GADIS 100 KG
“Hai, Deer.“ Suara lembut yang tak asing di telinga, mengalihkan atensiku. Dia Nurul—teman sekelasku.
“Hai, Nurul ... Oh My God, kamu cantik banget,“ ujarku sambil memindai penampilannya yang tak biasa. Dia manglingi, makin cantik dengan korean make up walau mengenakan hijab.
“Kamu lebih cantik, Adeera,“ katanya sambil mengusap lenganku. Aku tersenyum kecut. Entahlah, aku justru merasa jadi mahasiswi paling sederhana di momen wisuda ini. Tak ada make up manglingi seperti Nurul, karena Reynan melarang. Dia tak mau aku jadi pusat perhatian.
“Oh iya Reynan mana?“ tanyanya lagi. Aku langsung menggeleng dan Nurul hanya membulatkan bibirnya.
Hot Chapters