Novels
Short Stories

Genres

All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Romansa Menggoda
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

27
Teman Masa Kecil×
All
Psikopat
Mandiri
Pelakor
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Show more

Plot & Setting

27
Penyesalan×
All
Dewasa 18+
Menggoda
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Kehamilan
Penebusan
Sistem
Nikah Kontrak
One Night Stand
Cinta Lama Bersemi Kembali
Kekuatan Super
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Petualangan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Pusat Perhatian
Show more

Themes

15
All
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Multi POV
Semangat
Show more

Teman Masa Kecil Penyesalan Short Stories & Novels

Discover a collection of engaging Teman Masa Kecil Penyesalan short stories with compelling plots and immersive storytelling. Perfect for readers seeking one-hour short stories and quick, immersive reads online.
Arti Kata Penyesalan - undefined novels & stories
Beres
Setelah terlahir kembali, hal pertama yang dilakukan Amalia Moore adalah berlutut di hadapan kedua orang tuanya. Setiap kata yang terucap dari bibirnya penuh dengan sarat ketulusan. "Ayah, Ibu, tentang perjodohan dengan Keluarga Lewis, aku memilih untuk nikah dengan Joey Lewis." Mendengar pernyataan putri mereka yang begitu tiba-tiba, orang tua Amalia tampak benar-benar terkejut. "Amalia, bukankah orang yang kamu sukai itu Hugo? Lagi pula, Joey adalah paman Hugo." Seakan teringat sesuatu, sorot mata Amalia sedikit berubah. Suaranya mengandung kepedihan yang sulit disembunyikan. "Justru karena aku tahu konsekuensi dari mencintainya, aku nggak lagi berani mencintai." "Ayah, Ibu, selama ini aku nggak pernah minta apa pun dari kalian. Sebagai nona dari keluarga terpandang yang telah nikmati kemewahan dan nama besar keluarga, aku sadar nikah bisnis adalah tanggung jawab yang harus kupikul. Aku hanya punya satu permintaan ini. Tolong, penuhi permintaanku."
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada - undefined novels & stories
Yola
Ketika Susan terluka parah akibat ledakan kompor gas, hanya putranya yang berusia lima tahun yang berada di sisinya. Rohnya berdiri di samping Julian, melihatnya menangis sambil menelepon dan memohon agar Ginos bisa pulang untuk menyelamatkan ibunya. Namun, Ginos hanya memarahi dan menyuruhnya untuk jangan belajar berbohong seperti ibunya, lalu menutup telepon. Julian menyeka air matanya dan akhirnya memanggil ambulans, tetapi ambulans malah direnggut oleh Ginos. "Ayah, Ibu berdarah banyak dan sekarat. Bisakah Ayah tidak merebut ambulans?" "Dasar penipu, jangan ribut! Minggir, Wenny akan melahirkan, dia lebih butuh ambulans daripada Susan!" Ginos mendorong Julian yang menangis sedih, lalu pergi membawa Wenny ke dalam ambulans tanpa menoleh. "Ayah... Ayah! Tolong Ibu!" Julian menangis dan mengejar ambulans, tanpa memperhatikan truk yang melaju kencang. Susan meneriakkan nama putranya sekuat tenaga dan mencoba mendorongnya. Namun, dia tak bisa berbuat apa-apa selain menyaksikan Julian terjepit di bawah roda truk. Lautan darah. Susan hampir gila! Beberapa tahun ini, Ginos berulang kali meninggalkan mereka demi Wenny dan putrinya. Susan bertengkar dengannya, tetapi Ginos bilang dia hanya membalas budi ayah Wenny karena telah menyelamatkannya. Dia mengira Ginos memang nggak bisa bedain mana yang pantas dan nggak. Siapa sangka, Ginos bahkan tidak peduli dengan nyawa mereka! Dialah yang membunuh Julian... Susan mengembuskan napas terakhirnya dengan rasa sakit yang menyayat hati. Kalau ada kehidupan selanjutnya, Susan tidak ingin berhubungan dengan Ginos!
