Jangan Baca Novel Ini!
Tidak perlu mikir, tidak perlu riset di Mbah Gugel dengan kata kunci memalukan, cukup putar ulang ingatan di kepala tentang bagaimana tangan kekar Pak Argan meremas seprai atau bagaimana suara geramannya yang serak-serak basah itu menggema di telingaku.
"Oke, save, edit dikit typo-nya, terus upload! Oaaahh, akhirnya bisa tidur nyenyak.!"
***
Aku terbangun, tepat pukul jam 11 siang.
Aneh aja, ponsel yang biasanya diem aja tanpa ada chat masuk, sekarang terus bergetar. Bahkan sampai aku selesai cuci muka dan sikat gigi, ponselku masih aja goyang di kasur.