Just Friend (Trilogi Just, Seri-1)
Sementara gue berusaha sekuat tenaga menahan cairan bening keluar dari pelupuk mata.
“Makasih ya, Ma. Ari sayang Mama dan Papa. Insya Allah, Ari akan menjadi istri yang baik untuk suami nanti,” ucap gue berusaha tersenyum.
Mama mengangguk, lantas berdiri lagi. Beliau mengulurkan tangan, sekarang sudah tiba saatnya kami berangkat ke masjid. Brandon, Tante Lisa dan Kak Gadis pasti sudah menunggu di luar. Ah, Bran. Masih bolehkan gue memikirkannya setelah ijab kabul dilaksanakan?