Cinta Pertama yang Merebut Suamiku - undefined novels & stories
Prameswari
Suamiku dan gadis kaya palsu itu adalah teman masa kecil. Aku dan gadis itu diculik bersama. Saat suamiku yang merupakan seorang dokter tiba di lokasi bersama ambulans, dia memilih untuk menyelamatkannya terlebih dahulu. Dia meninggalkanku yang terbaring sekarat di air laut dengan kedua kaki yang patah. Dalam kondisi sekarat, aku memohon padanya untuk menyelamatkanku dan anak yang ada di dalam perutku. Namun, dia hanya melirikku sekilas. Sebelum pergi, dia berkata dengan nada sinis, "Kamu bahkan ngarang cerita punya anak demi bertahan hidup. Sungguh menjijikkan." "Jasa yang kuberikan untuk menyelamatkan hidupmu sudah selesai. Nanti kita ketemu di rumah sakit untuk tanda tangan surat cerai." Setelah mendengar hal itu, aku melepas alat bantu dengar di telinga kananku dengan tangan yang gemetaran.
Burung Kembali ke Selatan, Cinta Pun Kian Pudar - undefined novels & stories
Kiyu
Pada tahun ketiga setelah kembali menikah dengan suaminya sekaligus teman masa kecilnya, Reynald Osvaldo, Olivia Junardi secara tidak sengaja mendengar sebuah rahasia tentang Reynald di sebuah reuni alumni. Dalam keadaan mabuk, wanita cantik yang dulu menjadi primadona kampus, Wilona Yapardi, menggoyangkan gelas anggur di tangannya. Ketika seseorang bertanya, "Apa hal paling nekat yang pernah kamu lakukan seumur hidupmu?", tatapannya tampak sayu, sementara nada suaranya terdengar menantang. "Tentu saja menjadi simpanan Pak Reynald! Apalagi istrinya bodoh sekali. Dia mengira kami sudah putus!" "Padahal sebenarnya, aku sudah melahirkan anaknya, tinggal di vilanya, mengendarai supercar langka koleksinya, menghabiskan uangnya, dan bahkan menggunakan jasa para pembantu di rumahnya!" Begitu kata-kata itu terlontar, suasana langsung gempar. Semua orang langsung mengalihkan pandangan kepada Olivia, ingin menyaksikan ekspresi histerisnya. Bagaimanapun juga, dia adalah istri Reynald. Namun, Olivia tidak menangis ataupun membuat keributan. Bahkan saat pelayan menuangkan minuman kepadanya, dia malah berterima kasih dengan ekspresi yang tetap tenang.
Biarlah Kita Berakhir di Sini - undefined novels & stories
Macan
"Nona Lea, apa Anda yakin mau mendonorkan semua organ tubuh Anda?" "Iya, aku yakin." Setelah Lea mengatakan ini, dia tersenyum seperti sudah bebas. Dokter malah kaget dan membujuknya lagi, "Meski kanker Anda sudah mau masuk stadium akhir, asal Anda rawat inap dan melawan penyakit ini dengan semangat, mungkin bisa memperpanjang hidup Anda."
Aku Menikahi Pamannya, Baru Dia Menyesal - undefined novels & stories
sago pudding‌
Seminggu sebelum hari pernikahan, Liam Suwanto diam-diam ganti nama calon mempelai pria di formulir pendaftaran pernikahan. Nama yang semula miliknya diganti jadi nama pamannya sendiri, Edwin Suwanto, ketua mafia baru Keluarga Suwanto. Seorang temannya menatap dia dengan wajah terkejut. "Kamu sudah gila, yah? Selena sudah tunggu kamu selama tujuh tahun. Di mata semua orang, dia hampir dianggap perawan tua! Dan sekarang kamu justru serahkan dia ke pamanmu yang paling kejam itu?" Liam hanya tersenyum santai. "Lena dan aku kalah dalam sebuah taruhan. Aku sudah janji akan penuhi satu permintaannya." "Lagian, begitu Selena tahu namanya diganti, dia pasti akan panik lalu lari cari aku untuk minta perbaiki semuanya." "Dan lagi, mana mungkin pamanku beneran mau nikahi Selena? Begitu tahu kesalahan itu, dia pasti langsung batalkan pertunangannya. Dan pada akhirnya, Selena tetap akan jadi istriku." Nada suaranya terdengar begitu ringan, seolah semua itu cuma permainan saja. Teman-temannya langsung tertawa terbahak-bahak. Sementara itu, aku telah berdiri di balik pintu cukup lama, dengarkan setiap kata yang mereka ucapkan. Sedikit demi sedikit, hatiku jadi beku. Hari pernikahan akhirnya tiba. Aku tetap datang seperti yang telah direncanakan. Sementara itu, Liam, pria yang selama ini selalu angkuh dan merasa segalanya berada dalam genggamannya justru jadi gila saat berusaha terobos masuk ke dalam gereja. "Aku pengantin prianya! Aku yang seharusnya jadi pengantin prianya!"
