小說
短篇故事

題材

全部
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

角色

26
全部
Mandiri
Pelakor
Munafik
Psikopat
Wanita Kuat
Mafia
Cinta Pertama
Kejam
Istri Muda
Teman Masa Kecil
Cinta Sejati
Dokter
Bestie
Pengasuh
Pengganti
Bucin
Menantu
Guru
Identitas Tersembunyi
Sekretaris
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
顯示更多

情節與背景

27
Hubungan Keluarga×
全部
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
顯示更多

主題

15
Plot Twist×
全部
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
顯示更多

Plot Twist Hubungan Keluarga 短篇故事與小說

探索一系列引人入勝的 Plot Twist Hubungan Keluarga 短篇故事,具有扣人心弦的情節和沉浸式敘事。適合尋找一小時短篇故事和快速、沉浸式線上讀物的讀者。
Kurelakan Jantung Itu untuk Adik Angkatku - undefined 小說 & 書籍
Penyesalan setelah kematian
Plot Twist
Putri Kaya Asli vs Palsu
Dudu
Setelah didiagnosis menderita gagal jantung, aku dan adik angkatku dirawat di rumah sakit pada waktu bersamaan. Namun, hanya ada satu donor jantung yang cocok. Demi memperebutkan kesempatan itu, kami berselisih selama 3 bulan penuh. Video saat aku mempertanyakan sikap pilih kasih orang tuaku di lorong rumah sakit bahkan tersebar di internet. Semua orang mencaciku sebagai perempuan egois dan kejam yang rela mengorbankan ikatan keluarga demi mempertahankan hidup. Sehari sebelum jadwal operasi ditetapkan, kakakku akhirnya datang menjengukku. Dia berdiri di ambang pintu dengan sorot mata penuh rasa tidak sabar. “Layla baru berusia 20 tahun. Hidupnya baru saja dimulai.” “Sejak kecil tubuhmu memang lemah. Kalaupun menjalani operasi, memangnya kamu masih bisa hidup berapa tahun lagi?” Aku bahkan belum sempat membuka mulut ketika ponselnya berdering. Dari seberang telepon, adik angkatku menangis sambil bertanya apakah diriku masih bersikeras tidak mau menyerahkan jatah itu padanya. Nada suara kakakku langsung melunak. Dengan sabar dia menenangkannya, “Jangan takut. Kakak ada di sini. Apa yang memang menjadi milikmu, tidak bisa direbut oleh siapa pun.” Saat kecil, ketika penyakit jantungku kambuh pertama kali, dialah yang menggendongku berlari sejauh 3 kilometer menuju rumah sakit. Waktu itu dia menggenggam tanganku sambil berkata, bahkan jika harus menukar nyawanya sendiri, dia akan tetap membuatku bertahan hidup. Namun kini, menatap wajah yang sangat akrab sekaligus terasa asing itu, tiba-tiba aku tidak ingin lagi memperebutkannya. Aku tersenyum tipis. “Baiklah, Kak. Jatah operasi itu ... aku tidak menginginkannya lagi.”
Satu Slip Gaji, Satu Keputusan - undefined 小說 & 書籍
Plot Twist
Bangkit
Wanita Kuat
Gheri
Aku berhasil mendapatkan kontrak besar senilai enam puluh miliar rupiah untuk pabrik milik orang tuaku. Hari pembagian gaji pun tiba. Kakakku menerima bonus seratus juta. Adikku menerima bonus dua ratus juta. Sementara itu, slip gajiku hanya berisi satu baris. [Gaji pokok: Rp 6.000.000,00] “Selama sepuluh tahun ini, Kakak nggak pernah sekali pun salah menghitung pembukuan. Bonus seratus juta ini memang pantas buatmu!” “Semua klien memuji Adik karena tampan dan pandai berbicara. Kontrak besar ini juga berhasil didapat berkat jasamu! Ini dua ratus juta buatmu!” Sebelum sempat bereaksi, ibu melemparkan enam puluh lembar uang seratus ribuan