Novels
Short Stories

Genres

All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Romansa Menggoda
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

27
All
Psikopat
Mandiri
Pelakor
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Show more

Plot & Setting

27
Penyesalan×
All
Dewasa 18+
Menggoda
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Kehamilan
Penebusan
Sistem
Nikah Kontrak
One Night Stand
Cinta Lama Bersemi Kembali
Kekuatan Super
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Petualangan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Pusat Perhatian
Show more

Themes

15
Plot Twist×
All
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Multi POV
Semangat
Show more

Plot Twist Penyesalan Short Stories & Novels

Discover a collection of engaging Plot Twist Penyesalan short stories with compelling plots and immersive storytelling. Perfect for readers seeking one-hour short stories and quick, immersive reads online.
Penolakan Untuk Lamaranku yang ke-18 - undefined novels & stories
Anonima
Saat lamaranku yang kedelapan belas kalinya, Linda lagi-lagi menolakku karena sahabat masa kecilnya. Selama delapan tahun kami berpacaran, aku sudah melamarnya sebanyak delapan belas kali. Namun setiap aku melamarnya, Linda selalu menolak dengan alasan dia tidak bisa meninggalkan sahabat masa kecilnya yang sedang depresi. Aku memandang cincin di tanganku, kali ini aku tidak bisa menahan diri untuk bertanya, “Kalau depresinya sampai seumur hidup, apa berarti kamu tidak akan menikah denganku seumur hidup juga?” Mendengar itu Linda langsung marah, ia merebut cincin yang ada di tanganku lalu melemparnya ke lantai. “Priya, dia itu sahabatku sejak kecil, dia tumbuh bersamaku. Apa kamu ingin aku mengabaikannya begitu saja?” “Lagipula, selama ini kamu sudah bersabar. Kalau mencoba tahan sekali lagi, memangnya kamu tidak bisa?”
Ketika Kekasih Masa Kecil Menggantikan Posisi Istri Rahasia - undefined novels & stories
Liora Z
Aku menikah diam-diam dengan Bos Matt. Setiap kali dia tidur dengan kekasih masa kecilnya, dia berjanji akan memberiku pernikahan sungguhan di depan lima keluarga. Selama lima tahun, Matt sudah berjanji padaku sebanyak 99 kali. Selama 99 kali itu pula, dia meninggalkanku di altar. Pertama kalinya, itu karena kucing pemenang penghargaan milik Cecilia mati. Untuk menghiburnya, Matt menunda pernikahan selama tiga bulan. Aku berdiri sendirian di altar dengan mata memerah dan berusaha menenangkan para tetua keluarga. Kedua kalinya, Cecilia mengamuk di kasino dan menghancurkan vas antik bernilai triliunan. Matt mengalihkan jet pribadi yang seharusnya digunakan untuk pernikahan dan bergegas ke tempat itu dalam semalam untuk membereskan kekacauannya. Setiap kali tepat sebelum pernikahan kami, kekasih masa kecilnya Matt itu pasti selalu mengalami keadaan darurat. Aku menangis, berteriak, dan bahkan menodongkan pistol ke kepala Matt. Namun, dia hanya menekanku ke dinding dan membungkamku dengan ciuman yang dingin serta kasar. "Dia itu cuma pelampiasan, kamu adalah Nyonya Tanjung sesungguhnya. Jaga sikapmu." Setelah yang ke-99 kalinya, aku akhirnya muak. Aku mendorong berkas itu melintasi meja. Dengan tinta yang masih basah, segel Keluarga Tanjung dicap di bagian bawah berkas itu. "Pernikahan kita, aliansi kita ... sudah berakhir."