Rasa Lelah yang Mencapai Puncah, Aku Tak Ingin Lagi Menikah - undefined novels & stories
Bagel
Pacar mafiaku, Fendy, selalu bertengkar dengan sahabat masa kecilnya, Amanda. Di hari ulang tahunku, Amanda memberiku sebuah bullet vibrator. "Nih. Buat ronde kedua, kalau-kalau perlu. Aku lebih tahu stamina dia daripada siapa pun." Fendy melemparkan sebotol foundation berwarna pucat ke arahnya. "Pakai yang lebih banyak lagi. Siapa tahu akhirnya ada yang mau sentuh kamu." Mereka saling mendorong saat keluar, lalu membanting pintu di belakang mereka. Lilin di atas kue ulang tahunku habis meleleh hingga padam, sementara aku duduk sendirian di meja makan. Saat kedua keluarga kami pertama kali mengadakan makan malam resmi bersama, Amanda tersenyum dan menyelipkan sebotol kecil pelumas ke tangan Fendy. "Ambil. Biar kamu nggak bikin gadis malang itu menderita." Ekspresi Fendy langsung menjadi muram. "Masih lebih baik daripada kamu yang menangis malam-malam sambil memeluk guling." Kali ini, Fendy mengatur liburan ke sebuah pulau pribadi. Seorang teman kami diam-diam memberitahuku bahwa dia berencana melamarku di atas tebing saat matahari terbenam. Setelah tujuh tahun menjalin hubungan, aku berkata pada diri sendiri bahwa inilah akhirnya. Garis akhir yang selama ini kutunggu akhirnya sudah di depan mata. Aku berdandan dengan sangat teliti, mengenakan gaun termahal yang kumiliki, lalu berjalan menuju helipad. Aku membuka pintu helikopter. Amanda sudah duduk di kursi kopilot. Dia mengangkat alis saat melihatku. "Chloe, kamu datang? Aku agak klaustrofobia, jadi kamu nggak keberatan kalau aku duduk di depan, 'kan?" Fendy yang sedang memegang kendali helikopter menoleh dan mengamatiku. "Chloe, kamu duduk di belakang saja. Aku khawatir dia tiba-tiba mengamuk, lalu mulai mencakar dan menggigit. Nanti suasananya jadi rusak." Sebelum aku sempat mengatakan apa pun, Amanda sudah lebih dulu membalas, "Apa maksudmu? Aku ini beban buatmu?" "Bukan baru hari ini aku mikir begitu. Kenapa kamu drama sekali hari ini?" Perdebatan mereka berlangsung begitu alami, seolah-olah mereka telah mengulang naskah yang sama ribuan kali. Pada saat itu, kelelahan yang telah menumpuk selama tujuh tahun terakhir tiba-tiba menghantamku. Untuk pertama kalinya, aku menyadari bahwa aku tidak lagi ingin menerima lamarannya.
Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi! - undefined novels & stories
Cocojam
Malam sebelum aku seharusnya menikah dengan pewaris Keluarga Moro, aku mendapati rentetan 99 pesan teks mesum di ponsel Leo, tunanganku. Seorang wanita bernama Via Cokro, memberi tahu Leo bahwa dia mencintai Leo. Sangat mencintainya. Tanpa tahu malu sama sekali. Dia memohon pada Leo supaya membatalkan pernikahan kami, mengancam akan bunuh diri jika Leo tetap melanjutkan pernikahan ini. Aku langsung bereaksi. Aku menyodorkan ponsel itu ke wajah Leo untuk menuntut penjelasan. Keheningan terasa abadi sebelum Leo akhirnya angkat bicara. "Kakaknya itu Alan, wakilku. Dia kena tembak demi aku. Aku sudah janji padanya akan menjaga adiknya." "Jeny, kita tumbuh bersama. Kamu tahu cuma kamu satu-satunya di hatiku. Aku janji bakal urus ini, aku akan memutus hubungan dengannya." Aku mencari kebohongan di mata Leo. Akhirnya aku menelan rasa getir dalam tenggorokanku dan memilih untuk memercayai Leo. Pernikahan pun tetap dilanjutkan. Pernikahan ini bukan sekadar tentang kami berdua. Ini adalah perjanjian yang ditandatangani dengan darah antara dua keluarga. Dan, Tuhan tolong aku, aku masih mencintainya. Namun, di hari pernikahan kami, saat kami berdiri di altar dengan janji yang hampir diucapkan, Leo menerima telepon. Itu dari dia, Via. Dia sedang berada di jembatan dan mengancam akan melompat. Menuntut supaya Leo segera datang sekarang juga. Cincin berlian yang hanya sejengkal dari jariku, jatuh berdenting ke lantai batu gereja. Tidak ada sepatah kata pun. Tidak ada satu pun penjelasan. Leo pergi begitu saja. Meninggalkanku, keluarga kami, masa depan kami... Meninggalkanku berdiri sendirian di altar. Dalam kabut air mata, aku berteriak padanya, "Leo, kalau kamu keluar dari pintu itu, kita putus!" Jawaban satu-satunya dari mulut Leo, diucapkannya sambil berjalan menjauh, "Dia butuh aku." Leo tidak pernah menoleh ke belakang. Aku pun menghilang dari dunia Leo dan tidak pernah menoleh ke belakang sambil mengandung anaknya.
Setelah Akhir Cerita Ceo: Cinta Sejati Menjadi Pembunuh - undefined novels & stories
Mimi
Setelah aku menolak mendonorkan rahim untuk kakakku, sahabat masa kecilku membenciku setengah mati. Dia menjebak dan mengirimku ke ranjang sang Tuan Muda penguasa ibu kota. Kabarnya, pria itu sangat membenci wanita yang mencoba mendekatinya. Semua orang menunggu kehancuranku, namun dia justru sangat memanjakanku. Tiga tahun berlalu. Saat aku mengira diriku hamil dan pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan diri, tanpa sengaja aku mendengar percakapannya dengan dokter, "Andrew, tiga tahun lalu kamu menyuruhku memindahkan rahim Evelin Dumma ke kakaknya secara diam-diam, dan sekarang kamu menyuruhku berbohong bahwa dia mandul sejak lahir. Bagaimana kamu bisa tega bersikap sekejam itu pada wanita yang mencintaimu?" "Mau bagaimana lagi, Everin memenangkan hati keluarga suaminya. Dia nggak boleh menderita kalau nggak bisa punya anak. Hanya rahim Evelin yang cocok dengannya." Suara pria yang familier itu terdengar begitu dingin hingga terasa asing. Ternyata, cinta dan rasa aman yang selama ini kuyakini hanyalah sebuah penipuan belaka. Jika memang begitu, aku akan pergi saja.
