Novels
Short Stories

Genres

Mafia×
All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Gairah
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

27
All
Mandiri
Pelakor
Psikopat
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Show more

Plot & Setting

27
Penyesalan×
All
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Show more

Themes

16
Plot Twist×
All
Plot Twist
Drama
Gairah
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Show more

Plot Twist Mafia Short Stories & Penyesalan Novels

Discover a collection of engaging Plot Twist Mafia short stories featuring Penyesalan, with compelling plots and immersive storytelling. Perfect for readers seeking one-hour short stories and quick, immersive reads online.
Pacar Bodohku Salah Memilih Korban - Mafia novels & stories
KarenW
Pacarku, Marko, akhirnya mengundangku untuk makan malam Natal bersama keluarganya. Tapi aku pingsan dalam perjalanan ke sana. Dalam keadaan setengah sadar, aku mendengar dia berbisik, “Maaf, Erin. Para preman itu bilang kau tipe bos mereka. Kau terlalu cantik, Sayang. Salahkan saja itu, bukan aku.” “Jangan takut. Kalau kau membantuku melunasi utang … mungkin mereka akan mengizinkanku mendapatkanmu kembali. Aku akan menebus semuanya seumur hidupmu, aku sumpah.” Dia membawaku melewati pintu belakang sebuah kasino. Kasino milik keluargaku. Ternyata bos yang dia maksudkan … adalah kakakku sendiri. Sejak orang tua kami meninggal dalam baku tembak, kakakku telah mengambil tanggung jawab penuh atas diriku. Lebih dari sekadar kakak, dia telah menjadi sosok ayah dan pelindungku. Pacarku yang bodoh itu seharusnya takut. Dia tidak tahu betapa keras kakakku melindungiku, atau betapa kejam dia terhadap siapa pun yang berani menyakitiku.
Pilihan yang Menghancurkan - Mafia novels & stories
Peachy
Aku sedang hamil delapan bulan dan menghadiri sebuah gala amal bersama suamiku, Bos Reyhan Dirgantara, ketika keluarga saingan menyerang kami. Kerumunan langsung panik. Seseorang mendorongku hingga aku terjatuh keras ke lantai. Darah berceceran di mana-mana. Reyhan kehilangan kendali, berteriak memanggil tenaga medis, putus asa ingin menyelamatkan bayiku. Namun ketika aku terbangun, mereka sudah pergi. Keduanya. Tidak ada bayi, tidak ada Reyhan. Aku teringat pada suara tembakan, dan Reyhan melindungiku dengan tubuhnya. Rasa takut yang dingin menyelimuti dadaku. Aku memaksa diri duduk di kursi roda dan meluncur cepat menyusuri lorong. Saat itulah aku mendengar percakapan Reyhan dan dokter itu. "Bos, maafkan saya. Kami sudah melakukan segala yang kami bisa. Bayinya … tidak berhasil diselamatkan." Air mata mengalir di wajahku. Mereka membunuh bayiku. Keluarga saingan itu membunuh bayiku. Tapi kata-kata berikutnya menghancurkan duniaku! "Hanya ada satu tim medis. Saya harus membuat pilihan. Selena … dia juga sedang mengandung anakku." Reyhan menghela napas, lalu memberi perintah, "Jangan ada yang memberi tahu Kayla. Dia akan membesarkan putra Selena sebagai anaknya sendiri. Dia akan menjadi satu-satunya ahli warisku." Aku menutup mulut dengan tangan, pandanganku kabur oleh air mata saat berbalik pergi. Pria yang kucintai ternyata penuh kebohongan! Baiklah. Jika dia menginginkan perang, akan kuberikan.
Tato Pengkhianatan Itu Sudah Kuhapus - Mafia novels & stories
Echo
Lima tahun setelah pernikahanku dengan Yovan Murdaya, seorang Bos Besar mafia, dia meninggalkanku dalam keadaan sekarat saat baku tembak untuk menyelamatkan selingkuhannya, Diana. Aku terbangun tiga hari kemudian di kamar VIP rumah sakit. Tanpa ada permintaan maaf. Yovan bersikap dingin. “Kau itu istriku, tentu saja sudah tahu resikonya. Jadi, jangan lebay.” Lalu, dia menambahkan, “Tapi, Diana berbeda. Dia itu rapuh dan membutuhkanku.” Setelah itu, selama tiga bulan aku diabaikan. Seperti biasa, dia berharap akulah yang akan menyerah dan kembali memohon maaf. Tiga bulan kemudian, aku menyerahkan kesepakatan dengan orang Irlanda kepada Diana begitu saja. Itu kesepakatan besar yang telah kubangun sendiri selama setengah tahun. Yovan mengira itu artinya aku sedang membujuknya. Dia tersenyum, sesuatu yang langka dan tulus akhir-akhir ini. “Sudah kuduga kau akan berubah pikiran. Sebagai hadiah, kita akan pergi ke Vergasi. Aku tahu kau selalu ingin pergi ke sana.” Keesokan harinya, Diana mengeluh bosan, dan Yovan kembali mengingkari janjinya. Dia malah membawa wanita itu ke Vergasi, dan mengatakan padaku bahwa itu karena ada urusan keluarga yang mendesak. Kali ini, aku tidak menangis, juga tidak membuat keributan. Yovan senang aku menjadi begitu pengertian. Tapi dia tidak tahu bahwa sebenarnya aku sudah memutuskan semua hubungan dengan Keluarga Murdaya. Dan, bahwa dia sudah menandatangani surat perjanjian cerai kami. Akhirnya, aku bebas.
