Novelas
Historias cortas

Géneros

Todo
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Gairah
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Personajes

27
Kejam×
Todo
Mandiri
Pelakor
Psikopat
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Mostrar más

Trama y ambientación

27
Penyesalan×
Todo
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Mostrar más

Tema

16
Todo
Plot Twist
Drama
Gairah
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Mostrar más

Historias cortas y novelas de Kejam Penyesalan

Descubre una colección de cautivadoras historias cortas de Kejam Penyesalan, con tramas atrapantes y una narración envolvente. Perfectas para quienes buscan historias de una hora y lecturas rápidas e inmersivas online.
Tangisan Terakhir Seorang Istri - undefined novela & novela
Jessica HJ
Saat penjahat menyiksa aku hingga mati, aku sudah hamil tiga bulan. Namun suamiku, Marcell Wijaya, seorang detektif paling terkemuka di kota ini, sedang berada di rumah sakit bersama cinta pertamanya, Emilia Nessi, menemani dia menjalani pemeriksaan kesehatan. Tiga hari sebelumnya, ia memintaku menyumbangkan ginjal untuk Emilia. Ketika aku menolak dan mengatakan bahwa aku telah dua bulan mengandung anak kami, tatapannya berubah menjadi dingin. “Berhenti berbohong,” ujarnya dengan suara bergetar sambil menahan marah. “Kamu cuma egois, mau membiarkan Emilia mati.” Ia menghentikan mobil di jalan raya yang gelap. “Keluar,” perintahnya. “Kalau kamu setega itu, pulanglah jalan kaki.” Aku berdiri di kegelapan lalu diculik oleh penjahat yang dendam karena pernah dipenjara oleh Marcell. Ia memotong lidahku. Dengan kepuasan kejam, ia menggunakan ponsel aku untuk menelepon suamiku. Namun jawaban Marcell singkat dan dingin, “Apa pun itu, pemeriksaan kesehatan Emilia lebih penting! Dia butuh aku sekarang.” Penjahat itu tertawa jahat. “Nah, nah… sepertinya detektif hebat itu lebih menghargai hidup mantan cintanya daripada istri sahnya.” Beberapa jam kemudian, ketika Marcell sampai di tempat kejadian, dia ketakutan melihat kekejaman yang diterapkan pada tubuh yang telah dimutilasi. Ia marah dan menyalahkan pembunuh karena terlalu kejam terhadap wanita hamil. Namun ia tak menyadari bahwa tubuh yang dimutilasi di hadapannya adalah istrinya sendiri, aku.
Amnesia Palsu, Tapi Melepaskannya Sungguh-sungguh - undefined novela & novela
Jora
Setelah mengalami kecelakaan, aku sengaja berpura-pura amnesia untuk menggoda suami dan putraku. "Kalian siapa?" Mata putraku berbinar gembira saat menarik seorang wanita yang berdiri di luar kamar rumah sakit untuk masuk ke dalam. Dia berkata, "Tante, aku dan orang tuaku ke sini untuk menjengukmu." Suamiku berdiri diam di sampingnya, diam-diam menyetujui perkataan putraku.
Waktu adalah Maut - undefined novela & novela
Wisdan
Charin Stafford mematahkan tiga tulang rusuknya sendiri untuk bisa melarikan diri dari rumah sakit jiwa. Hal pertama yang dilakukan Charin setelah melarikan diri adalah pergi menandatangani surat persetujuan donor organ. "Bu Charin, kami berkewajiban memberitahumu kalau ini adalah donasi khusus. Jenazahmu akan digunakan sebagai bahan percobaan untuk reagen kimia korosif jenis baru. Nantinya, mungkin tubuhmu nggak akan tersisa, bahkan nggak satu tulang pun." Charin menekan dadanya yang berdenyut sakit. Tulang rusuk yang patah membuat suaranya terdengar seperti mesin yang rusak. Dia menarik sudut bibirnya dengan susah payah, menunjukkan senyuman yang terlihat lebih menyedihkan daripada tangisan. "Itulah yang aku inginkan."