Cintanya Bukan Untukku - undefined novels & stories
Buchara
Ethan telah meninggal. Menjelang pemakamannya, Olivia membereskan barang-barang peninggalannya dan menemukan sebuah album foto tebal. Di sampulnya tertulis, [Cinta Sejati] Namun ketika dibuka, isi album itu bukan foto Olivia sebagai sang istri. Melainkan Emma. Gadis yang dulu diasuh oleh Ethan. Tak hanya itu, seluruh harta warisan Ethan juga diberikan kepada Emma. Akhirnya, Olivia meninggal dunia dengan penuh penyesalan. Tapi, saat membuka mata lagi, dirinya justru kembali ke masa sebelum menikah dengan Ethan. Kali ini, Olivia tidak akan lagi mengorbankan segalanya demi pria itu. Dia memilih menjalani hidup untuk dirinya sendiri dan pergi mengejar mimpinya. Namun yang tak diduga, di kehidupan kali ini, Ethan malah gila saat tahu dirinya pergi dan mencarinya ke seluruh penjuru dunia.
Bunga yang Layu Sebelum Ujung Jalan - undefined novels & stories
ZZ
Shania Nando dulu merupakan gadis yang paling membuat iri seantero SMA Nogara. Tidak hanya karena wajahnya yang cantik dan prestasinya yang gemilang, tetapi juga karena di belakangnya selalu ada Yuga Adrian. Pria populer sekolah yang bersinar sekaligus pemberontak itu hanya sudi sepenuh hati memanjakan Shania. Mereka sudah berteman dekat sejak kecil, berjanji untuk kuliah di universitas yang sama, bahkan sudah menyiapkan nama untuk anak mereka kelak. Sampai hari itu tiba, saat ayah Yuga dan ibu Shania kepergok tidur bersama dengan pakaian berantakan. Ibu Yuga langsung terguncang hebat saat itu juga, lalu melompat dari balkon hingga darahnya menciprat ke seragam sekolah Yuga yang putih bersih. Hanya dalam semalam, keluarga mereka hancur berantakan. Yuga yang tadinya kesayangan semua orang langsung jatuh ke dalam neraka, tatapan matanya kepada Shania hanya menyisakan kebencian yang menusuk tulang. Yuga membenci Shania, membalas dendam kepadanya, merobek semua foto berdua dan membatalkan janji mereka, lalu menyuruh Shania pergi dari hidupnya. Shania pun pergi sesuai kemauan Yuga, dengan cara yang paling telak, yaitu menghilang selamanya dari dunia Yuga! 10 tahun kemudian, Yuga sudah sukses besar. Kini, di sampingnya ada seorang tunangan yang memiliki latar belakang keluarga sepadan serta berwajah menawan. Sampai suatu hari tanpa sengaja, Yuga kembali ke sekolah lamanya. Di bagian dalam laci meja kelas yang sudah lama terbengkalai, dia menemukan sepucuk surat kematian yang terlambat datang selama bertahun-tahun. Kalimat terakhir di surat itu berbunyi, [Yuga, aku udah nebus dosa pakai nyawaku, sekarang, kamu udah bisa maafin aku, belum?]
Lima Kursi untuk Mereka, Satu Tiket Pergi untukku - undefined novels & stories
Burgundy
Acara makan bersama untuk merayakan hari kemerdekaan diadakan di rumah kontrakanku. Tiga teman masa kecilku hanya membeli minuman dan camilan, sementara Verren bilang dia tidak bisa memasak. Ada 12 hidangan yang harus kusiapkan. Aku sudah sibuk sejak pukul enam pagi sampai sore. Baru saja semua hidangan tersaji di meja, Verren tiba-tiba menerima telepon dari teman sekamarnya. "Dia nggak punya tempat untuk merayakan liburan. Aku boleh ajak dia nggak?" Aku memandang meja makan kecil yang hanya cukup untuk lima orang. Aku bahkan belum sempat menjawab ketika Casper sudah menarik kursiku. "Bukannya kamu bilang mungkin ada urusan di kantor? Kebetulan, kamu bisa pergi sekarang." Juan, teman masa kecilku yang lain, ikut tersenyum. "Lagian kamu juga makan masakanmu sendiri setiap hari. Nggak masalah kalau sesekali nggak ikut makan." Verren buru-buru melambaikan tangan dan berkata, "Kalau begitu, sudahlah. Biar dia pesan makanan sendiri saja." Ketiganya langsung membujuk Verren. "Dia sudah sampai di bawah. Mana mungkin kita mengusir tamu yang sudah datang?" Pacarku, Terry, memasukkan beberapa lauk yang sudah dingin ke dalam kotak makan hingga setengah penuh. "Ini kusisakan untukmu. Kalau nanti malam lapar, tinggal dipanaskan." "Jangan pasang muka begitu. Orang yang nggak tahu bisa mengira kami bertiga sengaja bersekongkol merundungmu." Aku menatap mereka yang duduk mengelilingi meja makan yang kubeli, menggunakan piring dan peralatan makan yang baru saja kuganti. Ternyata mereka juga tahu bahwa tamu tidak seharusnya diusir. Mereka hanya lupa bahwa akulah pemilik rumah ini. Aku melepaskan kunci rumah dari gantungan kunci milik Terry, lalu berkata, "Malam ini nggak perlu datang lagi." Ini rumahku. Kalaupun ada yang harus diminta pergi, seharusnya bukan aku.
