Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TULANG SUCI NAGA ABADI

TULANG SUCI NAGA ABADI

"Aku merasakan energi Dao yang sedikit kacau. Ada sesuatu..." Di ujung rak yang tak terlalu terawat, di bawah kotak besar berisi gulungan-gulungan teknik kelas rendah, Xu Ming melihat sesuatu bersinar samar. Sebuah pecahan rune kecil, tersembunyi di bawah debu dan kertas. Ukirannya telah usang, tapi satu lambang masih bisa dikenali. Lambang Kantonis : Jian (Pedang). Bing Bing berteriak keras dalam kesadarannya. "Ambil itu, Nak! Aku yakin kau akan mendapat untung besar kali ini!"
1015.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 337 kali sebagai xun z lan
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Suci

Pendekar Pedang Suci

"Aku hanya ingin memberimu pelajaran." Mei Shi Lan maju menyerang Xun Qiu dengan jurus andalannya yang berasal dari kitab dua belas bulan. "Bulan pertama: Sapuan Bandai!" Mei Shi Lan mengibaskan lengan jubahnya ke arah Xun Qiu. Kibasan tersebut berisi tenaga dalam tingkat tinggi yang membuat angin-angin tajam muncul dari sapuan tersebut. Dengan menggunakan tapak seratus li miliknya, Xun Qiu menghalau angin tajam yang muncul dari serangan Mei Shi Lan.
9.9122.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai xun z lan
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Khoirul N.
Selamat malam, Maafkan penulis yg tidur terlalu lama hingga naskah ini baru up lagi. Jika terasa aneh atau berbeda, maklumin ya. Semoga besok bisa up lagi~ terima kasih bagi sesiapa yg mungkin menunggu cerita ini dilanjut.
Pek Siansu
saran saya buat pembaca. jgn prnhbacq buku yg bab nya 1 per hari. kalian akan kecewa karna tdk akan tamat. alias putus di tengah jalan. kemudia buku yg berseri alias trilogi atau apa. sebab belum tamat yg satu saja sdh sok nulis judul lain. akhirnya tdk kompeten
Baca Semua Ulasan
Dewi Medis Kesayangan Kaisar

Dewi Medis Kesayangan Kaisar

“Selir Rong, perkenalkan, namaku Liu Yanran. Putri Kabupaten dari Nanzhou.” Yinlan tersenyum tipis begitu Liu Yanran menyebutkan namanya, “Ah …, aku sudah mendengar namamu beberapa kali sebelumnya. Kudengar kau sibuk belajar di Akademi. Baguslah, kalau bisa meluangkan waktu melihat bunga mekar di sela-sela kesibukanmu. Mengistirahatkan otak itu perlu.” Yinlan tersenyum sampai matanya menyipit. Liu Yanran menganggukinya disertai senyuman serupa, “Kudengar kau pernah terlibat masalah dengan kakakku, ya?”
9.851.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai xun z lan
Baca
+Pustaka
Langkah di Jalan Keabadian

Langkah di Jalan Keabadian

Lan Xuan, Lan Wu beserta beberapa prajurit bergerak menuju sisi utara. Di sisi lain kawasan pegunungan kematian, Shen Long mendarat di luar kawasan itu. Ye Tian membuka matanya dan memandangi formasi angin kekacauan yang berada di atas langit. Makanya ia memerintahkan Shen Long turun.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai xun z lan
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Kemudian dia memandang Gunung Xuelan. “Gerbang terbuka dalam semusim,” gumam Lon Chang. Yu Lie pun mencari apa yang dipandang oleh Lon Chang. Kemudian gadis itu berkata, “Kamu mau ke sana?” Lon Chang terlihat ragu. “Aku berharap ini sekadar mimpi.” ---
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai xun z lan
Baca
+Pustaka
Kultivator Surgawi

Kultivator Surgawi

Kapan ini terjadi? "Baru pagi ini!" "Apa nama pil baru ini, dan apa efeknya?" "Pil dari Sekte Xuanjian ini disebut Pil Xuanzun. Kudengar pil ini dapat membantu pendekar Alam Yang Mulia yang mengalami hambatan dalam tingkat kultivasi mereka untuk menembus batasan kultivasi mereka hingga 90%!" "Apa?! Sembilan puluh persen menembus batas ranah? Benarkah? Benarkah itu berlebihan?!"
1037.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai xun z lan
Baca
+Pustaka
Penguasa Tujuh Benua

Penguasa Tujuh Benua

sahut Lan Xiaoyan cepat mengerti. Lao Zhan mengernyit, entah bagaimana dengan mudahnya Lan Xiaoyan mengerti bahasa manusia. "Dan Xiaoyan," tegur Feng Guang. "jangan sekali-kali melibatkan dirimu dalam masalah..." Lan Xiaoyan tersenyum lebar. "Baik!" "Hah, aku tidak yakin dia benar-benar mendengarkan omonganku..." **
1019.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 454 kali sebagai xun z lan
Baca
+Pustaka
Sistem Tanpa Batas

Sistem Tanpa Batas

suara Yin Hua bergema di seluruh saraf Xue Lan. Xue Lan menarik napas dalam-dalam. Oksigen di dalam zirahnya terasa dingin dan murni. Alur merambat sangat lambat saat narasi mendeskripsikan persiapan Xue Lan. Ia tidak berlari dengan otot; ia membiarkan pendorong ionik di punggungnya melakukan kalkulasi momentum yang presisi.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai xun z lan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status