Menjadi Kupu-Kupu Menyertaimu - undefined novela & novela
Covi
Orang tuaku meninggal saat aku masih kelas 3 SMA, hanya meninggalkan rumah bata yang reyot untukku. Namun, aku menemukan seorang adik laki-laki di tempat sampah. Dia adalah siswa teladan kelas 2 SMA di sekolahku. Namun, semua orang meremehkannya. Bahkan ketika dia ditindas di sekolah, para guru juga menutup mata. Karena meskipun orang lain tidak memukulnya, ayahnya yang pecandu alkohol akan memukulinya setiap hari, dan ibunya yang pengecut tidak pernah berani melawan. Dengan susah payah aku menyeretnya pulang, membalutnya, dan merawatnya selama beberapa hari. Kemudian, ibunya dipukuli sampai mati, dan aku menelepon polisi untuk menangkap ayahnya. "Hei, tinggallah bersamaku mulai sekarang. Aku nggak punya keluarga lagi. Panggil aku kakak, dan akan kubayar uang sekolahmu!" Dia ingin kuliah di universitas bergengsi, jadi aku putus sekolah dan mulai bisnis kios jalanan, menjual darah, bahkan melakukan pekerjaan ilegal. Setelah lulus, dia bilang ingin memulai bisnis, jadi aku memberinya semua tabunganku. Hari itu, dia dan seorang wanita muda yang cantik berdiri di atas panggung yang gemerlap untuk menerima Penghargaan Kewirausahaan Muda. Aku menatap diagnosis kanker di tanganku. Aku tersenyum kecut. Aku telah membesarkannya menjadi seseorang yang tidak pantas untukku. Sudah waktunya aku pergi.
Nyawaku Untuk Obatmu - undefined novela & novela
Flower
Saat suamiku mengancam akan menceraikanku untuk keseratus kalinya, demi memintaku berkorban demi adikku... Aku tidak menangis atau membuat keributan dan menandatangani surat cerai tanpa banyak bicara. Aku menyerahkan pria yang telah kucintai selama sepuluh tahun kepada adikku. Beberapa hari kemudian, adikku membuat pernyataan keterlaluan di sebuah pesta, dan menyinggung keluarga yang berpengaruh. Aku sekali lagi dengan sukarela memikul tanggung jawab itu, menanggung semua konsekuensinya demi adikku. Bahkan ketika mereka kemudian memintaku menjadi subjek uji coba obat untuk penelitian adikku, aku pun menerimanya tanpa ragu. Ayah dan ibu berkata, akhirnya aku menjadi anak yang penurut dan pengertian. Bahkan suamiku yang biasanya dingin pun berdiri di samping ranjang rumah sakit, dan untuk pertama kalinya setelah sekian lama, membelai pipiku dengan lembut dan berkata, "Jangan takut, eksperimennya tidak akan membahayakan nyawamu. Setelah kamu keluar, akan kubuatkan makanan enak untukmu." Tapi dia tidak tahu, mau eksperimennya berbahaya atau tidak, dia tidak akan pernah bisa menungguku lagi. Karena aku mengidap penyakit mematikan, dan sebentar lagi aku akan mati.
Saat Cinta Menjadi Racun - undefined novela & novela
Tomorrow
Pada tahun kelima pernikahan kami, aku melakukan sesuatu yang sangat bodoh. Aku mengusir simpanan kesayangan Joshua Catra keluar dari negeri ini, berharap ia bisa berubah pikiran dan kembali padaku. Namun setelah ia tahu, ia tidak mengatakan apa pun. Hanya dalam sekejap, ia membuat keluargaku bangkrut. Memaksa ayahku berlutut dan membuat ibuku beruban dalam semalam. Sekarang, ia berdiri di depanku dengan wajah suram, bersiap untuk melayangkan tangannya padaku. "Stella, salahku karena terlalu baik padamu, sampai kau lupa batasmu." "Sekarang giliranmu merasakan seperti apa rasanya hidup lebih buruk dari mati."