Lenyap Bersama Kenangan - undefined novels & stories
Jamilah
Aku dan Ridho adalah pasangan perjodohan keluarga sejak kecil. Setelah menikah, kami pun hidup saling mencintai. Dalam sebuah insiden, dia bahkan memberikan satu-satunya kesempatan untuk selamat padaku. Setelah Ridho meninggal, kami menemukan sebuah buku harian di antara barang-barang peninggalannya. Di dalamnya, tertulis bahwa selama tiga tahun kehilangan ingatan akibat terjatuh dari tebing, dirinya pernah sangat mencintai seorang perempuan. Namun, mereka dipisahkan secara paksa oleh orang tuanya dan akhirnya menikah denganku. Ternyata, dia diam-diam terus melindungi perempuan itu dari kejauhan selama ini. Saat pemakamannya, ibunya menangis histeris, “Ridho, ini semua salah ibu. Kalau saja ibu mengizinkan kamu menikahi Yolanda, mungkin kamu nggak akan mati!” Ayahnya menatapku penuh amarah,“Dulu dia jatuh dari tebing demi menyelamatkanmu dan sekarang dia juga mengorbankan nyawanya dalam kecelakaan mobil untukmu. Kenapa kamu selalu membawa luka untuknya? Kenapa bukan kamu saja yang mati?!” Iya, kenapa bukan aku …. Aku menatap wajah Ridho yang tersenyum lembut di batu nisannya, lalu membenturkan kepala ke batu nisan itu. Saat membuka mata lagi, aku kembali ke waktu ketika Ridho baru saja dibawa pulang dari desa nelayan. Kali ini, aku memilih untuk merelakannya.
Permainan Pembawa Perpisahan - undefined novels & stories
Lismu
Setelah ujian masuk perguruan tinggi selesai, keempat teman masa kecilku mengajakku bermain permainan “Berani Tidak Berani”. Ketika tiba giliranku, putri kandung yang baru saja kembali ke keluarganya, bertanya kepada semua orang apakah mereka berani mengungkapkan pilihan pertama universitas mereka. Satu per satu, mereka menunjukkan pilihan mereka adalah Universitas Sajajaran. Rendy Kailon menyodorkan formulir pilihanku ke hadapanku, lalu mengetuk-ngetuk nilai 712 yang tertera di sana sambil tersenyum. “Berani tidak melepaskan Jagakarta dan ke Sajajaran sana bersama-sama? Siapa yang berubah pikiran, dia pengkhianat.” Malam itu, di hadapan mereka semua, aku menandatangani perjanjian penerimaan jalur khusus. Sementara itu, di tengah sorakan semuanya, Rendy juga menerima pernyataan cintaku. Hingga surat penerimaan universitas datang, aku hendak menemui mereka. Namun, tanpa sengaja aku melihat proyektor di ruang tamu masih menyala. Di layar terpampang sebuah grup percakapan bernama “Geng Penjaga Bunga Ibukota”. [Dia sudah tanda tangan?] [Sudah. Empat formulir pilihan universitas palsu berhasil membuatnya memilih Sajajaran atas kemauannya sendiri. Kita sukses besar.] [Zenna memang hebat. Hanya dengan satu permainan, dia berhasil menyingkirkan si pengikut ini.] [Rendy yang paling banyak berkorban. Dia bahkan harus pura-pura berpacaran dengannya sampai masa kuliah dimulai.] Aku berdiri terpaku di depan layar. Dari belakangku terdengar suara pintu terbuka. Keempat teman masa kecilku dan Zenna Wijaya berdiri kaku di ambang pintu, masing-masing membawa sampanye untuk merayakan keberhasilan mereka diterima di Universitas Jagakarta.