Kebangkitan Dokter Karina di Tanah Afrika - Mafia novels & stories
KarenW
Sebelum menyadari semuanya, aku telah menjadi istri tak berharga yang berdiri di samping suamiku, Arya Sudiro, yang merupakan seorang bos mafia. Seorang ibu rumah tangga yang tenggelam dalam urusan rumah, sementara suamiku bermain-main dengan sekretarisnya sendiri, Vina, yang umurnya sepuluh tahun lebih muda dariku. “Dia itu pintar,” kata Arya suatu kali. “Dia tahu bagaimana cara membantuku.” Malam itu adalah ulang tahun pernikahan kami yang kesepuluh. Aku melihat sebuah gaun mewah rancangan desainer dan kalung yang diletakkan di ruang tamu. Untuk sesaat, aku merasa sangat bahagia. Aku mengira Arya akhirnya memutuskan untuk mengajakku ke pertemuan para bos mafia tahunan dan memperkenalkanku sebagai istrinya. Tapi ternyata gaun dan perhiasan itu untuk Vina. Malam itu, aku juga memergoki Arya sedang menyelinap masuk rumah bersama Vina. Keduanya tampak mabuk, mereka saling bermesraan seolah tidak ada siapapun di rumah itu. Aku pun menelepon seseorang. “Saya bersedia bergabung dengan program Dokter Lintas Batas. Saya akan pergi ke sana.” Sebelum menikah dengan Arya, aku sudah memiliki masa depan gemilang di bidang kedokteran. Tetapi, aku memutuskan untuk melepaskan semuanya demi pria itu. Dan, sekarang? Sudah saatnya untuk kembali memikirkan diri sendiri dan meninggalkan semua yang sebenarnya tidak pernah menjadi milikku.
Ketika Kekasih Masa Kecil Menggantikan Posisi Istri Rahasia - Mafia novels & stories
Liora Z
Aku menikah diam-diam dengan Bos Matt. Setiap kali dia tidur dengan kekasih masa kecilnya, dia berjanji akan memberiku pernikahan sungguhan di depan lima keluarga. Selama lima tahun, Matt sudah berjanji padaku sebanyak 99 kali. Selama 99 kali itu pula, dia meninggalkanku di altar. Pertama kalinya, itu karena kucing pemenang penghargaan milik Cecilia mati. Untuk menghiburnya, Matt menunda pernikahan selama tiga bulan. Aku berdiri sendirian di altar dengan mata memerah dan berusaha menenangkan para tetua keluarga. Kedua kalinya, Cecilia mengamuk di kasino dan menghancurkan vas antik bernilai triliunan. Matt mengalihkan jet pribadi yang seharusnya digunakan untuk pernikahan dan bergegas ke tempat itu dalam semalam untuk membereskan kekacauannya. Setiap kali tepat sebelum pernikahan kami, kekasih masa kecilnya Matt itu pasti selalu mengalami keadaan darurat. Aku menangis, berteriak, dan bahkan menodongkan pistol ke kepala Matt. Namun, dia hanya menekanku ke dinding dan membungkamku dengan ciuman yang dingin serta kasar. "Dia itu cuma pelampiasan, kamu adalah Nyonya Tanjung sesungguhnya. Jaga sikapmu." Setelah yang ke-99 kalinya, aku akhirnya muak. Aku mendorong berkas itu melintasi meja. Dengan tinta yang masih basah, segel Keluarga Tanjung dicap di bagian bawah berkas itu. "Pernikahan kita, aliansi kita ... sudah berakhir."
Kisah Di Balik Medali Pelindung Suci - Mafia novels & stories
Peachy
Aku menghadang tembakan demi pacarku, Luki. Saat sadarkan diri, aku memutuskan untuk melakukan sedikit trik padanya. Aku bilang padanya kalau aku terkena amnesia. Aku ingin melihat apa yang akan dia lakukan. Namun, aku justru melihat kilatan rasa gembira di sorot matanya. Tapi selanjutnya, Luki membawa sepupunya yang bernama Derry. Dia adalah Sang Ketua, bos dari keluarga mafia. "Ini tunanganmu, Derry. Kalian sudah bertunangan selama dua tahun." Derry, pria yang konon sangat membenciku itu, sekarang dia menatapku seolah aku adalah seluruh dunianya. "Iya," katanya. "Aku tunanganmu." Baiklah. Aku akan ikuti permainan ini. Aku perlu tahu apa yang sedang dimainkan Luki. Malam itu, aku melihat rekaman kamera pengawas saat di rumah Derry. Luki terlihat sedang di ranjang dengan wanita lain. Luki menciuminya seperti kelaparan, merasuki tubuhnya, dan bahkan menjelek-jelekkan aku. "Biar sepupuku menjaga Lisa sebentar. Dia sangat posesif. Kaulah yang benar-benar kubutuhkan, Shelly." Hatiku hancur berkeping-keping. Dia menyerahkanku pada pria lain karena ingin bersenang-senang. Baiklah. Aku juga bisa. Jadi, aku juga akan mencari tunangan baru. Aku mengenakan gaun pengantin, lalu mencium Derry, sebuah ciuman yang dalam dan membara tepat di depan Luki. Dan, saat itulah dia akhirnya menyesal. Dia kehilangan kendali, mengatakan bahwa dia sudah salah dan memohon agar aku kembali padanya.
