Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perginya Istriku

Perginya Istriku

Be your self Tetaplah menjadi dirimu sendiri, dengan versi terbaikmu. Janganlah menjelaskan apapun tentang dirimu, kepada siapapun. Karena yang membencimu tidak akan percaya kepadamu. Dan yang menyukaimu tidak butuh itu. Kembali menjejakkan kaki di lantai marmer rumah hasil dari kerja atas bantuan kakak kandung istrinya, Rasya membawa putra sulung mereka masuk ke dalam rumah.
1047.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as yang pergi biarlah pergi
Read
+Library
Tuan, Biarkan Aku Pergi

Tuan, Biarkan Aku Pergi

"Biarkan aku pergi. Aku hanya pelacur kecil yang tidak kompeten. Kamu bisa mendapatkan wanita lain yang lebih bisa diandalkan." "Siapa yang menyuruhmu membaca berita murahan seperti ini?" tanya Aksa pelan, namun tak ada jawaban dari Dahayu. Aksa meletakkan ponsel Dahayu dengan pelan di atas nakas dan kembali bertanya, "Bagaimana keadaanmu?" Dahayu mengerjapkan matanya dengan pelan tanpa menoleh pada Aksa. "Aku ingin pulang. Aku ingin menengok ayah."
103.7K viewsCompletedAdded to Library 130 Times as yang pergi biarlah pergi
Read
+Library
Saat Istri Memilih Pergi

Saat Istri Memilih Pergi

"Kita pulang?" "Iya, boleh aku juga bosan disini. Kita jemput anak-anak ya." Reyga tersenyum lalu mengangguk mengiyakan. "Ma, kami izin pulang dulu ya? Reyga agak ga enak badan." "Baiklah hati-hati bawa mobilnya, sayang." "Iya, Ma." ~
1059.4K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as yang pergi biarlah pergi
Read
+Library
Kehidupan Edo yang Menakjubkan

Kehidupan Edo yang Menakjubkan

"Kalau kamu nggak mau pergi, aku yang akan pergi." Setelah berkata, aku hendak berbalik dan pergi. Jessy menarikku dan berkata, "Kenapa kamu marah? Kamu boleh pergi sesuka hatimu. Tapi, kamu harus menjelaskannya dengan jelas."
9.41.2M viewsCompletedAdded to Library 40.3K Times as yang pergi biarlah pergi
Read
+Library
Kepergian Tanpa Tanggal Pulang

Kepergian Tanpa Tanggal Pulang

lagi? Sungguh konyol sekali. Aku menarik kembali tanganku, seringai tipis muncul di sudut mulutku, aku mengucapkan kata demi kata, “Sudah kukatakan sejak awal, sejak kalian meninggalkanku, kita tidak punya hubungan apa pun lagi.” “Jangan gunakan kasih sayang keluarga untuk mengikatku, kalian tidak pantas mendapatkannya.”
6.2K viewsCompletedAdded to Library 154 Times as yang pergi biarlah pergi
Read
+Library
Istri Pengganti CEO Arrogant

Istri Pengganti CEO Arrogant

tanya Fandy cepat, rasa ingin tahunya menyeruak melalui telepon. Yuni menghela napas pelan, seolah ingin menghempaskan beban yang melingkupinya. "Boleh pergi ke luar negeri," ujarnya, nada suaranya terdengar seperti angin yang melintasi dedaunan di pagi hari. Tapi kemudian, suaranya berubah tegas, seperti petir yang membelah langit. "Ke mana pun silakan pergi. Asal jangan pernah pergi ke Singapura!"
105.0K viewsCompletedAdded to Library 149 Times as yang pergi biarlah pergi
Read
+Library
JANGAN PERGI BUNDA

JANGAN PERGI BUNDA

Lamunan Oma Yuli buyar saat cucunya menarik tangannya untuk segera pergi. “ayo ayo kita jalan jalan,” jawab Oma Yuli kemudian mengandeng tangan mungil itu menuju ke mobil yang terparkit di halaman rumah. Pagi pagi Radit sudah bangun dan mandi kemudian berpakaian rapi, rencananya dia akan ke luar kota yaitu ke Tegal untuk menemui bapak mertuanya dalam persembunyian. Setelah sarapan Harti memberikan kartu sakti pada suaminya.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as yang pergi biarlah pergi
Read
+Library
Mr. Airlangga

Mr. Airlangga

“Dia nggak ninggalin … dia …, cuman harus pergi.” “Sebentar … sebentar. Dia nggak ninggalin, cuman harus pergi. Tapi dia memang pergi, gitu kan maksudnya?” kata Arini bingung. Inge menunjukan raut muka sama bingungnya, menatapku dan Arini bergantian. “Dia pergi karena memang harus pergi,” aku meralat ucapanku. Mereka berdua terdiam, mencerna informasi tidak jelas dari mulutku.
1010.0K viewsOngoingAdded to Library 301 Times as yang pergi biarlah pergi
Read
+Library
Istri Penebus Dosa

Istri Penebus Dosa

Yang jelas, ia tidak akan membiarkan siapa pun memisahkannya dari anaknya sendiri. “Lebih baik aku cepat-cepat pergi dari sini,” gumam Syera yang mencoba memacu langkah secepat mungkin meskipun tubuhnya masih lemas. Tak ada yang ia bawa, bahkan ponsel dan uang. Namun, yang terpenting sekarang dirinya harus pergi sejuah mungkin dulu. “Tenanglah, Sayang. Tidak akan ada yang bisa memisahkan kita.”
1016.5K viewsCompletedAdded to Library 511 Times as yang pergi biarlah pergi
Read
+Library
Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Penyesalan yang mendalam berubah menjadi air mata, mengalir tanpa henti. “Maafin Mama, Dimas. Maafin Mama.” “Mama yang salah. Harusnya Mama nggak pergi beli sayuran. Ini semua salah Mama.” Dimas menahan sakitnya, tersenyum padaku. “Ma… Dimas mau pulang,” ucapnya pelan. Aku mengangguk cepat. “Ya, kita pulang.” Malam itu, tak ada seorang pun di rumah. Setelah memastikan kondisi Dimas, aku buru-buru mengemas barang-barang. Keesokan paginya, aku dan Dimas berangkat ke stasiun.
10.0K viewsCompletedAdded to Library 270 Times as yang pergi biarlah pergi
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status