Perasaan Setelah Jadi Abu - undefined novela & novela
Anonim
Cinta pertama suamiku terkena gagal ginjal akut dan akulah satu-satunya orang yang cocok untuk menjadi donor. Demi menyelamatkan cinta pertamanya, suamiku memaksaku menggugurkan kandungan ketika kandunganku berusia enam bulan. Suamiku berkata dengan suara yang sangat lembut dan menusuk, "Bisakah kamu sedikit berbaik hati? Kamu cuma kehilangan seorang anak. Tapi, dia kehilangan hidupnya!" Aku berusaha menolak, tetapi suamiku mengancam akan bunuh diri. Aku dan anakku pun tidak selamat di meja operasi. Sementara cinta pertamanya berhasil menjalani transplantasi dan bertahan hidup. Segalanya berjalan seperti yang suamiku inginkan, tetapi setelah dia tahu bahwa aku sudah meninggal, dia pun menjadi gila.
Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan - undefined novela & novela
Forest
Menikah selama delapan tahun dengan suamiku, setiap tahun di hari ulang tahun pernikahan kami, dia selalu mengatakan maskapai sudah mengatur penerbangan untuknya dan memberiku sepasang anting-anting mahal untuk membujukku. Namun di hari ulang tahun pernikahan kami tahun ini, aku tidak sengaja mendengar candaannya dengan teman-temannya. “Kak Rio, setiap tahun di hari ulang tahun pernikahan, kamu selalu bersama Nadia, apa Jessica sama sekali tidak menyadarinya?” “Pantas saja dia tidak bisa hamil, bagaimana pun ketika giliran dia, kamu sudah kehabisan tenaga.” Rio Aditya menghembuskan asap rokok dan menjawab, “Nadia meninggalkan segalanya demiku, aku harus memberinya sebuah keluarga.” “Sedangkan Jessica, sejak dia keguguran aku sudah tidak mencintainya lagi. Jika waktunya sudah tiba aku akan mengajukan cerai, meskipun ini tidak adil baginya, tapi aku akan mencari cara untuk menebusnya dengan uang.” Sepertinya Rio tidak akan memiliki kesempatan itu lagi, di hari ulang tahun pernikahan kami, aku didiagnosis kanker ovarium stadium akhir. Jika sudah tidak cinta, aku juga sudah siap meninggalkannya. 'Rio, mulai sekarang kita akan berpisah dengan damai dan tidak akan bertemu lagi.'
Kontrak dan Kebebasan - undefined novela & novela
Shirley
Setelah kematian kakakku, aku menandatangani pernikahan kontrak lima tahun dengan suaminya, Alexander Valendra yang adalah seorang mafia. Aku menjadi ibu tiri bagi keponakanku yang berusia lima tahun, Adriel Valendra. Di hari ulang tahunku, aku memakai kalung berlian milik kakakku yang sudah meninggal tanpa tahu apa maknanya. Saat acara makan malam keluarga, Adriel berjalan mendekat sambil membawa segelas anggur merah dan menyiramkannya ke wajahku. Anggur merah itu menetes di pipiku, aromanya yang tajam menusuk mataku dan mengotori gaunku yang putih. Dia menatapku, sorot matanya sedingin dan sekejam ayahnya. "Jangan pikir kamu bisa menggantikan ibuku hanya karena kamu sudah jadi bagian dari Keluarga Valendra," katanya sambil menyeringai. "Kamulah penyebab kematiannya." "Aku berharap kamulah yang mati. Jadi aku bisa menghancurkan batu nisanmu, dan bukan merayakan ulang tahun konyol ini." "Aku bersumpah, begitu aku dewasa nanti, hal pertama yang kulakukan adalah menenggelamkan kamu ke Sungai Mandira!" Kenangan itu menusuk setajam anggur tadi, dan yang bisa kurasakan hanyalah putus asa. Aku menatap anak yang sudah kuasuh selama lima tahun seperti anakku sendiri, dan rasa perih menusuk di dadaku. Aku dulu berpikir aku bisa sepenuhnya menyerahkan diriku untuk Keluarga Valendra, dan memenangkan hatinya dengan kasih sayang. Namun sekarang, aku hanya lelah dengan semuanya. Keluarga ini tak punya cinta, dan anak itu memandangku seperti musuh yang harus dihancurkan. Aku berhenti menipu diri sendiri. Sudah waktunya untuk melepaskan semuanya. Namun setelah aku pergi, Alexander dan Adriel kembali padaku, merayap seperti pecundang yang ketakutan, dan memohon ampun padaku.