yang sudah kusut ke hadapanku. “Orang bodoh dan jelek memang harus kerja lebih keras.” “Jangan lihat seberapa besar usahamu, tapi nilai yang kamu hasilkan cuma segitu.” Aku menatap slip gaji itu. Sedikit tertegun. Untuk melatih kami agar hidup mandiri, ayah dan ibu menetapkan harga untuk setiap barang di rumah. Semangkuk semur daging sapi dihargai enam puluh ribu. Mandi air panas selama sepuluh menit dikenai biaya seratus ribu. Bahkan sejak masih kecil, kami bertiga sudah diwajibkan bekerja di pabrik milik orang tua sendiri agar bisa mendapatkan uang. Kakakku pandai berhitung. Karena itu, dia ditempatkan di kantor, duduk di ruang ber-AC sambil mengurus pembukuan dan menulis kuitansi. Adikku berwajah tampan. Karena itu, dia bertugas sebagai penyambut tamu di ruang resepsionis yang selalu menyediakan camilan sepuasnya. Sedangkan aku... Ibarat batu bata. Di mana pun dibutuhkan, di situlah aku berada. Aku harus membongkar barang. Menyapu lantai. Sekaligus keluar menemui klien untuk mengurus kerja sama bisnis. Padahal, gaji kami sama-sama enam juta sebulan. Kalau ingin makan daging, aku hanya bisa bekerja mati-matian untuk membuktikan nilai diriku. Namun sekarang... Aku bahkan tak tahu lagi, untuk apa semua jerih payahku selama ini. Aku menunduk membuka ponsel, lalu menggulir deretan pesan spam sampai akhirnya menemukan sebuah pesan berisi tawaran pekerjaan bergaji tinggi.
Aku Bukanlah Wadah Pengganti Kakak - undefined 小說 & 書籍
Hubungan Keluarga
Sekeluarga Mengejar
Plot Twist
Cian
Pada hari ulang tahunku yang ke dua puluh dua, tiba-tiba muncul sebuah halaman pemungutan suara di rumah. [Apakah Anda bersedia menukar Nadia Prameswari dengan Alina Prameswari dari dunia paralel?] Ayah dan Ibu memilih bersedia. Mereka berkata, seandainya kakakku tidak meninggal secara tak terduga saat itu, aku pun tidak akan lahir. Jadi, aku berhutang nyawa padanya. Terakhir, halaman itu muncul di ponsel Jevan Pradipta. Jevan adalah pacarku selama lima tahun ini, dia juga pernah diselamatkan oleh kakakku. Aku menatapnya lekat-lekat. Asal dia memberikan jawaban tidak bersedia, aku masih bisa bertahan. Namun, dia terdiam cukup lama, lalu hanya berkata pelan. "Nadia, ini cuma tes." "Dia pernah menyelamatkanku, jadi aku harus membalas kebaikannya." Detik berikutnya, dia pun memilih tombol bersedia. [Semua orang berhasil menentukan pilihan.] [Nadia akan menjalani proses penggantian dalam lima hari.] Ibuku akhirnya menghela napas lega dan mengusap lembut kepalaku. "Nadia, Sayang. Saat kakakmu kembali nanti, Ibu akan mengingat kebaikanmu." Aku menatap mereka dan tiba-tiba tersenyum. "Baiklah." "Semoga yang kembali adalah kakak yang benar-benar kalian inginkan."
Kembang Api Menyala, Perselingkuhan Terbongkar - undefined 小說 & 書籍
Plot Twist
Cerita Enak
Drama
Fani