Cinta Suamiku Terbagi Untuk Wanita Lain - Mafia novels & stories
KarenW
Saat aku hamil tiga bulan, wanita yang disebut sebagai adik tiri dari suamiku, Ruby, muncul di depan pintuku. Dengan perut buncitnya, Ruby berkata, "Nyonya, karena hari perkiraan kelahiran anakku sudah sangat dekat, aku pikir kamu harus tahu ... pewaris Bos ada di dalam perutku." Ruby meletakkan semuanya di hadapanku mulai dari foto-foto intimnya dengan Kaleb, catatan transfer uang mingguan yang dikirim Kaleb padanya, dan bahkan akta dari sebuah vila. Tanggal paling awal dari semua ini terjadi adalah saat aku kehilangan bayi pertama kami dan dokter berkata aku akan sulit untuk bisa hamil lagi. Selama bertahun-tahun ini, aku terus menjalani program bayi tabung dan berusaha keras untuk bisa mengandung anak kami lagi. Sementara itu, Kaleb malah bermain-main dengan wanita yang disebut sebagai adik tirinya itu. Jika Kaleb memang sangat menginginkan wanita lain, aku akan membiarkannya memiliki wanita itu. Lagi pula, aku memang sudah tidak berniat untuk tinggal di sini lagi. Aku sudah merencanakan kepergianku.
Cinta Buta Sang Mafia - Mafia novels & stories
Mountain
Suamiku, Rian adalah sosok bos mafia yang paling ditakuti di Keluarga Liam dan dia selalu benci anak kecil. Namun, semuanya berubah sejak adik tiriku, Melisa pindah ke rumah sebelah bersama bayinya yang baru berusia enam bulan. Tiba-tiba saja, suamiku jadi sangat terobsesi dengan bayi itu. Dia menyuapi susu sendiri, menyanyikan lagu dan bahkan menggendong bayi itu ke mana pun dia pergi. Setiap hari dia pulang subuh dalam keadaan lelah, tapi wajahnya selalu dihiasi senyuman, seolah-olah bayi itu telah menyita seluruh jiwanya. Sementara aku menjadi sosok transparan di dunianya. Tiga hari yang lalu, mobilku diserempet orang dengan sengaja hingga menabrak pembatas jalan. Dengan kening berdarah dan kepala pening, aku meneleponnya lima puluh lima kali. Tak satu pun panggilanku diangkat, tapi dia malah mengunggah foto bayi itu di media sosialnya dengan keterangan, [Malaikat kecil sudah bisa tersenyum hari ini!] Aku sudah muak. Malam ini, di acara perjamuan makan keluarga yang dihadiri semua anggota keluarga. Aku menghabiskan gelas terakhirku dan meletakkannya. “Aku mau cerai.” Semua orang ternganga. “Kamu sudah gila?” teriak orang tuaku. Rian mencengkeram pergelangan tanganku dengan tatapan tidak percaya. “Yossi, hanya karena aku sibuk mengurus bayi dan nggak angkat teleponmu, kamu mau minta cerai?” “Bisa-bisanya kamu cemburu sama bayi enam bulan?” Aku tak membalas tatapannya. Mataku malah tertuju pada bekas cupang yang mencolok di belakang telinganya. “Kalau kamu memang begitu sayang sama bayi itu, aku akan merestui keinginanmu. Silakan jadi ayah dari anak itu saja,” ujarku dengan tenang.