Salah Paham yang Terlambat Untuk Diluruskan - undefined novela & novela
Moore
Pada hari ulang tahunku yang ke-12, saat Ayah dan Ibu sedang membawaku ke taman hiburan, terjadi kecelakaan mobil akibat rem blong. Kakakku, yang merupakan pemimpin mafia, menimpakan seluruh kesalahan atas kematian orang tua kami kepadaku. Dia benar-benar membenciku, tetapi memanjakan adikku yang dua tahun lebih muda dariku, Elvara, seolah dia adalah harta paling berharga. Bahkan setelah aku meninggal, jantungku pun diambil dan dipindahkannya ke tubuh Elvara. Aku tidak akan pernah melupakan saat penyakitku kambuh dan aku pergi mencarinya untuk meminta pertolongan. Tatapan mata Kakak saat itu dipenuhi rasa muak dan kebencian. "Kirana, apa ada yang benar-benar jujur dari semua perkataanmu? Memangnya seru ya pura-pura sakit terus setiap hari? Aku sudah muak sama kebohonganmu!" Namun sesaat kemudian, dia berbalik dan berbicara dengan lembut kepada Elvara, "Jangan takut, donor jantung akan segera ditemukan. Kakak nggak akan membiarkanmu mati!" Belakangan, ketika Kakak melihat tubuhku yang telah hancur tak berbentuk, dia pun benar-benar runtuh.
Penyesalan yang Dimulai dari Pemakaman - undefined novela & novela
Sianna
Sepuluh hari setelah longsor salju, suamiku akhirnya teringat padaku. Cinta pertamanya menderita anemia aplastik dan sangat membutuhkan sumsum tulangku. Dia pulang dengan membawa formulir persetujuan donor supaya aku bisa menandatanganinya. Namun, dia malah mendapati rumah yang kosong. Kelly bersandar lemah padanya. "Apa Vanessa begitu membenciku, makanya dia sengaja kabur dari rumah karena nggak mau donorkan sumsum tulangnya? Sudahlah, aku masih bisa bertahan beberapa saat." Kelvin menghibur Kelly dengan lembut, "Aku nggak akan membiarkan apa pun terjadi padamu. Cuma minta dia donorkan sumsum tulang kok. Itu nggak akan membunuhnya." Kelvin mengeluarkan ponsel dan mengirimiku pesan. [ Nggak peduli di mana pun kamu berada, segera kembali untuk tandatangani formulir persetujuan donor. ] [ Kamu nggak boleh begitu egois! Penyakit Kelly sangat parah. Kalau nggak segera jalani transplantasi sumsum tulang, dia akan meninggal. Cuma mau kamu donorkan sumsum tulang kok, bukan mau ambil nyawamu! ] [ Kalau kamu nggak setuju, aku akan putuskan biaya pengobatan ibumu! ] 'Kelvin, aku meninggal setelah kamu bawa Kelly pergi dari resor ski. Aku dan anak dalam kandunganku sudah mati terkubur dalam longsor salju. Demi menolongku, ibuku diterkam serigala dan juga sudah meninggal. Kenapa kamu nggak tahu?'