Pada Malam Tahun Baru, kembang api yang dinyalakan di desa menerangi separuh langit dengan cahaya merah. Namun, suamiku dan kakak iparku tiba-tiba menghilang bersamaan. Beberapa baris komentar mendadak melayang di depan mataku. [Suaminya bahkan memanfaatkan suara petasan untuk bercinta di tumpukan jerami dan istri sahnya masih sempat melihat kembang api!] [Kakak ipar bahkan sudah melepas jaket tebalnya, dan hanya tersisa pakaian dalam berenda yang langsung menempel di tubuh? Harus diakui, cukup menggoda ….] [Aaaah, seru sekali! Berselingkuh di tumpukan jerami di kampung halaman, cinta terlarang macam apa ini!] Aku berbalik dan berjalan menuju halaman belakang. Benar saja, aku pun mendengar suara manja Dessy. “Pelan-pelan ... aku sudah tidak tahan ....” Peter terdengar begitu tergesa-gesa, suara yang belum pernah kudengar sebelumnya. “Kenapa takut? Suara kembang apinya sangat keras. Sekalipun kamu berteriak hingga serak, tidak akan ada yang mendengar ....” Aku menarik napas dalam-dalam, lalu kembali ke halaman depan dan meninggikan suara. “Adik Sepupu, bukankah kamu ingin mengadakan pesta api unggun? Kebetulan di halaman belakang ada tumpukan jerami.” Bukankah mereka ingin mencari sensasi di bawah cahaya kembang api? Kalau begitu, akan kubuat suasananya semakin panas.
Sekali Beranjak, Terpisah Ribuan Gunung - undefined 小說 & 書籍
Teman Masa Kecil
Sekeluarga Mengejar
Hubungan Keluarga
Silas
Tepat di hari nilai ujian masuk universitas diumumkan, aku dan pacarku sedang berada di kereta cepat yang membawa kami pulang dari liburan kelulusan. Yang ikut bersama kami adalah Sherly, kakakku yang tidak memiliki hubungan darah denganku. Sherly selalu suka duduk di kursi F dekat jendela. Rian pun langsung mengambil kursi di sebelahnya. Dan aku? Aku menjadi satu-satunya orang yang duduk sendirian sepanjang perjalanan. "Alya, aku sama Sherly mau bahas pilihan jurusan dulu, ya." "Nilai prediksimu 'kan nggak terlalu tinggi. Udah, kamu duduk di sana aja, nonton drakor dulu, deh." Sepanjang perjalanan, mereka berdua tertawa dan mengobrol tanpa henti. Sementara aku, tak pernah benar-benar bisa masuk ke dalam percakapan mereka. Inilah perjalanan kelulusan yang telah dijanjikan Rian kepadaku selama tiga tahun. Tepat pukul sepuluh, hasil ujian pun diumumkan. Sherly langsung memeluk Rian, nyaris melompat dari kursinya. "Syukurlah! Dengan nilai kita berdua, semua jurusan di Universitas Nusa Bangsa bisa kita pilih!" Rian tersenyum lebar. "Coba cek grup chat, deh. Orang tua kita semua lagi ngucapin selamat, nih." Aku duduk di belakang mereka, mendengarkan. Tak lama kemudian, suara kedua orang tuaku terdengar. "Sherly dan Rian dapat nilai sebaik ini! Mereka benar-benar kebanggaan kita!" Lalu, disusul suara orang tua pacarku. Aku menunduk. Membuka WhatsApp. Tak ada undangan masuk ke grup mana pun. Tak ada seorang pun yang bertanya bagaimana hasil nilaiku. Sudahlah. Mereka telah memilih Sherly, juga masa depan yang ingin mereka jalani bersama. Sedangkan aku ... akan melangkah menuju masa depan yang benar-benar menjadi milikku sendiri.
Tak Lagi Menunggu Untuk Dipilih - undefined 小說 & 書籍
Cinta Toxic
Plot Twist
Pilih Kasih/Egois
Bintang
