ISTRI SIRI TENTARA ALIM
Rey segera masuk ke mobil, menyalakan mesin, lalu tancap gas menuju Sendang Agung.
"O, ya, ini handphone aku baterainya habis. Jangan telpon lagi ya, mau aku matikan."
'"Iya, cepetan. Aku takut ada apa-apa sama Lani. Dari tadi aku kepikiran dia terus."
"Iya, iya, Cayangku!"
"Gombal!"