Adikku Merebut Posisiku di Altar Pernikahan - undefined novels & stories
Anna Smith
Pada hari yang seharusnya menjadi hari pernikahanku, pengantinnya malah bukan aku. Upacara yang sudah kutunggu selama lima tahun berubah menjadi lelucon ketika Valentina, adik perempuanku, melangkah menyusuri lorong marmer dengan gaun pengantin putih. Lengannya melingkar di lengan Luca, pria yang seharusnya berdiri menungguku di altar. "Maafkan aku, Bianca," kata Valentina pelan. "Tapi hari ini kamu bukan lagi pengantinnya." Kemudian, dia menyentuh perutnya, matanya berkilat penuh kemenangan. "Aku hamil anak Luca." Kata-katanya meledak di dalam kepalaku dan seluruh duniaku seolah-olah mendadak sunyi. Seakan-akan takut aku tak akan memercayainya, dia mengangkat sesuatu yang mengilap ke arah cahaya. Gambar USG hitam putih. Tertulis jelas, usia kehamilan 12 minggu. Mataku terasa panas dan perih. Dengan mata berkaca-kaca, aku menoleh ke arah Luca, mati-matian mencari apa pun. Penyangkalan, penjelasan, ataupun penyesalan. Namun, dia hanya menghela napas, lelah dan pasrah. "Bianca, aku minta maaf," katanya tak berdaya. "Valentina nggak punya banyak waktu lagi. Pernikahan ini ... adalah permintaan terakhirnya." "Aku akan menebusnya," tambahnya. "Kita bisa mengadakan pernikahan lain nanti." Ayahku, Moretti, berdiri di belakangnya dengan ekspresi dingin yang sama seperti yang selalu dia tunjukkan sepanjang hidupku. Aku tak pernah melihatnya tersenyum kepadaku, bahkan sekali pun. "Bianca," katanya tajam. "Adikmu sekarat. Biarkan dia yang menikah hari ini." Kakak laki-lakiku mengangguk tanpa mengatakan sepatah kata pun, seolah-olah itu sudah cukup sebagai jawaban yang tegas. Sepanjang hidupku, mereka selalu memilih dia. Air matanya, keinginannya, kebutuhannya, semuanya lebih penting daripada aku. Hari ini pun tidak berbeda. Sesuatu di dalam diriku ada yang retak. Baiklah. Jika tak ada seorang pun di keluarga ini yang peduli padaku, aku akan pergi.
Lima Kursi untuk Mereka, Satu Tiket Pergi untukku - undefined novels & stories
Burgundy
Acara makan bersama untuk merayakan hari kemerdekaan diadakan di rumah kontrakanku. Tiga teman masa kecilku hanya membeli minuman dan camilan, sementara Verren bilang dia tidak bisa memasak. Ada 12 hidangan yang harus kusiapkan. Aku sudah sibuk sejak pukul enam pagi sampai sore. Baru saja semua hidangan tersaji di meja, Verren tiba-tiba menerima telepon dari teman sekamarnya. "Dia nggak punya tempat untuk merayakan liburan. Aku boleh ajak dia nggak?" Aku memandang meja makan kecil yang hanya cukup untuk lima orang. Aku bahkan belum sempat menjawab ketika Casper sudah menarik kursiku. "Bukannya kamu bilang mungkin ada urusan di kantor? Kebetulan, kamu bisa pergi sekarang." Juan, teman masa kecilku yang lain, ikut tersenyum. "Lagian kamu juga makan masakanmu sendiri setiap hari. Nggak masalah kalau sesekali nggak ikut makan." Verren buru-buru melambaikan tangan dan berkata, "Kalau begitu, sudahlah. Biar dia pesan makanan sendiri saja." Ketiganya langsung membujuk Verren. "Dia sudah sampai di bawah. Mana mungkin kita mengusir tamu yang sudah datang?" Pacarku, Terry, memasukkan beberapa lauk yang sudah dingin ke dalam kotak makan hingga setengah penuh. "Ini kusisakan untukmu. Kalau nanti malam lapar, tinggal dipanaskan." "Jangan pasang muka begitu. Orang yang nggak tahu bisa mengira kami bertiga sengaja bersekongkol merundungmu." Aku menatap mereka yang duduk mengelilingi meja makan yang kubeli, menggunakan piring dan peralatan makan yang baru saja kuganti. Ternyata mereka juga tahu bahwa tamu tidak seharusnya diusir. Mereka hanya lupa bahwa akulah pemilik rumah ini. Aku melepaskan kunci rumah dari gantungan kunci milik Terry, lalu berkata, "Malam ini nggak perlu datang lagi." Ini rumahku. Kalaupun ada yang harus diminta pergi, seharusnya bukan aku.