Empat Hadiah Perpisahan, Merayakan Kehancuran - Mafia novels & stories
Peachy
Aku adalah penasihat terbaik Keluarga Hara, otak di balik semuanya. Hari ini, aku memutuskan untuk pergi, menyerahkan pembukuan dari semua bisnis legal yang selama ini aku kelola dan memutuskan ikatan terakhirku dengan mereka. Anak didikku tidak mengerti. "Kamu masa depan keluarga ini, Aurel. Kamu nggak bisa pergi begitu saja." Aku menggeleng dengan senyum getir. Mereka tidak tahu kalau aku sudah diam-diam menikah dengan sang bos mafia, Viktor Hara, selama tiga tahun. Aku kira penampilanku, kecerdasanku, dan semua yang sudah aku berikan kepadanya cukup untuk mendapatkan seluruh cintanya. Tiga bulan lalu, sebuah serangan di pelabuhan menunjukkan kenyataan yang sebenarnya. Aku tertembak. Keadaan sedang genting dan aku butuh dokter bedah keluarga, yang hanya bisa dipanggil dengan perintah langsung dari Viktor. Aku meneleponnya lebih dari belasan kali. Saat akhirnya dia mengangkat, yang kudengar justru suara lembut yang terengah-engah di seberang sana. "Viktor, kita belum memotong kue ulang tahunku. Kamu mau pegang tanganku dan memotongnya bersama?" Suara itu .... Itu sahabat terbaikku. Wanita yang dulu pernah disukai Viktor. Karina. Di rumah persembunyian, tubuhku melemah karena kehilangan banyak darah. Aku mencabut peluru itu sendiri, lalu menyuruh anak buahku membawaku ke klinik keluarga secepat mungkin. Tepat sebelum aku didorong masuk ke ruang operasi, Viktor menerobos masuk, sambil menggendong Karina. Pergelangan kakinya terkilir dan dia butuh dokter secepat mungkin. Dokter bedahku dibawa pergi. Antibiotik datang terlambat dan lukaku pun terinfeksi. Aku berjuang antara hidup dan mati selama seminggu. Saat akhirnya aku sadar, aku menatap ponselku. Tidak ada satu pun pesan. Air mataku pun akhirnya menetes. Aku mengerti sekarang. Aku hanyalah wanita yang terpaksa dia nikahi setelah dia dibius dan tidur denganku. Sebuah skandal yang harus ditutup. Yang dia pedulikan hanyalah nilai diriku dan reputasinya. Sedangkan aku? Putri rahasia Keluarga Suwandi, yang sudah mengorbankan segalanya untuk membangun kekuasaan suaminya. Semua itu menjadi sia-sia. Jadi, aku menyiapkan empat hadiah perpisahan. Sebuah perayaan atas kehancuran kami bersama. Setelah itu, dia tidak akan pernah melihatku lagi.
Belenggu Sang Bos Mafia - Mafia novels & stories
Lotus
Seminggu sudah berlalu, dan Tonny akhirnya menyadari bahwa aku tak lagi meminta-minta uang padanya. Saking senangnya, pria itu sampai meluangkan waktu untuk mengirimiku pesan singkat, sebuah pujian yang langka. [Sayang, akhirnya kamu paham juga caranya jadi istri ketua mafia yang pantas.] Dia bahkan menambahkan janji manis. [Obat khusus buat ibumu sudah aku kirim. Selama kamu bersikap manis dan tidak serakah, aku akan kasih segalanya buat kamu.] Tonny tidak tahu, saat pesan itu masuk, aku sedang berdiri di depan mesin cetak, menunggu lembar demi lembar surat cerai keluar. Saat itu aku masih mengenakan gaun usang dari tiga tahun yang lalu. Di balik kemewahan statusku sebagai istri ketua mafia yang ditakuti, tak ada yang percaya bahwa untuk sekadar membeli pembalut pun, aku harus mengemis pada Helen, orang kepercayaannya. Aku pun harus mengajukan izin tiga hari sebelumnya hanya untuk bisa keluar rumah. Tonny selalu berdalih bahwa itu semua demi melindungiku. "Di luar sana terlalu berbahaya, Sayang. Kamu cukup diam di rumah aja." Namun, segalanya hancur seminggu yang lalu. Saat Ibu kritis, aku memohon pada Helen agar mengizinkanku pergi tanpa melewati prosedur birokrasi yang konyol itu. Helen sengaja menahanku selama lima hari dan baru melepaskanku setelah Ibu mengembuskan napas terakhir. Obat khusus? Buat apa lagi? Ibu sudah tiada, dan kesabaranku pun sudah habis.
Kamu Hanya Beban, Mati Saja - Mafia novels & stories
Shirley
Di lounge VIP sebuah kasino bawah tanah, Maura, putri keluarga Fontana, telah dicekoki terlalu banyak minuman keras. Didorong oleh alkohol, seseorang pancing dia untuk ungkapkan hal paling nggak tahu malu yang pernah dia lakukan demi menangkan hati sang ketua mafia. Maura putar gelas di tangannya, lalu tunjuk ke arahku yang sedang bagikan kartu di balik meja, sebelum dongakkan kepalanya dan tertawa lepas. “Tujuh tahun lalu, waktu Doni koma setelah baku tembak, aku ambil HP-nya. Dan aku hapus pesan minta tolong yang dikirim jalang itu. Sampai nggak tersisa sedikit pun. Lalu aku balas atas namanya Doni: Kamu cuma beban. Pergi mati saja.” “Kalian nggak akan pernah bisa tebak apa yang terjadi setelahnya. Si bodoh itu sepanjang malam berdiri di luar rumah persembunyian dalam hujan deras, seperti anjing liar. Aku hampir mati ketawa .…” Ruangan itu meledak oleh tawa penuh ejekan. Hanya pria yang duduk bak raja di ujung meja yang tetap diam. Gelas wiski kristal di tangannya pecah dengan suara retakan tajam. Darah bercampur dengan cairan alkohol, mengalir lewati urat di punggung tangannya sebelum menetes ke karpet. Tatapannya yang merah penuh amarah terkunci ke arahku. Dengan tenang, aku bagikan kartu terakhir di hadapannya, lalu sodorkan saputangan sutra putih yang bersih. “Ketua Doni, sebaiknya kamu bersihkan tanganmu. Darah di meja itu bawa sial.” Lagian, ada noda yang nggak pernah bisa dihapus.
