Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Darling Enemy

Darling Enemy

Jawab Vanilla makin lesu. "Tapi buktinya pak boss malah makin khawatir karena kebohongan lo. Pantes aja pak boss gelisah banget banget tadi. Mukanya juga kusut terus sepagian. Lo denger ya, La. Jangan bermain-main dengan rasa khawatir seseorang. Kekhawatiran itu bisa memasung logika. Membuat orang hilang akal dan nggak berdaya. Mungkin bagi lo itu hanya hal yang nggak penting. Sepele. Tapi bagi orang lain, rasa khawatir itu membuat mereka gelisah dan cemas hingga nyaris gila membayangkan kemungkinan yang tidak-tidak. Coba aja dibalik lo yang jadi pak boss. Gimana coba?" Vanilla menghela napas. Winda benar. Tapi mau bagimana lagi? Semua telah terjadi.
1021.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 825 kali sebagai worries
Baca
+Pustaka
Hoffen

Hoffen

tanya Trisha yang baru saja datang dan duduk di hadapan Vanda dengan menatapnya. “Ada dua kabar buruk, lo mau denger yang—“ “Van, jangan bercanda. Apanya yang harus gue pilih kalo semuanya kabar buruk!” ucap Trisha dengan diakhiri decakan pelan. Vanda pun hanya menyengir karena niatnya dia ingin menghibur wanita itu, tapi dia terlalu serius dengan masalahnya. “Gue tau pikiran lo lagi kacau, tapi lo jangan terlalu tertekan. Ingat asam lambung lo itu!”
1012.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 406 kali sebagai worries
Baca
+Pustaka
Unexpected

Unexpected

pintanya ketika melihat sorot keraguan yang dipancarkan oleh mata Diandra. “Len, apakah kalian bermain aman?” Diandra merendahkan nadanya agar hanya mereka berdua yang mendengar. Karena saking malunya telah menanyakan sesuatu yang sifatnya sangat pribadi, ia pun langsung menundukkan kepala. “Aku hanya takut kamu dicampakkan jika nanti terjadi sesuatu yang tidak diinginkan atau di luar kesepakatan,” sambungnya, seolah menegaskan bahwa dirinya khawatir. Diandra tidak memiliki maksud terselubung atas pertanyaan yang dilontarkannya.
9.838.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai worries
Baca
+Pustaka
Mencari Cinta Sejati

Mencari Cinta Sejati

suara Vero terdengar lebih seperti teguran, padahal di baliknya ada nada panik. “Aku takut sesuatu terjadi padamu…” jawab Ambar lirih, menunduk. Vero terdiam. Hatinya bergetar, tetapi ia hanya bisa menarik napas panjang, mencoba menenangkan diri. Mereka berdiri berhadapan, masing-masing dipenuhi rasa khawatir. Namun keduanya terlalu sibuk menahan diri, hingga tidak sadar bahwa kekhawatiran itu adalah cermin dari perasaan yang sama—rasa yang lebih dalam dari sekadar peduli.
10801 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai worries
Baca
+Pustaka
My Wish

My Wish

Ekspresi gelisah dan sedikit ketakutan jelas-jelas menggambarkan isi pikirannya saat ini yang berpikir tentang hal-hal buruk yang belum tentu akan terjadi. Mr. Vincent menghela napasnya dengan kasar sekali lagi sebelum ia melanjutkan perkataannya yang sudah tercekat di tenggorokan. "Tidak ada yang perlu kau lakukan, semua sudah diselesaikan oleh seseorang yang kita percayai. Kini, yang harus kau lakukan adalah fokus pada acara besar yang akan diadakan awal bulan nanti"
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai worries
Baca
+Pustaka
Kutukan Laut Dan Sumpah Bulan

Kutukan Laut Dan Sumpah Bulan

Ada dorongan untuk memastikan sesuatu yang sejak tadi membuatnya gelisah. “Ibu melihat semuanya?” Dia menatap ibunya dengan ragu. Jantungnya terasa tidak tenang. Ia mencoba membaca ekspresi di wajah ibunya, mencari celah kecil yang bisa memberinya kepastian. Ada kekhawatiran yang perlahan naik ke permukaan—bagaimana jika ibunya benar-benar melihat semuanya? “Apa maksudmu, Maris?”
10737 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai worries
Baca
+Pustaka
Kutukan Sang Alpha

Kutukan Sang Alpha

Alasan yang sama mengapa dirinya pun tidak terlihat segembira yang seharusnya: terlalu banyak hal terjadi di saat yang bersamaan baginya, bahkan untuk memahami kejadian beberapa jam yang lalu. "Dia hanya sedang mengkhawatirkan diriku, itu saja. Dia punya terlalu banyak masalah yang harus dia urus karena semua yang terjadi di desa dan sekarang hal ini." Waverly mengembuskan tawa kecil untuk meredakan ketegangan dan membuat dirinya sedikit lebih meyakinkan.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai worries
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Sang CEO
Baca
+Pustaka
Cinta Terlarang : Terjerat Pesona Papa Temanku

Cinta Terlarang : Terjerat Pesona Papa Temanku

Lionel. Satu per satu dia baca. Semuanya bernada sama. Khawatir. Cemas. Bingung. Ekspresi Liora berubah. Senyumnya memudar. Rasa bersalah mulai menyusup pelan. “Ada apa?” tanya Rick yang memperhatikan Liora sejak tadi. “Sepertinya… semua orang mengkhawatirkan aku,” jawab Liora lirih.
1049.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai worries
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status