Penyesalan Suamiku Setelah Kehilangan Diriku - undefined novels & stories
Shiza Mair
Di hari pernikahan kami, sahabat masa kecil Marvin yang bernama Yoona mengancam akan melompat dari gedung. Marvin tidak peduli dan tetap ingin melanjutkan acara pernikahan, hingga Yoona benar-benar melompat dari lantai atas. Saat itulah, Marvin benar-benar panik. Sejak saat itu, Marvin meninggalkan dunia fana dan tinggal di sebuah kuil, menjadi seorang pertapa yang dingin dan terpandang. Dengan dalih menebus dosa, dia memaksaku menulis seribu salinan kitab suci dan bersujud di tangga sepanjang seratus meter, hingga perlahan-lahan membunuh anak dalam kandunganku. Di hari aku keguguran, aku mengajukan cerai padanya. Namun, dia berkata bawa apa yang terjadi pada Yoona adalah kesalahan kami berdua dan kami harus menebus dosa itu bersama. Dia menggunakan keluargaku untuk mengancamku, mengikatku di sisinya dan menyiksaku sepanjang hidupku. Saat aku membuka mata lagi, diriku kembali ke hari pernikahan kami. Kali ini, aku memutuskan untuk mendorong Marvin kembali pada Yoona. Dan diriku ... akan menjadi sosok mantan kekasih yang membuatnya benar-benar meninggalkan dunia fana.
Cinta Tak Dapat, Persahabatan Pun Retak - undefined novels & stories
Zoe
Di bagian timur Kota New York ada dua ahli waris. Satu adalah maniak kecepatan yang mendominasi arena balap, satu lagi adalah aktuaris genius yang mengendalikan arus modal. Keduanya berasal dari keluarga terpandang dan sifat mereka berbeda jauh. Namun, mereka tumbuh bersama sejak kecil dan menjadi satu-satunya sahabat sejati. Mereka pernah berebut perhatian seorang gadis, juga berselisih karena taruhan di arena balap. Namun, saat berusia 15 tahun, mereka sama-sama menggantungkan sebuah lencana tembaga di dada. Itu adalah hasil latihan ukiran tangan dari Mia di kelas kerajinan, dengan sebuah huruf "M" yang tergores di bagian belakang. Saat itu, Mia duduk di bangku paling belakang kelas. Tak seorang pun tahu siapa identitas dia sebenarnya. Namun, kedua laki-laki itu mengenakan lencana tersebut selama 10 tahun penuh. Entah itu saat berdiri di podium juara F1 atau saat mengetukkan palu pada investasi triliunan di bursa, lencana tembaga murahan itu selalu menempel di dada mereka dan tak pernah tergantikan. Sampai akhirnya muncul Ella. Putri kesayangan dari keluarga konglomerat baru. Ella menyulam sebuah emblem kain berhiaskan benang emas dan memberikannya kepada mereka. Kain itu cuma benda biasa yang mirip dengan pernak-pernik murahan yang dijual di pasar loak. Namun, mereka malah sama-sama melepas lencana tembaga itu dan menggantinya dengan kain murahan yang diberikan Ella. Mia tidak mengatakan apa pun. Dia hanya diam-diam menyimpan foto lama mereka yang tercetak di sebuah koran usang. Malam itu juga, dia menelepon ayahnya yang jauh di Sisilia. Nada bicaranya sangat tenang saat berkata, "Papa, aku menerima pernikahan politik ini."