Dia Pergi Sehari Sebelum Aku Jadi Istrinya - Mafia novels & stories
Shirley
Tunanganku nggak datang ke makan malam gladi resik pernikahan kita di kediaman Keluarga Kusuma. Menjelang tengah malam, sebuah pesan dari Martin Kusuma masuk. Kirana hamil. Itu bukan anakku. Tapi aku harus nikahin dia. Anak itu butuh marga Kusuma agar bisa diakui secara sah. Pernikahan kita bakal ditunda sampai tiga tahun ke depan. Kita harus jaga jarak sampai saat itu. Kamu yang harus hadapi para tetua keluarga. Apa pun yang kamu lakukan, lindungi Kirana dari mereka. Kasih tahu ke semua orang kalau kamu yang batalkan pernikahan ini. Aku menatap layar dan mengetik balik hanya satu kata. [Oke]. Aku sudah muak dengannya. Sejak awal, aku memang nggak pernah ingin nikah dengan dia.
Sistem Yang Memberiku Keadilan - Mafia novels & stories
Aria Salvatore
Ketika aku kembali ke Keluarga Virera sebagai anak perempuan mereka yang telah lama hilang, aku malah mengenakan pakaian bekas adik angkatku, dan sopir keluarga hanya datang untuk menjemputnya. Namun, mereka justru merasa bersalah terhadap anak perempuan yang telah mereka besarkan selama ketidakhadiranku. Jadi, ketika pemerintah meluncurkan Sistem Perlakuan Adil, mereka mendaftarkan seluruh keluarga sebelum aku sempat menyadarinya. Ayahku menghela napas lega. "Sistem ini akan menegakkan keadilan yang tidak bisa diganggu gugat, dan Bianca tidak akan pernah menderita lagi." Ibu menggenggam tanganku, suaranya tidak memberi ruang untuk bantahan. "Kau kembali ke rumah ini dan mencuri semua yang sudah menjadi miliknya. Itu tidak adil buat Bianca." Kakakku bahkan tidak berusaha menyembunyikan rasa jijiknya. "Aku hanya mengakui satu adik. Kau sudah mendapatkan lebih dari yang pantas kau terima. Jangan coba-coba berulah." Aku menyantap makanan sisa, sementara dia memiliki koki pribadi. Aku berkeringat tinggal di dalam gudang, sementara dia tidur di kamar yang dirancang khusus. Aku hampir tertawa. Ketika Sistem tersebut mulai beroperasi, justru merekalah yang hancur berantakan.
Kembaran Terlupakan: Satu Dicintai, Satu Diabaikan - Mafia novels & stories
Cocojam
Di Keluarga Paladin, setiap anak lahir dengan sebuah cip. Cip itu menyatu dengan bio-arloji di pergelangan tangan mereka, layarnya terus menghitung mundur setiap detik dari sisa hidup yang mereka miliki. Semua orang bisa melihat angka di arloji saudara kembarku terus berkurang. Begitu juga di arlojiku. Mereka semua tahu dia akan meninggal tepat di hari ulang tahun kami yang ke-18. Karena itu, Vivian menjadi putri yang tidak tersentuh di dunia kami yang kejam. Semua gaun bertabur berlian menjadi miliknya. Semua perhiasan paling langka juga menjadi miliknya. Bahkan sisa rasa kemanusiaan ayahku yang terakhir juga hanya diberikan untuknya. Sedikit kehangatan yang hanya terlihat saat pistol ayahku sudah disarungkan kembali. Dulu, aku merasa kasihan padanya. Waktunya terus berkurang. Namun, ya Tuhan ... aku juga iri padanya. Dia punya semua yang tidak pernah kumiliki, kasih sayang orang tua kami. Lalu, pada malam pesta ulang tahun kami yang ke-18 .... Orang tuaku khawatir aku akan membuat keributan. Mereka takut aku akan menyinggung bos mafia dari keluarga sekutu kami. Jadi, mereka mengunciku di ruang bawah tanah. Lembap. Dingin. Sementara demam parah membakar seluruh tubuhku. Aku terus menggedor-gedor pintu kayu ek yang berat itu sampai suaraku serak. "Mama, tolong! Keluarkan aku! Tubuhku panas sekali. Kepalaku sakit banget ...." Dari luar, suara ibuku terdengar dingin dan tak tergoyahkan. "Cukup, Lilian! Hari ini ulang tahun adikmu yang ke-18. Hari terakhirnya hidup! Berhenti cari perhatian! Apa kamu nggak bisa menahan diri demi kehormatan keluarga kita?" "Tapi aku benar-benar sakit ...." Suara langkah kakinya makin lama makin menjauh, sampai akhirnya lenyap. Lalu, kegelapan menelanku sepenuhnya. Di pergelangan tanganku, bio-arloji itu terus berkedip dan menunjukkan peringatan darurat. [ PERINGATAN KRITIS: Tanda vital tidak cocok. Data cip yang terhubung tidak kompatibel. Harap verifikasi pengguna. ]
