The Queen Janda Pirang
Pinka memeluk Bu Kyai dan menciumpunggung tangan kedua orang tua itu dengan hormat sekali.
"Akhirnya datang juga. Pinka kangen banget. Maaf, kalau Pinka belum bisa main kesana, Pinka sibuk membuat usaha ini," ucap Pinka lembut.
"Pinka sayang. Tidak apa -apa. Ini lebih penting karena kamu mewujudkan semuanya untuk ADzan, bukan. Tapi kamu memang seorang Ibu muda yang hebat," puji Bu kYai dan Pak Kyai membuat Pinka mearsa etrsanjung dan bahagia.
ตอนยอดนิยม