Juliee
Sang ayah baru meninggal tapi, Sasa harus menggantikan ayahnya menjadi tulang punggung keluarga. Membiayai kebutuhan ibu dan saudara tirinya.
Sasa memilih kabur, takdir mempertemukannya dengan Ryan—pria yang menawarkan jalan keluar melalui sebuah ikatan pernikahan sementara. Tanpa cinta, tanpa keterikatan, hanya sebuah kesepakatan dingin demi saling menguntungkan kepentingan masing-masing.
Namun, satu malam yang melampaui batas perjanjian meruntuhkan segalanya. Sebuah benih kehidupan terlanjur tumbuh, menghadirkan tanggung jawab yang lebih besar di luar kontrak mereka.
***
“Ca... apa kamu tahu bidan atau dokter yang bisa untuk aborsi?”
Kalimat itu meluncur begitu saja, dingin dan penuh luka. Caca yang tadinya sedang menyiapkan segelas air, menjatuhkan gelas itu ke lantai. Pecahannya berhamburan, tak lebih hancur dari hati Sasa saat itu.
“Sa... lo ngomong apa?” Caca mematung, menatap Sasa dengan ngeri.
Sasa mendongak, matanya kosong namun air matanya terus mengalir. “Aku tidak mau bayi ini, Ca. Aku tidak mau dia ada. Aku... aku tidak kuat lagi.” Ia meremas perutnya, memohon pada dunia agar rasa sakit ini berhenti.
199