TA'ARUF YANG DI TAKUTKAN
Ia merasa semakin takut, seolah ada bahaya yang mengintai di balik keputusan yang telah dibuat.
Malam itu, Hilya kembali terjaga, terbangun dari tidurnya. Pikirannya masih terjerat oleh kebingungannya yang semakin dalam. Ia memandang langit malam melalui jendela kamarnya, berusaha menenangkan diri. Namun, ada sesuatu yang mengganggunya. Sebuah perasaan kuat bahwa ia harus mengambil keputusan besar dalam hidupnya, dan ia tidak tahu apa yang akan terjadi setelah itu.
Tiba-tiba, ponselnya bergetar. Hilya melihat layar ponselnya, dan ada sebuah pesan masuk yang membuat darahnya berdesir. Nama pengirimnya membuat jantungnya berdegup kencang.
Hot Chapters