Ketika Jasa Dibalas Penghinaan - undefined novela & novela
Shelby
Pada tahun kelima pernikahan mereka, Althea tanpa sengaja memergoki Virgoun yang sedang memuaskan diri sambil memegang pakaian dalam renda milik adik angkatnya. Di satu tangan, Virgoun memutar untaian tasbih, sementara tangan lainnya tak mampu menahan gejolak nafsu. Terpisah hanya oleh satu pintu, Althea mendengar pengakuan perasaan terdalam yang tak terucapkan itu, ditujukan pada sang adik angkat. Tubuh Althea kehilangan kendali dan merosot ke lantai, air mata mengalir deras. Ternyata, tidak ada pria suci yang dingin dan tak tersentuh. Tasbih di tangan pria itu hanyalah alat untuk menekan hasrat terlarang yang tak bisa diungkapkan. Sepuluh tahun Althea mengejar Virgoun, dan pada akhirnya dia hanya menjadi lelucon yang menyedihkan. Ketika sang adik angkat pulang ke rumah setelah bercerai, Althea membeli tiket pesawat ke selatan. Dia ingin mengucapkan selamat tinggal pada semua yang ada di sini sepenuhnya. Demi membuka jalan bagi adik angkatnya, Virgoun sendiri menyerahkan Althea sebagai "hadiah" kepada orang lain. "Tenang saja, sebulan lagi aku akan menjemputmu kembali. Kamu tetap istriku." Hati Althea benar-benar mati rasa. Dia berpura-pura mati demi melarikan diri. Saat kabar Althea terjatuh ke jurang dan jasadnya tak pernah ditemukan sampai ke telinga Virgoun, dirinya diliputi penyesalan. Virgoun mencarinya dengan gila-gilaan, tetapi tak pernah menemukan jejaknya. Hingga setahun kemudian, ketika dia mendorong pintu sebuah toko bunga di selatan, dia kembali melihat wanita itu. Dengan mata memerah, dia berlutut memohon rujuk. Namun, Althea hanya tersenyum dingin dan sopan. "Maaf, Pak. Toko sudah tutup. Aku harus pulang bersama suamiku."
Saat Aku Sekarat, Keluargaku Hancur Bersamaku - undefined novela & novela
Mugi
Hari di mana aku pingsan dan didiagnosis menderita kanker stadium akhir di rumah sakit adalah hari ulang tahunku dan kakak kembarku, Nadin, yang ke-22. Aku tidak peduli dengan saran dokter untuk dirawat inap dan langsung pergi, hanya demi merayakan ulang tahun terakhir yang riang bersama keluargaku. Namun ketika aku tiba di pesta ulang tahun, aku justru dihentikan oleh pelayan di depan pintu. Dia berkata bahwa tempat ini telah disewa untuk perayaan ulang tahun putri Keluarga Yanuar, dan orang luar tidak diizinkan masuk. Di balik kaca jendela, Kakak laki-laki memegang kue, Ayah memasangkan topi ulang tahun di kepala Nadin. Bahkan pacarku juga tersenyum sambil menatap Nadin yang memejamkan mata untuk membuat permohonan. Setelah berdiri terpaku selama setengah jam, akhirnya pacarku mengangkat teleponku. "Aku tadi ke rumah sakit, sekarang ...." Ia memotong ucapanku, "Nadia, tubuhmu selalu sehat. Hari ini ulang tahun Nadin, kalau ada apa-apa, bicarakan nanti aja." Bukankah hari ini juga ulang tahunku? Hanya karena Ibu meninggal dunia akibat pendarahan hebat saat melahirkanku. Dan karena dokter mengatakan aku telah "merebut" nutrisi Nadin saat dalam kandungan hingga membuatnya bertubuh lemah sejak kecil. Semua orang pada menganggap, akulah yang seharusnya mengalah pada kakakku yang lahir lima menit lebih dulu itu. Aku meremas hasil diagnosis kanker dan membuangnya ke tempat sampah, memutuskan untuk tidak lagi bersedih karena pilih kasih mereka. Karena sejak awal aku tak pernah mendapatkan kasih sayang mereka, maka aku memilih untuk pergi selamanya.
Aku Pergi Ketika Dia Memilih Wanita Lain - undefined novela & novela
Ghanita
Pada hari perceraian, aku hanya membawa pergi satu set pakaian yang kupakai saat menikah dulu. Rumah, mobil, harta, dan anak-anak ... semuanya kutinggalkan untuk Sultan. Dia menatapku dengan agak terkejut, lalu mencibir. "Kamu sudah pikirkan baik-baik? Tiga anak itu kamu besarkan dengan tanganmu sendiri dan sekarang kamu lepaskan mereka? Kalau kamu benar-benar nggak menginginkan apa pun, aku juga nggak akan minta biaya nafkah darimu. Itu adil." Aku segera menandatangani perjanjian itu, lalu menyahut dengan datar, "Mm, sangat adil." Sultan terdiam sejenak sebelum akhirnya perlahan menandatangani namanya. "Kalau nanti kamu nyesal, kita bisa ...." Aku mengibaskan tangan untuk memotong ucapannya, lalu pergi tanpa menoleh lagi. Dulu Sultan sering mengatakan bahwa aku menikah dengannya demi uang dan kekuasaan, bahkan mencoba mengikatnya dengan anak-anak. Tidak apa-apa. Saat dia mengurus jenazahku nanti, dia akan mengerti semuanya.
