Pembalasan Wanita Terhina
"Kok belum keluar juga, perempuan yang kau bilang itu Bray."
"Sabar."
"Nah, nah, itu dia!" Teriak Riki saat melihat Nur keluar kantor.
"Hah! Ga salah kau Bray, model begitu kau bilang barang bagus, kirain tadi bahenol sexy dan menggairahkan, itu sih pas kayak ibu-ibu pengajian."
"Selow kau Bray, yang penting setumpuknya itu masih rapet dan original, lagian tinggal kita pake kan baju sexi udah mantap kayak cewek-cewek boking online itu."
Hot Chapters