Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tubuhmu Milikku

Tubuhmu Milikku

“Kau boleh bertemu dengan Papahku, tapi kita tetap tinggal dipartemen sayang.” “Tapi aku tidak suka di apartemen, aku sendirian dan tidak punya teman.” Sahutnya. “Kau tidak perlu teman sayang, kau hanya perlu aku. Suamimu." 'Dia masih saja keras kepala,' batin Xena. Ia langsung mengaihkan padangannya dari Xavier dan menyandarkan tubuhnya di kepala brankar itu dengan wajah menggerutu. “Hei, kamu membuatku marah?” tanya Xavier, yang mendapati wajah istri yang murung ini.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai you are my home
Baca
+Pustaka
DIKIRA MISKIN SAAT REUNI

DIKIRA MISKIN SAAT REUNI

Liriknya yang mendalam dan memberiku semangat membuat senyumku tak berhenti mengembang seperti adonan roti. In the dark of night The stars light up the sky We see them flying free That's just like you and me Everyone is lonely sometimes But I would walk a thousand miles to see your eyes You are not alone, we are family Hold me, let's escape all this reality You are my symphony By your side, we are unity You are my energy My guiding light, we are unity Aku mengikutinya dengan bersenandung. Sesekali mengangguk pada pengunjung yang masuk dan mengucapkan slogan kami, “Selamat datang di Mama Mart! Silakan belanja, Kakak!”
10260.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.4K kali sebagai you are my home
Baca
+Pustaka
Ku Temukan Rumahku

Ku Temukan Rumahku

Bi Sarmi tersenyum "Non.. saya selalu berada di rumah ini, jadi saya tinggal disini selama ini. Kebetulan ada Non, dan tuan serta teman-teman pembantu di rumah ini, jadi saya tidak hidup sendiri Non" "Sepertinya Bibi yang paling lama disini ya" "Benar non.. sebelumnya bahkan hanya saya dan satu orang pembantu ketika Nyonya masih hidup. Tapi setelah kematian Nyonya, Tuan menambah beberapa pembantu lagi, dan supir" "Benar.. rumah ini memang menambah pembantu lagi semenjak Ibu meninggal. Tapi seakan rumah ini sudah tidak terlalu hidup semenjak Ibu meninggal, walaupun faktanya memiliki beberapa penghuni baru"
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai you are my home
Baca
+Pustaka
RUMAHKU ADALAH KAMU

RUMAHKU ADALAH KAMU

ucap Aira pelan, suaranya hampir tenggelam dalam keheningan. Arsen menghentikan langkahnya dan menoleh. “Takut apa?” “Takut kamu capek ngurusin aku terus.” Arsen menatapnya beberapa detik. Kali ini tidak ada senyum main-main, tidak ada nada bercanda. “Kamu itu rumahku, Ai,” ucapnya pelan, suaranya rendah dan mantap. “Orang nggak pernah capek pulang ke rumah. Justru di rumah, capek itu hilang.”
10651 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai you are my home
Baca
+Pustaka
HARMONY

HARMONY

Ada juga yang sengaja merekam untuk kebutuhan instastiry. ~ Take me home, I’m fallin’ Love me long, I’m rollin’ Losing control body and soul Mind too for sure, I’m already yours Walk you down, I’m all in Hold you tight, you call and I’ll take control your body and soul Mind too for sure, I’m already yours
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai you are my home
Baca
+Pustaka
LES NOCES, LE MARIAGE

LES NOCES, LE MARIAGE

Danish membersihkan tenggorokannya, dia juga terlihat gugup, walau tetap menampilkan wajah percaya diri. "In your eyes, I have found my home. In your heart, I have found my love. In your soul, I have found my mate. With you, I am whole, full, alive. You make me laugh. You let me cry. You are my breath, my every heartbeat. I am yours. You are mine. Of this we are certain. You are lodged in my heart. The small key is lost. You must stay there forever." Setelah pengucapan itu selesai, aku tak kuasa untuk menahan air mata haru, dan mengikuti kata-kata tadi.
9.814.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 402 kali sebagai you are my home
Baca
+Pustaka
My Light

My Light

Lalu menatap Rafan lagi, ketika bibirnya diusap pelan. "Yang jelas dia dari keluarga Ambara." Rafan kembali berbicara, mulai mendekatkan wajahnya dan masih mengusap pelan bibir Asya. Asya belum merespon, justru mengelus pipi hingga menjalar leher Rafan. "Hm, Ambara ya?” elusannya merembet hingga punggung tegap Rafan—kembali memeluk. “Aku mencoba agar nggak cemburu yang berlebihan, tetep aja susah dan sebel." Lalu membungkam bibir Rafan.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai you are my home
Baca
+Pustaka
Paracetalove [INDONESIA]

Paracetalove [INDONESIA]

Terlebih, cowok itu bernyanyi tiba-tiba.  Oh darling I know you’re taken 🎵 Something ‘bout this Just don’t feel right Every time One of us, tries to leave here🎵 Oh the other one Holds on tight Oh oh Baby tonight🎵 There’s so much love in between us But you say you gotta get home Stay here with me I won’t tell a soul🎵 
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai you are my home
Baca
+Pustaka
Menjadikanmu Milikku

Menjadikanmu Milikku

"Ya." Terdengar helaan napas panjang dari tuan Yarendra. "Seharusnya itu tidak mereka lakukan. Memasukkan orang lain dalam rumah tangga tidaklah dibenarkan. Apa lagi sampai menginap seperti itu." Satu sudut bibir Kafka terangkat mendengar ucapan papanya. "Sepertinya Tuhan tengah memberikan aku jalan." ***
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 312 kali sebagai you are my home
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status