Kebangkitan Dokter Karina di Tanah Afrika - undefined novels & stories
KarenW
Sebelum menyadari semuanya, aku telah menjadi istri tak berharga yang berdiri di samping suamiku, Arya Sudiro, yang merupakan seorang bos mafia. Seorang ibu rumah tangga yang tenggelam dalam urusan rumah, sementara suamiku bermain-main dengan sekretarisnya sendiri, Vina, yang umurnya sepuluh tahun lebih muda dariku. “Dia itu pintar,” kata Arya suatu kali. “Dia tahu bagaimana cara membantuku.” Malam itu adalah ulang tahun pernikahan kami yang kesepuluh. Aku melihat sebuah gaun mewah rancangan desainer dan kalung yang diletakkan di ruang tamu. Untuk sesaat, aku merasa sangat bahagia. Aku mengira Arya akhirnya memutuskan untuk mengajakku ke pertemuan para bos mafia tahunan dan memperkenalkanku sebagai istrinya. Tapi ternyata gaun dan perhiasan itu untuk Vina. Malam itu, aku juga memergoki Arya sedang menyelinap masuk rumah bersama Vina. Keduanya tampak mabuk, mereka saling bermesraan seolah tidak ada siapapun di rumah itu. Aku pun menelepon seseorang. “Saya bersedia bergabung dengan program Dokter Lintas Batas. Saya akan pergi ke sana.” Sebelum menikah dengan Arya, aku sudah memiliki masa depan gemilang di bidang kedokteran. Tetapi, aku memutuskan untuk melepaskan semuanya demi pria itu. Dan, sekarang? Sudah saatnya untuk kembali memikirkan diri sendiri dan meninggalkan semua yang sebenarnya tidak pernah menjadi milikku.
Setelah Aku Meninggal, Putriku Meneleponnya - undefined novels & stories
Naditya
Lima tahun setelah aku meninggal, putriku, Elsy menelepon Gavin Geraldy. Elsy bertanya pada Gavin, "Kamu suka ibuku?" Dia melihat kalimat yang tertera di buku harianku. "Gavin, kamu suka aku?" Tak disangka, Gavin malah menjawab dengan nada sinis, "Ibumu yang suruh kamu tanyakan ini? Anak sendiri pun dia tega manfaatkan? Wanita murahan ini. Sudah nikah sama ayahmu, masih mengharapkanku?"
Dia Pergi Sehari Sebelum Aku Jadi Istrinya - undefined novels & stories
Shirley
Tunanganku nggak datang ke makan malam gladi resik pernikahan kita di kediaman Keluarga Kusuma. Menjelang tengah malam, sebuah pesan dari Martin Kusuma masuk. Kirana hamil. Itu bukan anakku. Tapi aku harus nikahin dia. Anak itu butuh marga Kusuma agar bisa diakui secara sah. Pernikahan kita bakal ditunda sampai tiga tahun ke depan. Kita harus jaga jarak sampai saat itu. Kamu yang harus hadapi para tetua keluarga. Apa pun yang kamu lakukan, lindungi Kirana dari mereka. Kasih tahu ke semua orang kalau kamu yang batalkan pernikahan ini. Aku menatap layar dan mengetik balik hanya satu kata. [Oke]. Aku sudah muak dengannya. Sejak awal, aku memang nggak pernah ingin nikah dengan dia.
