikir itu akan membuatnya melihat sesuatu yang penting.
1069.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai wau pemalas
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang suami yang dikhianati istrinya menjadi seorang penulis kaya raya dan mendapatkan jodoh yang tidak disangka-sangka di novel berjudul DERITA WAJAH JELEK. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Almiftiafay
terima kasih sudah membaca ya (⁠◕⁠ᴗ⁠◕⁠✿⁠) perjalanan kita kali ini ditemani oleh Liora yang baik hati dan Kayden yang dingin dan tak bisa ditebak. Thor sekali lagi ucapkan Selamat naik rollercoaster, jangan lupa kencangkan sabuk pengaman (⁠ ⁠ꈍ⁠ᴗ⁠ꈍ⁠)
Baca Semua Ulasan
Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

“Kalau begitu sayang sekali, padahal pria yang kau sebut pemalas ini selalu punya waktu untuk melihatmu setiap hari.” Riri terkekeh. “Memangnya menurutmu apa untungnya dari melihatmu setiap hari?” “Aku kan ganteng, bisa melihatku setiap hari adalah anugerah bagimu. Juga… kau kan selalu ketagihan dengan pelayanan dariku,” jawab Angga. Riri mendelik sambil menjulurkan lidah. “Dih, narsis kali kau,” ejeknya. “Bukan narsis, aku mengatakan sesuai dengan kenyataannya. Kau saja sampai kelimpungan sendiri kan kalau ku kerjai?” sahut Angga.
1052.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai wau pemalas
Baca
+Pustaka
Wanita Malam Presdir Kejam

Wanita Malam Presdir Kejam

Terpampang di layar ponsel Sofia. "Halo...!" "Iya halo ada apa sayang?" Balas Sofia "Aku bahagia kamu bisa menggunakan uangku!" Biasanya laki-laki akan sangat marah jika wanitanya sangat boros tapi nyatanya Bram berbeda, dia malah kegirangan saat sebuah pesan masuk keponselnya, berisi informasi penggunaan kartu atmnya. "Bagaimana shoppingnya, menyenangkan? Ohh iya... Celana dalam yang kukatakan tadi, sudah beli? Andai saja aku bisa shopping bersamamu, pasti sangat menyenangkan!" Ucap Bram dalam telfon.
624 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai wau pemalas
Baca
+Pustaka
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Tubuhnya kejang, lalu meledak menjadi ribuan pop-up iklan judi dan situs dewasa—sampah data yang kubawa dari memori internet kuno. Ksatria ketiga berhenti. Dia tampak bingung. AI-nya tidak diprogram untuk melawan kekacauan. "Permisi," kataku sopan, berjalan melewatinya sambil menepuk bahunya. Begitu aku menyentuhnya, dia membeku menjadi patung es (Error 404). Aku sampai di Gerbang Emas. Aku menempelkan telapak tanganku ke permukaannya.
1022.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 544 kali sebagai wau pemalas
Baca
+Pustaka
Permaisuri yang Diabaikan

Permaisuri yang Diabaikan

Pakaian, Pengakuan Suksesi, dan Pertanda Kekeringan Aku tersenyum meskipun aku tidak mau ketika ia sangat malu, tetapi aku berjuang untuk menahan tawa yang tak terkendali. 'Ia masih sangat keren. Ia terlalu tampan untuk hanya mengenakan seragam.'
63.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai wau pemalas
Baca
+Pustaka
PESONAMU MENJERATKU, TUAN CLEON!

PESONAMU MENJERATKU, TUAN CLEON!

Melodi memiringkan tubuhnya membelakangi ponsel. TING! Suara notif pesan masuk. Tangan mungilnya meraba dan mencari ponsel. "Cleon lagi, Cleon lagi!" Cleon : "Dasar pemalas! Bagaimana bisa kau jadi orang sukses kalau dari kecil sudah malas bekerja!" Mata Melodi melotot langsung bangun dari tidurnya. "What?! Dia ngatain gue pemalas." Dengan lincah Melodi mengetik di layar ponsel. "Siapa yang pemalas?! Kurang ajar! Awas kau, ngatain gue seenak perutmu!"
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai wau pemalas
Baca
+Pustaka
Pria Menyebalkan Itu Penawarku

Pria Menyebalkan Itu Penawarku

Ada banyak hal yang yang ia lakukan dan sungguh–mendengarkan perkataan orang lain tidak akan membuat perutnya kenyang. "Bukankah sangat memalukan jika ia benar-benar mantan seorang pemain? WTF, terlebih ketika masih di bawah umur." "Pantas saja sangat berani dan sombong." "Dia bahkan memiliki ruangan pribadi, oh jangan-jangan…"
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai wau pemalas
Baca
+Pustaka
Malam Terlarang Bersama Paman

Malam Terlarang Bersama Paman

Siapa tahu ucapan anak umur delapan tahun, bisa dia wujudkan 20 atau 30 tahun kemudian. “Hmm … apa, ya?” gumam Deven, yang mencoba memikirkan jawabannya, “hotel sudah, pesawat sudah. Bagaimana kalau perusahaan mall? Supaya nanti kalau aku sedang ingin mainan, aku tinggal ambil saja,” jawabnya terdengar nyeleneh. Hal itu sukses membuat Nada tertawa, “Jadi, kamu bikin perusahaan mall supaya kamu bebas mengambil apa saja?” tanya Nada.
9.853.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai wau pemalas
Baca
+Pustaka
Hari-hari Dimanjakan Paman

Hari-hari Dimanjakan Paman

Andra menghela napas dengan rasa kasihan pada diri sendiri, lalu berkata, "Dasar bodoh! Kenapa kamu begitu gugup? Aku nggak akan memaksamu!" Bodoh adalah istilah yang sangat ambigu. Pamela merasa sedikit canggung, jadi dia berkata sambil memelototinya, "Apakah kamu sudah cukup istirahat? Kalau kamu sudah cukup istirahat, cepatlah kembali! Cahaya di lingkar luar kota di malam hari sangat redup, mengemudi nggak aman! Kamu lebih baik kembali lebih awal!"
9.51.4M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54.5K kali sebagai wau pemalas
Tampilkan Ulasan (267)
Baca
+Pustaka
Kiara Almira Gayatri putri
thor tolong ceritanya jgn berbelit belit. jd bikin bosen & males lama² bacanya. masa Agam yg segitu pintarnya bisa gatau kelicikan kalana. saya kira pas ketemu Pamela lsg ketauan itu anaknya Agam trnyata diputer puter lg ceritanya. diperpanjang ceritanya Pamela & Agam tau ulah kalana & bales kalana.
Amalina Mohd Salleh
Mahu nya kemajuan dalam hubungan pamela dengan agam...Mahu juga status keluarga kandung pamela terungkai dengan cepat...mahu juga tahu gimana cara agam lepas dari kalana dari status 'penyelamat' itu . jangan perbanyakan peran sampingan lebih dari peran utama . peran rembulan dan juga peran Moon ???
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status