Ibu, di Kehidupan Berikutnya Cintailah Aku - undefined novela & novela
Gold
Sejak sudah bisa mengingat sesuatu, aku tahu kalau ibuku membenciku. Saat aku berusia tiga tahun, dia memberiku obat tidur. Di usia lima tahun, dia menyuruhku minum racun serangga. Tetapi aku tidak mudah mati. Dan ketika berusia tujuh tahun, aku belajar melawannya tanpa ada yang mengajariku. Kalau dia tidak memberiku makan, aku akan membalikkan meja makan agar semuanya juga tidak bisa makan. Kalau dia memukuliku dengan tongkat hingga terguling di lantai, aku akan memukuli anak laki-laki yang paling dia sayangi hingga wajahnya lebam. Aku sangat keras kepala dan terus melawan hingga usia dua belas tahun. Sampai ketika adik perempuanku yang paling kecil lahir. Dengan gerakan tangan yang canggung, aku mencoba mengganti celana anak kecil yang basah itu. Ibu langsung membantingku ke dinding dengan keras. Dia menatapku dengan jijik dan ketakutan. “Apa yang mau kamu lakukan pada anak perempuanku?” “Dasar anak tukang pemerkosa! Kenapa kamu tidak mati bersamanya saja?!” Saat itu juga, aku akhirnya mengerti mengapa dia tidak pernah mencintaiku. Aku menutup kepalaku yang berdarah dan untuk pertama kalinya tidak melawan saat dipukuli. Dan untuk pertama kalinya juga, aku merasa apa yang dia katakan itu benar. Keberadaanku adalah sebuah kesalahan. Aku seharusnya mati.
Aku Ditumbalkan Demi Menyelamatkan Nyawa Adikku - undefined novela & novela
Anonim
Adikku menderita kanker ginjal stadium akhir, dan ayah serta ibu menuntutku untuk mendonorkan ginjalku padanya. Aku bilang aku hanya punya satu ginjal, kalau diambil aku akan mati. Namun, mereka bukan hanya tidak percaya, mereka malah langsung mengikatku di meja operasi "Cuma ambil satu ginjalmu saja, kenapa kamu egois sekali?" Mereka tidak tahu, aku tidak berbohong. Saat ayah mengalami kecelakaan mobil dulu, aku sudah mendonorkan satu ginjalku.
Suamiku Dibutakan Sahabat Masa Kecilnya - undefined novela & novela
Makjos
Saat suamiku memaksa diriku yang sedang hamil delapan bulan untuk menemani sahabat masa kecilnya main loncat bungee, aku tidak membantah ataupun marah. Sebaliknya, aku malah mengangguk setuju. Aku melakukan ini karena di kehidupan sebelumnya, sahabatnya itu sedang sedih. Demi menghiburnya, suamiku berjanji akan mengabulkan satu permintaannya. Sahabatnya pun bilang pada suamiku kalau keinginan terbesarnya adalah ada orang yang menemaninya main loncat bungee. Suamiku yang takut ketinggian langsung menyuruhku untuk menemaninya, aku pun menolak mentah-mentah dengan alasan sedang hamil. Karena penolakanku, sahabatnya itu sedih dan akhirnya memilih pergi ke bar untuk minum-minum. Sialnya, dia malah dijebak di sana, diracuni dan dilecehkan hingga kehilangan kesuciannya. Setelah kejadian itu, dia yang merasa hancur meninggalkan sebuah surat wasiat sebelum mengakhiri hidupnya, [Kalau saja aku nggak pergi ke bar hari itu, mungkinkah semuanya akan berbeda?] Membaca surat itu, suamiku mencekik leherku. “Kenapa kamu nggak mengikuti ajakan Sisil untuk loncat bungee? Apa susahnya tinggal mengikuti dia saja?” Akhirnya, aku mati dicekik oleh suamiku sendiri dan anak di kandunganku yang belum sempat lahir pun ikut pergi bersamaku. Begitu membuka mata kembali, ternyata aku kembali ke hari di mana suamiku memintaku menemani sahabatnya itu main loncat bungee….