Demi Kebebasan, Tak Ada Lagi yang Berjuang - undefined novels & stories
Mohini
Pacarku memiliki gangguan pendengaran. Sering kali, dia tak bisa mendengar dengan jelas apa yang kukatakan. Aku bilang ingin membeli satu set produk perawatan kulit. Namun, dia malah pulang membawa dua set. “Aku salah dengar lagi. Yang satu ini kasih saja ke Luna.” Aku bilang ingin membeli kue manis rasa Osmanthus. Dia malah membelikanku rasa melati. “Aku salah dengar. Luna suka rasa ini. Kalau begitu, kasih dia saja.” Sampai akhirnya, setelah menghabiskan begitu banyak waktu dan tenaga untuk merancang rumah yang akan kami tinggali setelah menikah, aku memintanya membeli sebuah rumah di kota bagian selatan. Namun, pada hari rumah itu akan diperiksa, dia justru mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju kota di bagian utara. Menyadari aku terus diam sepanjang perjalanan, dia kembali meminta maaf. “Aku benar-benar nggak mendengarnya dengan jelas. Aku kira kamu suka pemandangan kota bagian utara. Jadi, tanpa banyak pikir, aku langsung membelinya.” Namun aku tahu. Perusahaan tempat Luna bekerja berada tak jauh dari kota itu. Luna adalah teman masa kecil yang tumbuh bersamanya. Jadi, dia bukan tak mendengarku. Dia hanya tak pernah benar-benar mau mendengarkanku. Saat itu, aku tiba-tiba merasa seluruh tenagaku luruh. Aku membuka suara dengan sangat tenang. “Alvin, kita putus.”
99 Kali Lamaran Berakhir Jadi Prank - undefined novels & stories
Ikan Gelembung
Di hari jadi kelima kami, Jeksen berlutut di tengah ucapan selamat semua orang. “Reiny, maukah kamu menikah denganku?” Namun, wajahku tetap datar tak berekspresi. Sesuai dugaan …. Detik berikutnya, Jeksen melempar cincin di tangannya, membakar gaun pengantin, dan menghancurkan seluruh dekorasi lamaran. Teman masa kecil kesayangannya tertawa terbahak-bahak melihat semua ini. Ini bukan pertama kalinya. Jeksen sudah melamarku 99 kali. Semuanya hanya demi membuat sang teman masa kecil yang depresi itu tertawa. Teman-temannya bersorak sambil mengejek, “Kenapa kali ini Kak Reiny malah sok jual mahal? Cepat terima dong!” “Kami mau lihat kamu ketakutan sampai menangis lagi!” Hatiku tenang, tanpa riak. Aku pun berkata dengan suara datar, “Maaf, aku sudah bertunangan. Baru dua hari yang lalu.” Jeksen tertegun sejenak, lalu mencibir, “Selain aku, siapa lagi yang mau sama kamu?” Semua orang tertawa keras, bahkan mulai bertaruh kapan aku bisa mendapatkan pasangan untuk nikah. Tapi mereka tidak tahu …. Begitu mendengar aku dilamar, pasanganku langsung bergegas kemari untuk merebutku kembali. Sekarang dia sudah dalam perjalanan ….
Tunangan Bermain Kabur dari Pernikahan Bersama Teman Kecilnya - undefined novels & stories
Lora
Teman masa kecil Gevano ingin bermain permainan kabur dari pernikahan. Saat upacara pernikahan baru berlangsung setengah jalan, Gevano menoleh kepadaku dan berkata, “Aku mau menemani Kalila main permainan kabur dari pernikahan. Lima menit lagi aku kembali. Kamu juga tahu dia memang suka iseng, jadi jangan terlalu dipikirkan.” Tanpa menghiraukan laranganku, Gevano langsung menggandeng tangan teman masa kecilnya dan pergi bersamanya. Para tamu memandangku dengan tatapan penuh iba. Aku menggigit bibir, menahan air mata agar tak jatuh, berusaha mempertahankan martabat terakhirku. Setengah jam berlalu, Gevano masih belum kembali. Melihat para tamu mulai hendak pergi, pengiring pengantin pria menelepon Gevano. “Kak Gevano, kapan kamu kembali? Kakak ipar masih menunggumu.” Gevano menjawab santai, seolah tidak ada yang perlu dikhawatirkan, “Aku dan Kalila tiba-tiba memutuskan pergi ke pantai. Sepertinya kami belum bisa pulang dalam waktu dekat. Biarkan saja Thessa menunggu. Toh, dulu demi menikah denganku, dia sampai memutuskan hubungan dengan kedua orang tuanya. Dia nggak bisa hidup tanpaku, jadi menunggu sedikit lebih lama memangnya kenapa? Kalian awasi saja dia, jangan sampai dia buat keributan.” Tanganku yang sejak tadi terkepal erat seketika melemas saat mendengar nada bicara Gevano yang begitu acuh tak acuh. Tatapanku beralih kepada pria yang semula dijodohkan denganku, yang saat itu berada di bawah panggung. Aku tidak membuat keributan sedikit pun. Setelah menyelesaikan upacara pernikahan dengan pria itu, aku segera mengurus surat nikah.
