Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Just alone

Just alone

tak ada jawaban dari Amel, dia hanya menoleh dan melirik Dayva dari tempatnya berdiri. "Hai.. apa kau bisu? dari tadi aku mengajak mu bicara tapi, kau tak menjawabannya!" protes Dayva. "Kalau kau tidak suka, silahkan pergi dari apartemen ku!" ucap Amel sambil melirik tajam Dayva. Beberapa saat dua anak manusia tersebut terdiam, dengan pikiran yang sama-sama masih melayang. Hingga suara lelaki itu memecahkan keheningan,
102.6K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as no action talk only
Read
+Library
Kotak Itu Berbicara

Kotak Itu Berbicara

Mili berbisik sambil menunggu Abdul di parkiran sekolah. Karina mengangguk setuju. “Iya seram, Mil. Kayaknya baru kali ini ada kejadian kayak gitu deh di tim teater. Maksudnya di angkatan sebelum kita perasaan baik-baik aja. Harusnya sih kita cari tahu, cuma supaya anak-anak nggak heboh dan ketakutan, Roni minta buat biasa aja. Katanya, lebih baik nggak usah dibahas lagi.”
2.7K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as no action talk only
Read
+Library
Ketika Karma Berbicara

Ketika Karma Berbicara

Braak! Tinju Nathan mengenai ujung telinga Kinan dan menghantam dinding di belakangnya. "Aku nggak main tangan sama perempuan, tapi kalau kamu membuat rumor lain tentang Lucia, aku nggak keberatan membuat pengecualian."
11.5K viewsCompletedAdded to Library 332 Times as no action talk only
Read
+Library
Kembalinya sang Dewa Perang

Kembalinya sang Dewa Perang

“Aku juga.” Nathan tidak ikut menimpali, tidak ada komentar maupun reaksi tambahan. Ia hanya berbalik dengan tenang, seolah percakapan barusan tidak cukup penting untuk ditanggapi lebih jauh. “Ayo.” Satu kata itu keluar ringan, hampir seperti ajakan santai yang tidak mengandung beban apa pun. Langkahnya pun tetap stabil, seakan semua yang terjadi barusan hanyalah bagian kecil yang tidak layak dipikirkan terlalu lama.
9.6772.3K viewsOngoingAdded to Library 15.4K Times as no action talk only
Show Reviews (85)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
Hold off

Hold off

"Setelah ini gue bakal di boikot, Hansol. Memangnya siapa yang masih nerima gue setelah menyingkirkan Yama?" "Kalau lo di boikot, berati gue juga?!" Bobby tertawa "iya kali. Makannya jangan sok jadi pahlawan. Cukup pikirin diri lo sendiri setelah ini." Bobby melihat gorden dengan pandangan melamun. Dia sudah siap dengan apa yang terjadi dengan dirinya setelah dari talkshow 'lambe no secret'
4.1K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as no action talk only
Read
+Library
Perselingkuhan Yang Manis

Perselingkuhan Yang Manis

Jadi saat ini mereka memang sedang berbicara tanpa melibatkan perasaan. ***
1014.3K viewsCompletedAdded to Library 515 Times as no action talk only
Read
+Library
Bicara

Bicara

Perjalanan pulang ini mereka habiskan dengan bercerita dan sesekali tertawa bersama karena ceritanya yang selalu tidak masuk akal. tbc~
7.5K viewsOn holdAdded to Library 286 Times as no action talk only
Read
+Library
TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU (Aku Tidak Terdaftar di Acara Piknik RT) "Saya tidak akan mengajukan pertanyaan mau atau tidak atas keinginan saya tersebut pada kamu, Siti. Tapi saya mohon, beri kesempatan untuk Aarav mengenal kamu lebih." "Maaf, Pak. Saya belum ada keinginan membuka hati untuk pria manapun. Saat ini mau fokus kerja, membahagiakan anak dan juga orang tua."
108.8K viewsCompletedAdded to Library 227 Times as no action talk only
Read
+Library
ONLY YOU

ONLY YOU

Meng Qi yang terdengar manja Sambil menunjuk kearah dompetnya yang kosong, mereka tertawa lepas mendengar leluconnya yang menyedihkan. "Ayo, saatnya memberi makan anak kita!" ajak Xiyi tampak bersemangat. Mereka bekerja partime di berbagai Kafe dan Bar, meskipun mendapat beasiswa namun kehidupan di kota besar menuntut mereka untuk bekerja keras. Di sisi lain Wei terlihat setengah sadar akibat pengaruh minuman keras dan berjalan sempoyongan. "Mah maaf," ucap Wei lirih sambil meneguk segelas Wiski dengan mata sembab.
92.2K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as no action talk only
Read
+Library
Tanpa Status

Tanpa Status

Mereka menoleh ke arah mobil itu, menyadari bahwa mereka menghalangi jalan mereka pun pindah ke tepi. "Aku pergi dulu, Jessica," kata Nico, "tolong hargai hubungan kita, kita ini hanya sekedar kolega kerja," tanbahnya. Jessica hanya terdiam, ia tak tahu harus berkata apa hingga Nico pergi meninggalkannya di sana. ***
103.1K viewsOn holdAdded to Library 107 Times as no action talk only
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status