Rasa Lelah yang Mencapai Puncah, Aku Tak Ingin Lagi Menikah - Mafia novels & stories
Bagel
Pacar mafiaku, Fendy, selalu bertengkar dengan sahabat masa kecilnya, Amanda. Di hari ulang tahunku, Amanda memberiku sebuah bullet vibrator. "Nih. Buat ronde kedua, kalau-kalau perlu. Aku lebih tahu stamina dia daripada siapa pun." Fendy melemparkan sebotol foundation berwarna pucat ke arahnya. "Pakai yang lebih banyak lagi. Siapa tahu akhirnya ada yang mau sentuh kamu." Mereka saling mendorong saat keluar, lalu membanting pintu di belakang mereka. Lilin di atas kue ulang tahunku habis meleleh hingga padam, sementara aku duduk sendirian di meja makan. Saat kedua keluarga kami pertama kali mengadakan makan malam resmi bersama, Amanda tersenyum dan menyelipkan sebotol kecil pelumas ke tangan Fendy. "Ambil. Biar kamu nggak bikin gadis malang itu menderita." Ekspresi Fendy langsung menjadi muram. "Masih lebih baik daripada kamu yang menangis malam-malam sambil memeluk guling." Kali ini, Fendy mengatur liburan ke sebuah pulau pribadi. Seorang teman kami diam-diam memberitahuku bahwa dia berencana melamarku di atas tebing saat matahari terbenam. Setelah tujuh tahun menjalin hubungan, aku berkata pada diri sendiri bahwa inilah akhirnya. Garis akhir yang selama ini kutunggu akhirnya sudah di depan mata. Aku berdandan dengan sangat teliti, mengenakan gaun termahal yang kumiliki, lalu berjalan menuju helipad. Aku membuka pintu helikopter. Amanda sudah duduk di kursi kopilot. Dia mengangkat alis saat melihatku. "Chloe, kamu datang? Aku agak klaustrofobia, jadi kamu nggak keberatan kalau aku duduk di depan, 'kan?" Fendy yang sedang memegang kendali helikopter menoleh dan mengamatiku. "Chloe, kamu duduk di belakang saja. Aku khawatir dia tiba-tiba mengamuk, lalu mulai mencakar dan menggigit. Nanti suasananya jadi rusak." Sebelum aku sempat mengatakan apa pun, Amanda sudah lebih dulu membalas, "Apa maksudmu? Aku ini beban buatmu?" "Bukan baru hari ini aku mikir begitu. Kenapa kamu drama sekali hari ini?" Perdebatan mereka berlangsung begitu alami, seolah-olah mereka telah mengulang naskah yang sama ribuan kali. Pada saat itu, kelelahan yang telah menumpuk selama tujuh tahun terakhir tiba-tiba menghantamku. Untuk pertama kalinya, aku menyadari bahwa aku tidak lagi ingin menerima lamarannya.
Istri Rahasia Sang Ketua Mafia yang Hilang - Mafia novels & stories
Echo
Aku adalah Kepala Penasihat Hukum untuk Darius Pradana, ketua mafia besar Keluarga Pradana. Dan aku juga istri rahasianya. Pada malam hari, dia akan tarik aku ke dalam pelukannya, luapkan gairahnya yang kasar dan nggak terkendali, tinggalkan tanda-tanda di tubuhku, sebuah klaim brutal yang nggak pernah bisa aku tolak. Namun di siang hari, aku hanyalah pengacaranya. Yang dia kasih ke aku hanya perintah-perintah dingin tanpa perasaan. Kita hidup seperti itu selama tiga tahun. Hingga akhirnya aku putuskan, aku sudah nggak sanggup lagi. Tapi dia nggak boleh tahu. Ketika aku serahkan surat cerai yang aku sembunyikan dalam bentuk dokumen laporan pengiriman dan dia tanda tangani namanya di sana, napas yang tanpa sadar aku tahan akhirnya terlepas begitu saja. Selama tujuh tahun aku terus kejar dia, dan nikah dengannya selama tiga tahun. Apa pun yang tersisa di hatiku akhirnya berhenti berdetak. Aku tahu, aku nggak akan pernah bisa miliki dia. Karena hatinya sudah lebih dulu dimiliki orang lain, Angelina Sutrisno, adik perempuan bawahannya. Dia masih ingat restoran favorit Angelina. Dia mabuk kebahagiaan waktu tahu Angelina ajukan cerai. Bahkan, dia tempatkan pengawal pribadinya di depan pintu wanita itu. Semua itu adalah bentuk perhatian yang nggak pernah aku terima. Jadi aku tipu dia agar tanda tangani surat cerai itu, kemasi barang-barangku, lalu menghilang. Yang nggak pernah aku bayangkan adalah apa yang terjadi setelah aku pergi. Dia pasang harga selangit untuk temukan aku, bahkan umumkan ke seluruh dunia kalau aku adalah istrinya.