Saat Aku Kehilangan Akal di Kolam Hotel - undefined novels & stories
Hoki
Aku dan ibu mertuaku pergi liburan, setelah check-in di hotel, kami segera menuju kolam renang hotel. Namun terlihat seorang wanita yang berdandan rapi mengerutkan hidungnya sambil mengejek, "Ini hotel mewah, kok bisa ada orang macam-macam begini, jangan-jangan kalian menyelip masuk cuma untuk menebeng kolam hotel." "Renang sekolam dengan kalian, membuatku takut ketularan penyakit!" Aku dan ibu mertuaku segera kehilangan mood, aku menatap dingin dan berkata, "Kolam hotel itu untuk umum, semua tamu yang menginap boleh memakainya. Kalau kamu nggak suka, bangun sendiri di rumahmu." Wanita itu marah dan mengangkat alis sambil berteriak, "Berani kamu bicara lancang padaku! Tahu nggak, hotel ini milik suamiku, kamar suite terbaik di sini selalu menjadi milikku!" "Aku perintahkan kalian pergi dari sini sekarang juga! Tampang miskin begitu, mengotori air kolam saja, sungguh menjijikkan!" Aku dan ibu mertuaku saling bertatapan. Dari mata ke mata, bisa terlihat emosi dingin kami. Hotel ini memang milik Leonidas, tetapi sejak kapan dia menjadi suami orang lain?
Permohonan Terakhir - undefined novels & stories
Danisa
Putri angkat Keluarga Edrick Sanjaya hanya tersedak air kolam renang. Namun, dia mengikatku dan memasukkan tubuhku ke dalam kolam renang, hanya menyisakan celah kecil sekitar dua sentimeter yang kiranya bisa aku gunakan untuk bernapas. Dia berkata. "Kamu akan menanggung dua kali lipat penderitaan yang Cindy alami." Aku tidak bisa berenang, jadi hanya bisa berusaha keras untuk tetap bernapas dan memohon bantuannya sambil menangis. Namun, yang aku dapatkan sebagai balasan adalah teguran dingin darinya. "Kalau nggak diberi pelajaran, kamu nggak akan bisa patuh." Aku hanya bisa meronta dalam keputusasaan .... Setelah lima hari, dia akhirnya luluh dan memutuskan untuk mengakhiri hukuman ini. "Kali ini aku akan melepaskanmu, tapi kali, aku akan membuatmu sadar!" Namun, yang tidak dia ketahui adalah mayatku sudah berubah menjadi lebih besar.
Hari Pamermu, Hari Kematianku - undefined novels & stories
Melati
Saat Andre mengalami kebangkrutan dan dikejar oleh musuhnya, aku putus dengannya dan berkencan dengan pria kaya yang lain. Andre mengatakan bahwa dia mencintaiku, memohon agar aku bisa tetap bersamanya. Andre juga mengatakan jika dia tidak bisa hidup tanpaku. Aku menuang wiski ke arahnya dengan ekspresi mengejek sambil dipeluk oleh pria lain. "Andre, berhenti menggangguku! Aku nggak mau terus bersembunyi dan menjalani kehidupan yang miskin denganmu lagi." Andre pergi dengan sedih dan enggan. 6 tahun kemudian, dia kembali ke Jalan Wandara dan menjadi taipan keuangan di Kota Yorin. Begitu kembali, Andre membawa tunangannya untuk dipamerkan padaku. Hanya saja, Andre sama sekali tidak bisa menemukanku lagi, karena aku meninggal pada saat dia kembali.