Setelah ujian nasional selesai, kami berlima teman masa kecil yang sudah sangat dekat sejak kecil, berkumpul untuk bermain permainan kekompakan. Ronde pertama, sahabatku, si Mina bertanya, “Kalau salah satu dari kita terjebak di daerah pinggiran kota tengah malam, siapa yang akan kalian selamatkan lebih dulu?” Tiga pemuda yang sejak kecil sering dijuluki sebagai calon suamiku itu tanpa ragu menuliskan nama Mina secara bersamaan. Orang-orang langsung menyoraki mereka karena terlalu kompak. Dengan wajah memerah, Mina menjelaskan, “Mungkin karena aku yang paling penakut. Jena begitu hebat, dia sama sekali nggak membutuhkan orang lain untuk menyelamatkannya.” Mereka semua mengangguk. Namun, mereka lupa bahwa saat berusia enam belas tahun, saat aku terjebak di pegunungan, merekalah yang menerobos hujan deras untuk mencariku. Mereka bahkan berebut untuk menggendongku turun gunung saat itu. Saat itu, mereka semua berkata, “Apapun yang terjadi, kami pasti akan memilihmu lebih dulu.” Ronde kedua, giliranku yang mengajukan pertanyaan. Aku menatap mereka, lalu tersenyum sambil membacakan pertanyaan dari kartu, “Kalau dari kita berlima hanya empat orang yang boleh kuliah di kampus yang sama, siapa yang akan kalian korbankan?” Suasana di dalam ruang VIP itu langsung hening. Mina menggigit bibirnya, lalu menjadi orang pertama yang mengangkat papan jawabannya. Di sana tertulis namanya sendiri. Namun, ketika tiga papan lainnya dibalik, semuanya tertulis namaku. Jack yang paling memanjakanku, bicara lebih dulu, “Ini hanya permainan, jangan-jangan kamu malah menganggapnya serius?” Kelvin bergegas menimpali, “Kesehatan Mina nggak begitu baik, dia nggak bisa ditinggal sendirian di kota asing.” Sementara Kelvin mengusap rambutku, berkata dengan nada lembut seperti biasanya, “Lagipula kamu juga mendaftar di kampus lokal. Kalau misal harus berkurang satu orang, kamu masih bisa pulang ke rumah setiap hari. Itu nggak bisa dibilang meninggalkanmu.” Aku menatap keempat jawaban itu, lalu tiba-tiba tersenyum. Mereka tak tahu, kampus lokal yang sudah mereka pilihkan untukku itu, sama sekali tak pernah kumasukkan ke dalam formulir pendaftaran...
Kepergian yang Terkubur di Musim Dingin - undefined 小說 & 書籍
Hubungan Keluarga
Keluarga Asal
Karma
Hooray
Saat acara makan malam amal tahunan memasuki sesi pemberian penghargaan, pembawa acara tiba-tiba menggandeng sepuluh anak kecil naik ke atas panggung. "Hari ini, masih ada satu penerima penghargaan khusus. Beliau meninggal karena kecelakaan, tapi sebelum mengembuskan napas terakhir, beliau mendonorkan seluruh organnya dan menyelamatkan nyawa anak-anak yang sedang berdiri di samping saya saat ini." Di barisan paling depan, putra sulung Keluarga Sudibio yang mengenakan setelan jas lengkap mencibir, "Entah siapa orang bodoh itu. Sudah mati pun masih mau cari nama baik." Di sampingnya, sang ibu, Patricia Inggara, memasang wajah penuh iba. "Tubuhnya saja sudah nggak lengkap. Bagaimana dia bisa bereinkarnasi di kehidupan berikutnya? Orang tuanya benar-benar tega, bahkan nggak berusaha mencegahnya." Revan Sudibio menenangkan istrinya, lalu menoleh dan memerintahkan sekretarisnya, "Setelah memastikan siapa keluarganya, batalkan semua kerja sama dengan keluarga itu mulai sekarang." Suara pembawa acara kembali terdengar, "Selanjutnya, mari kita undang orang tua almarhum untuk naik ke atas panggung." "Bapak Direktur Utama Keluarga Sudibio beserta istrinya."
上一章
12345
你可能也喜歡
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status