Aku Menikahi Pamannya, Baru Dia Menyesal - Mafia novels & stories
sago pudding‌
Seminggu sebelum hari pernikahan, Liam Suwanto diam-diam ganti nama calon mempelai pria di formulir pendaftaran pernikahan. Nama yang semula miliknya diganti jadi nama pamannya sendiri, Edwin Suwanto, ketua mafia baru Keluarga Suwanto. Seorang temannya menatap dia dengan wajah terkejut. "Kamu sudah gila, yah? Selena sudah tunggu kamu selama tujuh tahun. Di mata semua orang, dia hampir dianggap perawan tua! Dan sekarang kamu justru serahkan dia ke pamanmu yang paling kejam itu?" Liam hanya tersenyum santai. "Lena dan aku kalah dalam sebuah taruhan. Aku sudah janji akan penuhi satu permintaannya." "Lagian, begitu Selena tahu namanya diganti, dia pasti akan panik lalu lari cari aku untuk minta perbaiki semuanya." "Dan lagi, mana mungkin pamanku beneran mau nikahi Selena? Begitu tahu kesalahan itu, dia pasti langsung batalkan pertunangannya. Dan pada akhirnya, Selena tetap akan jadi istriku." Nada suaranya terdengar begitu ringan, seolah semua itu cuma permainan saja. Teman-temannya langsung tertawa terbahak-bahak. Sementara itu, aku telah berdiri di balik pintu cukup lama, dengarkan setiap kata yang mereka ucapkan. Sedikit demi sedikit, hatiku jadi beku. Hari pernikahan akhirnya tiba. Aku tetap datang seperti yang telah direncanakan. Sementara itu, Liam, pria yang selama ini selalu angkuh dan merasa segalanya berada dalam genggamannya justru jadi gila saat berusaha terobos masuk ke dalam gereja. "Aku pengantin prianya! Aku yang seharusnya jadi pengantin prianya!"
Jujur atau Tantangan: Aku Pilih Pergi - Mafia novels & stories
Bagel
Setiap kali bermain game "Jujur atau Tantangan", Clara, teman masa kecil pacarku, selalu menantang Ronan untuk mengerjaiku, sedangkan Ronan tidak pernah menolak, dia berpura-pura melamarku. Terakhir kali, aku sempat percaya dengan tipuan mereka. Aku mengulurkan tangan dengan senang hati, tetapi komponen di dalam cincin itu tiba-tiba menjepit jariku, seketika itu juga aku menjerit kesakitan. Ronan dan Clara tertawa terbahak-bahak, mengabaikan jariku yang sudah membiru karena terjepit. Setelah itu, Ronan menahanku di dinding dan bersumpah bahwa dia akan serius melamarku tahun ini. Sehingga ketika pengawalnya mengantarku ke klub elite tempat kami pertama kali bertemu, aku mengenakan gaun sutra putih yang mahal, menata rambut, bahkan berdandan secantik mungkin. Aku juga membayangkan momen lamaran yang mengharukan, membayangkan aku menganggukkan kepala dan menjawab, "Ya, aku bersedia." Namun begitu aku membuka pintu ruang VIP, betapa terkejutnya diriku, ada seseorang yang mengguyur segelas anggur merah ke wajahku. Minuman itu menetes dari dagu dan membasahi gaunku. Tawa seorang wanita langsung pecah di tengah kerumunan. "Sudah kubilang, Aurora pasti datang, 'kan? Ronan, kamu kalah!" Ronan menghampiriku dengan wajah pasrah. Pria itu mengusap wajahku menggunakan tisu dengan lembut, nada suaranya masih selembut biasanya. "Kamu dandan demi aku, ya? Sayang sekali, gaunmu jadi kotor." "Clara menantangku bertaruh apakah kamu berani datang ke klub kita malam ini, aku yakin kamu pasti datang. Taruhannya seperti ini: Kalau kamu nggak datang, aku akan melamarmu besok. Sebaliknya, kalau kamu datang, maka lamaran ini diundur tahun depan." "Maaf, Sayang. Karena kamu datang, jadi kita batal menikah tahun ini." Aku menatapnya. Setelah terdiam lama, aku bertanya, "Apa kamu ingat besok itu hari apa?" Pria itu mengangkat bahu sambil tersenyum. "Tentu, besok adalah hari jadian kita yang keenam tahun, aku nggak mungkin lupa." Anggur merah itu mengalir melewati tulang selangkaku, rasa dingin dan lengketnya membuat tubuhku menggigil. Tiba-tiba, semua terasa sia-sia. Hari jadian kami tidak berarti apa-apa dibandingkan dengan salah satu lelucon mereka ini. Orang sepertiku tidak pernah bisa menang melawan teman masa kecilnya, Clara. Aku melepaskan gelang perak yang terus kupakai selama enam tahun dari pergelangan tanganku. "Semua sudah berakhir, kita putus!"