Kamu Hanya Beban, Mati Saja - undefined novels & stories
Shirley
Di lounge VIP sebuah kasino bawah tanah, Maura, putri keluarga Fontana, telah dicekoki terlalu banyak minuman keras. Didorong oleh alkohol, seseorang pancing dia untuk ungkapkan hal paling nggak tahu malu yang pernah dia lakukan demi menangkan hati sang ketua mafia. Maura putar gelas di tangannya, lalu tunjuk ke arahku yang sedang bagikan kartu di balik meja, sebelum dongakkan kepalanya dan tertawa lepas. “Tujuh tahun lalu, waktu Doni koma setelah baku tembak, aku ambil HP-nya. Dan aku hapus pesan minta tolong yang dikirim jalang itu. Sampai nggak tersisa sedikit pun. Lalu aku balas atas namanya Doni: Kamu cuma beban. Pergi mati saja.” “Kalian nggak akan pernah bisa tebak apa yang terjadi setelahnya. Si bodoh itu sepanjang malam berdiri di luar rumah persembunyian dalam hujan deras, seperti anjing liar. Aku hampir mati ketawa .…” Ruangan itu meledak oleh tawa penuh ejekan. Hanya pria yang duduk bak raja di ujung meja yang tetap diam. Gelas wiski kristal di tangannya pecah dengan suara retakan tajam. Darah bercampur dengan cairan alkohol, mengalir lewati urat di punggung tangannya sebelum menetes ke karpet. Tatapannya yang merah penuh amarah terkunci ke arahku. Dengan tenang, aku bagikan kartu terakhir di hadapannya, lalu sodorkan saputangan sutra putih yang bersih. “Ketua Doni, sebaiknya kamu bersihkan tanganmu. Darah di meja itu bawa sial.” Lagian, ada noda yang nggak pernah bisa dihapus.
Luka Yang Kutinggalkan - undefined novels & stories
Adora Anindita Keisha
Dengan kursi roda, aku memasuki aula pesta ulang tahunku yang diadakan oleh Willy. Aula yang tadinya ramai itu langsung hening seketika saat melihatku. Orang-orang yang datang ke sini masing-masing punya tujuan sendiri dan jelas bukan untuk merayakan ulang tahunku. “Itu si Joice, tunangan cacatnya Pak Willy?” “Iya, tapi sebenarnya Pak Willy itu cintanya sama Nona Anna. Barusan aku lihat mereka ciuman di pojokan.” Mereka menutupi mulut dengan gelas anggur sambil membicarakanku dengan seenaknya, mengira aku masih sama seperti dulu, cacat dan tuli. Namun, yang mereka tidak tahu, pendengaranku sudah pulih minggu lalu. Jadi, semua hinaan mereka sudah bisa kudengar jelas sekarang. Dan tunanganku, Willy hanya berdiri di samping tanpa menghentikan omongan mereka. Sepertinya dia lupa, aku jadi seperti ini karena menyelamatkannya. Saat kecelakaan itu, akulah yang mendorongnya menjauh dan aku sendiri tertabrak mobil. Saat aku berhasil diselamatkan, Willy pun bersumpah akan menjagaku seumur hidup. Tapi, hanya waktu tiga tahun saja, dia sudah berubah. Ponselku berdering. “Nona Joice, replika jenazahmu sudah selesai. Mohon balas pesan ini untuk konfirmasi, maka layanan kematian palsu akan langsung aktif. Kami akan mengirimkan jenazah itu ke pernikahanmu dengan Pak Willy dalam lima hari.” Tanpa ragu, aku menekan tombol konfirmasi. Willy, selamat atas pernikahanmu.
