ISTRI BAYANGAN
aku tertawa kecil namun d*sahanku mulai terdengar.
"Aku sangat merindukanmu, Zara. Sangat merindu. Percayalah, aku menahan diri untuk tidak menyentuh Zuhra hanya karena aku ingin melakukan ini semua denganmu," bisik Hafiz penuh kebohongan yang manis.
"Ah, kamu bohong," godaku, meski hatiku sangat ingin mempercayai kata-kata itu.
"Aku serius, Sayang. Aku tersiksa dengan keadaan kita yang seperti ini, tapi mau bagaimana lagi?"
Hot Chapters