Putri yang Mereka Biarkan Mati - Mafia novels & stories
Finn
Bella Basuki sekarat. Leukemia mieloid akut stadium tiga. Dokter keluarga kabari aku lewat telepon, satu-satunya harapan adalah transplantasi sumsum tulang. Dibutuhkan donor yang benar-benar cocok. Dan saudara kembar identik punya tingkat kecocokan hingga sembilan puluh sembilan persen. Aku remas lembar hasil diagnosis itu. Di bagian paling atas tertulis namaku: Gemma Basuki. Namun suara dokter bergetar saat dia berulang kali minta maaf. Terjadi kesalahan administrasi. Yang sakit bukan aku. Melainkan saudara kembarku Bella. Dan obatnya adalah aku. Aku harus segera pulang. Hujan menghantam jendela taksi tanpa henti. Sepanjang perjalanan, aku terus bayangkan gimana semuanya akan terjadi. Ayah akan letakkan cerutunya. Ibu akan terkejut. Lalu aku akan jelaskan kekeliruan itu. Nama di laporan itu memang namaku, tetapi hasil pemeriksaan darah adalah milik Bianca. Aku masih bisa perbaiki semuanya sebelum terlambat. HP-ku tiba-tiba menyala. Grup keluarga. Sebuah pesan singkat dari Ayah muncul di layar. [Gemma divonis penyakit terminal. Bianca nggak boleh jadi pendonor. Ini keputusan keluarga.] Darahku seketika membeku. Mereka sudah lihat berkas yang salah kirim. Mereka kira akulah yang lagi sekarat dan mereka pilih biarkan aku mati. Saat aku dorong pintu rumah hingga terbuka dan lihat sosok Ayah berdiri di sana, aku langsung rasakan hawa di sekelilingku berubah. Seolah suhu ruangan mendadak turun drastis. Seakan seluruh dunia membeku di sekitarku. Mataku mulai terasa panas. Air mata menggenang, nggak mampu kutahan lagi. "Ayah," ucapku lirih, berusaha jaga suaraku agar nggak pecah. "Aku mau tanya sesuatu." Dia angkat kepala dari cerutunya dengan raut kesal. "Kalau yang sedang sekarat itu Bianca," bisikku. "Apa Ayah akan minta aku donorkan sumsum tulangku untuk selamatkan dia?" Ruangan itu langsung sunyi. Ayah perlahan letakkan cerutunya. Keheningan panjang penuhi udara. "Aku nggak akan lakukan itu," jawabnya akhirnya. "Tentu saja nggak. Keluarga kita punya cukup sumber daya. Kita akan cari pendonor lain. Kita nggak akan pernah minta kamu ambil risiko sebesar itu." Senyum tipis terukir di bibirku. Senyum kecil yang pahit. "Bagus," kataku pelan. "Itu jawaban ayah sendiri, jangan nyesal nanti."
Putri Kesayangan Sang Ketua Mafia - Mafia novels & stories
Vesper Shaw
Ayahku adalah Enzo Kusnadi, sang ketua mafia dari salah satu keluarga mafia paling berkuasa di Nevala. Dan aku adalah putrinya, sang putri kecil yang paling dia sayangi. Harta paling berharga dalam hidupnya. Ayah sembunyikan aku dari dunianya demi lindungi aku. Namun dia juga nggak ingin aku hidup sendirian. Karena itu, dia atur sebuah pernikahan untuk aku. Pria yang akan jadi suamiku adalah Leon Sudirman, putra dari pria terkaya di Nevala. Tampan, kaya raya, dan seorang bintang baru yang sedang bersinar di dunia bisnis. Jika dilihat dari luar dia adalah pria yang sempurna. Untuk pernikahan kita, Ayah bahkan pesan gaun pengantin khusus yang dibuat oleh seorang desainer ternama dari Milana. Hari ini adalah jadwal fitting gaunku. Namun begitu aku melangkah masuk ke butik pengantin itu, jantungku seakan berhenti berdetak. Nina Melati, teman masa kecil Leon, sedang kenakan gaun pengantinku. Saat lihat aku, senyuman kecil penuh kesombongan perlahan muncul di sudut bibirnya. Lalu dia ambil sebuah gaun pengiring pengantin putih berbahan poliester murahan dari atas meja dan lemparkan itu ke tanganku. "Pakai ini," katanya sambil angkat dagunya, seolah tempat itu adalah miliknya. "Kamu bisa pakai ini saat upacara nanti." Aku menatap kain tipis dan murahan di tanganku. Kemudian aku kembali menatapnya. Suaraku berubah jadi dingin. "Aku ini calon pengantin wanita. Kamu malah suruh aku pakai ini?" Nina tertawa kecil. Tawanya tajam dan penuh penghinaan. "Sudah, turuti aku saja dan nggak usah buat masalah. Leon sudah putuskan aku yang akan jalan menuju altar gantikan kamu. Sedangkan kamu cukup berdiri di sana seperti pengiring pengantin yang baik. Ikuti saja semuanya sampai selesai." Selama beberapa detik, aku nggak mampu berkata apa-apa. Lalu aku keluarkan HP-ku. Aku cari nomor Leon dan langsung telepon dia. Telepon itu berdering dua kali sebelum akhirnya diangkat. "Leon, soal Nina yang akan gantikan aku di altar. Apa menurutmu, kamu nggak mau jelasin ke aku?"
PREV
1234
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status