Apa Kamu Kurang Istri? - undefined novels & stories
Raccoon Flower
Dua minggu sebelum pernikahan, Felix Darmaji tiba-tiba menunda upacara pernikahan kami. Dia berkata, "Shifa bilang kalau hari itu adalah pameran lukisan pertamanya. Dia sendirian saat acara pembukaan nanti. Aku khawatir dia merasa ketakutan kalau nggak sanggup menghadapi situasi itu, jadi aku harus pergi untuk membantunya." "Kita berdua juga nggak memerlukan acara penuh formalitas seperti ini. Apa bedanya kalau kita menikah lebih cepat atau lebih lambat sehari?" lanjut Felix. Namun, ini adalah ketiga kalinya pria ini menunda tanggal pernikahan kami demi Shifa Adnan. Saat pertama kali, Felix mengatakan bahwa Shifa baru saja menjalani operasi. Wanita itu merindukan makanan dari kampung halamannya, jadi Felix tanpa ragu pergi ke luar negeri untuk merawatnya selama dua bulan. Saat kedua kalinya, Felix mengatakan bahwa Shifa ingin pergi ke pegunungan terpencil untuk melukis serta mencari inspirasi. Felix khawatir akan keselamatannya, jadi dia ikut bersama wanita itu. Ini adalah ketiga kalinya. Aku menutup telepon, menatap teman masa kecilku, Callen Harlan, yang sedang duduk di seberang dengan sikap santai. Dia sedang mengetuk lantai marmer dengan tongkat berhias zamrud di tangannya, membentuk irama yang teratur. "Apakah kamu masih mencari seorang istri?" tanyaku. Pada hari pernikahanku, Shifa yang tersenyum manis sedang mengangkat gelasnya, menunggu Felix untuk bersulang bersamanya. Namun, pria itu justru menatap siaran langsung pernikahan putra kesayangan Grup Harlan, pengembang properti terbesar di negara ini, dengan mata memerah.
Cinta yang Kadaluarsa - undefined novels & stories
Iva Cherish
Setelah 10 tahun aku kejar Kevin Sentosa tanpa lelah, akhirnya aku sadar semuanya tak lagi ada artinya. Aku menyerah dan memilih bersama Adrian Wisak. Untukku, ia menyalakan kembang api semalaman dan membelikan sebuah pulau, lalu melamarku di sana. Tapi menjelang pernikahan, dia menghilang. Saat akhirnya kutemukan, aku dengar tawa sinisnya bersama orang lain, "Aku sengaja kejar Diana Karin hanya agar Kevin jijik." "Tapi setelah dapatkan dia, ternyata dia membosankan." "Meski begitu, aku tetap nggak rela. Jadi aku bakal kabur dari pernikahan, agar dia malu, seru kan?" Jadi sebelum dia sempat kabur, aku lebih dulu kabur dari pernikahan, agar dia jadi bahan tertawaan seluruh kota. Belakangan kudengar, dia jadi gila dan menggeledah seisi Kota Jama, tapi pengantin wanitanya tetap tidak ketemu.