Kekasihnya Pulang, Hubungan Kita Putus - undefined novela & novela
Aman
Karena sejak kecil aku suka minum susu, tubuhku berkembang lebih matang dibandingkan gadis seusiaku. Saat usiaku menginjak delapan belas tahun, kakakku yang sangat protektif takut aku dimanfaatkan orang, jadi ia minta teman baiknya untuk jagain aku. Namun pada pertemuan pertama kami, tatapan pria itu terpaku pada lekuk tubuhku, dan sejak saat itu aku berulang kali jadi sasaran pelampiasan nafsunya. Sejak hari itu, di siang hari ia adalah atasanku, dan di malam hari aku jadi "asisten pribadinya". Empat tahun penuh kami jalin hubungan rahasia, hingga aku berubah jadi sosok yang paling ia sukai. Empat tahun kemudian, mantan tunangannya pulang ke sini, dan ia tinggalkan aku di ranjang demi jemput mantan tunangannya di bandara. Dengan tahan rasa malu dan sakit hati, aku tetap kejar dia ke bandara. Padahal satu jam sebelumnya, tangan pria yang penuh bekas gigitan itu masih nutupin bibirku. Namun kini, di depan mataku, ia belai rambut perempuan lain dengan penuh kelembutan. “Jenny, empat tahun lalu kamu sendiri yang cari kesempatan waktu aku mabuk dan tidur denganku. Ngapain sekarang ribut kayak gini? Nggak tahu malu.” Tatapannya pada wanita itu begitu lembut, sementara ejekan dalam sorot matanya saat memandangku terasa begitu nyata. Aku pun merasa semuanya nggak berarti lagi. Aku tundukkan kepala dan kirim pesan ke kakakku agar ia menyetujui perjodohan dengan Keluarga Mosana. Kemudian aku menatapnya sambil tersenyum. “Oke, kalau gitu, selamat tinggal.”
Merelakan Cinta Pertama, Menerima Perjodohan yang Ditetapkan - undefined novela & novela
Auraz
"Pa, Ma, aku sudah setuju pulang ke kampung halaman untuk ikut perjodohan dan menikah. Aku akan pulang akhir bulan ini." Awal musim semi, udara masih dingin. Sambil membuka pintu, Kathleen berbicara di telepon. Suaranya yang lembut hanyut bersama hujan yang deras. Dia merapatkan kerah bajunya, lalu mendengar kedua orang tuanya di seberang telepon menghela napas lega. "Kathleen, kesehatan Papa dan Mama makin menurun beberapa tahun ini. Kami cuma berharap kamu bisa segera berkeluarga. Bagus kalau kamu sudah memikirkannya dengan matang. Nanti setelah kamu pulang, Ibu akan minta Tante Olivia atur beberapa calon yang cocok untuk kamu temui." Mendengar orang tuanya sudah mulai mengatur semuanya, tatapan Kathleen sedikit bergetar, seolah-olah belum sepenuhnya sadar. Setelah berbasa-basi beberapa kalimat lagi, telepon pun ditutup. Dia melirik rumah itu sekilas, lalu kembali ke kamar dan mulai membereskan barang-barangnya.
Merenungi Masa Lalu di Bawah Mentari Senja - undefined novela & novela
Semi
Sehari setelah wanita yang dianggap cinta sejati oleh suami Therina itu memfitnah bahwa Therina telah menabraknya dengan mobil, suami Therina bersama kedua putra mereka menggantung adik laki-laki Therina di atas kuali minyak raksasa yang mendidih, mengancam akan menggorengnya hidup-hidup. Therina berlari ke sana seperti orang gila, tetapi para pengawal menahannya dengan kuat. "Sudah tahu kesalahanmu?" Vandero berdiri di samping dengan setelan rapi. Sorot matanya dingin dan tajam, suaranya pun terdengar dingin, "Setelah ini, masih berani menyakiti Sylva lagi?" "Aku nggak menabraknya!" Therina menangis sambil meronta. "Vandero, lepaskan adikku! Dia baru delapan belas tahun, baru saja diterima di ITB!"
ANTERIOR
123
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status