One Two Three and Action
Emiko dituduh membunuh seseorang dan satu-satunya pria yang membelanya adalah orang yang paling dia benci sejak SMA.
Zayn, pria populer yang dulu selalu dia anggap tukang pamer, sekarang menjadi satu-satunya harapan.
Di tengah kebencian yang sudah ada sejak lama, salah paham, dan rahasia berdarah, perasaan yang tidak seharusnya ada mulai tumbuh.
Namun, setiap langkah mendekat selalu dibayar dengan jarak dan luka.
Jika cinta saja dianggap kesalahan, apakah mereka masih pantas memperjuangkannya?