Adik Angkat Suamiku, Benalu Pernikahanku - undefined novels & stories
Onion
Pada tahun kelima pernikahanku dengan bos keluarga mafia yang sangat berkuasa, aku menemukan sesuatu yang aneh. Jimat pelindung yang dia berikan padaku ternyata membuat kepalaku sakit setiap kali aku membawanya bersamaku. Sebagai seorang dokter bedah, hal itu langsung membuatku waspada. Aku mengambil kantong-kantong kecil yang sebelumnya kutemukan di dalam jimat itu, lalu membawanya ke laboratorium toksikologi di Rumah Sakit Sentosa. Dokter itu memeriksa salah satu kantong kecil tersebut, lalu memberitahuku bahwa isinya adalah sejenis racun yang bekerja secara perlahan. Racun itu bukan hanya merusak tubuh korban sedikit demi sedikit, tetapi juga dapat membuat orang tersebut menjadi tidak subur setelah beberapa waktu. Aku menangis sambil berucap dengan nada tak percaya, "Tapi, itu nggak mungkin! Suamiku yang memberikan ini padaku! Namanya Vito Kastoyo. Dia juga pemilik dari rumah sakit ini!" Dokter itu menatapku dengan bingung sebelum menimpali, "Bu, tolong berhenti mengatakan hal yang nggak masuk akal. Aku mengenal Pak Vito dan istrinya kok. Hubungan mereka sangat dekat dan mesra. Selain itu, belum lama ini istrinya baru saja melahirkan seorang bayi laki-laki. Sekarang, mereka berdua sedang berada di ruang VIP untuk melihat bayi mereka." Kemudian, dokter itu menunjukkan sebuah foto di ponselnya kepadaku. Vito mengenakan setelan hitam seperti biasanya dengan lambang Keluarga Kastoyo yang disulam di pakaiannya. Dia sedang menggendong seorang bayi di lengannya. Sementara itu, aku mengenal wanita yang berdiri di samping Vito. Namanya Chika Hutomo. Selama ini, Vito selalu menyebutnya sebagai adik angkatnya.
Dia yang Dibawa Pulang, Aku yang Dilupakan - undefined novels & stories
KarenW
Pada hari ulang tahunku yang ke-16, tiga saudara laki-lakiku pulang bersama seorang gadis bernama Siti Kusuma. Mereka mengatakan aku harus memperlakukannya seperti keluarga sendiri. Aku kira tidak banyak yang akan berubah. Tapi beberapa tahun kemudian, semuanya benar-benar berubah. Jason Kurniawan, adik bungsuku, mendorongku jatuh dari tangga karena dia. Anto Kurniawan, kakak tertuaku yang pernah berjanji akan melindungiku selamanya, kini mengusir aku dari rumah. Jadi aku pergi diam-diam. Dan mereka mengira aku hanya sedang memberontak. Mereka bahkan membawa Siti ke Franzia tanpa mencariku. Yang tidak mereka tahu adalah aku telah menandatangani kontrak dengan perusahaan musuh terbesar keluarga kami, sebagai ahli kimia termuda mereka. Tercatat jelas dalam kontrak bahwa aku tidak akan bisa kembali ke rumah lagi. Malam ketika mereka menyadari aku benar-benar telah pergi untuk selamanya, barulah mereka menyesali semuanya.
Mereka Menyesal Setelah Aku Menikah - undefined novels & stories
Langar
Donny akhirnya menyetujui permintaanku untuk menikah. Dia secara khusus memintaku untuk berpakaian rapi dan mengatakan jika dia sudah menyiapkan kejutan untukku. Namun, saat aku datang dengan pakaian terbaikku, ternyata tidak ada pengantin pria di acara pernikahan. Donny berbalik dan tersenyum kepada adik tiriku di sampingnya. "Kamu bilang pernikahan itu rumit dan membosankan. Hari ini, aku tunjukkan pernikahan yang seru padamu, bagaimana menurutmu?" Pembawa acara pernikahan pun mengumumkan dengan suara lantang, "Pernikahan ditunda." Sahabat masa kecilku bahkan menarik bola air yang sudah disiapkan sebelumnya dan menjatuhkannya di atas kepalaku, hingga membuat seluruh tubuhku basah kuyup. Donny tersenyum nakal sambil mengangkat alisnya kepadaku. "Kirana, ini cuma lelucon saja. Kamu benar-benar mengira aku akan menikahimu?" Pernikahan ini hanyalah sandiwara yang mereka buat untuk menyenangkan adik tiriku yang menderita depresi. Melihatku diam, Donny kembali tertawa dan berkata, "Kalau kamu memang begitu ingin menikah, pilih saja salah satu tamu yang ada di sini dan menikahlah dengannya." Namun, ketika aku benar-benar berjalan bersama pengantin pria ke pelaminan …. Mereka malah jadi panik.
PREV
12345
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status