Berhenti Memaksakan Cinta yang Melelahkan - undefined novels & stories
Atlanta
Emran yang sedang perang dingin denganku mengunggah sebuah postingan di media sosial. [ Seratus orang pertama yang like dapat uang karena aku baru putus! ] Dalam sekejap, sudah ada 99 repost dan like. Aku tahu dia sedang menungguku mengalah, seperti sepuluh kali sebelumnya, memohon padanya untuk menghapus postingan itu. Namun kali ini, aku langsung repost dan memberi komentar. [ Aku juga mau! ] Kemudian, aku memblokir semua kontaknya. Tiga hari kemudian, adiknya mengirim pesan. [ Tiket untuk pertunjukan kelulusan Kak Emran sudah disisakan buat kamu. Katanya asal kamu datang, dia mau memaafkanmu. ] Aku melirik tiket pesawat di atas meja, lalu membalas. [ Nggak sempat. ] Aku memang benar-benar tidak sempat, karena aku lulus seleksi dan diterima sebagai mahasiswa pascasarjana di Universitas Bajira. Malam itu juga, aku akan terbang untuk mendaftar ulang. Sejak saat itu, aku dan dia terpisah ribuan kilometer, tak pernah bertemu lagi.
Jujur atau Tantangan: Aku Pilih Pergi - undefined novels & stories
Bagel
Setiap kali bermain game "Jujur atau Tantangan", Clara, teman masa kecil pacarku, selalu menantang Ronan untuk mengerjaiku, sedangkan Ronan tidak pernah menolak, dia berpura-pura melamarku. Terakhir kali, aku sempat percaya dengan tipuan mereka. Aku mengulurkan tangan dengan senang hati, tetapi komponen di dalam cincin itu tiba-tiba menjepit jariku, seketika itu juga aku menjerit kesakitan. Ronan dan Clara tertawa terbahak-bahak, mengabaikan jariku yang sudah membiru karena terjepit. Setelah itu, Ronan menahanku di dinding dan bersumpah bahwa dia akan serius melamarku tahun ini. Sehingga ketika pengawalnya mengantarku ke klub elite tempat kami pertama kali bertemu, aku mengenakan gaun sutra putih yang mahal, menata rambut, bahkan berdandan secantik mungkin. Aku juga membayangkan momen lamaran yang mengharukan, membayangkan aku menganggukkan kepala dan menjawab, "Ya, aku bersedia." Namun begitu aku membuka pintu ruang VIP, betapa terkejutnya diriku, ada seseorang yang mengguyur segelas anggur merah ke wajahku. Minuman itu menetes dari dagu dan membasahi gaunku. Tawa seorang wanita langsung pecah di tengah kerumunan. "Sudah kubilang, Aurora pasti datang, 'kan? Ronan, kamu kalah!" Ronan menghampiriku dengan wajah pasrah. Pria itu mengusap wajahku menggunakan tisu dengan lembut, nada suaranya masih selembut biasanya. "Kamu dandan demi aku, ya? Sayang sekali, gaunmu jadi kotor." "Clara menantangku bertaruh apakah kamu berani datang ke klub kita malam ini, aku yakin kamu pasti datang. Taruhannya seperti ini: Kalau kamu nggak datang, aku akan melamarmu besok. Sebaliknya, kalau kamu datang, maka lamaran ini diundur tahun depan." "Maaf, Sayang. Karena kamu datang, jadi kita batal menikah tahun ini." Aku menatapnya. Setelah terdiam lama, aku bertanya, "Apa kamu ingat besok itu hari apa?" Pria itu mengangkat bahu sambil tersenyum. "Tentu, besok adalah hari jadian kita yang keenam tahun, aku nggak mungkin lupa." Anggur merah itu mengalir melewati tulang selangkaku, rasa dingin dan lengketnya membuat tubuhku menggigil. Tiba-tiba, semua terasa sia-sia. Hari jadian kami tidak berarti apa-apa dibandingkan dengan salah satu lelucon mereka ini. Orang sepertiku tidak pernah bisa menang melawan teman masa kecilnya, Clara. Aku melepaskan gelang perak yang terus kupakai selama enam tahun dari pergelangan tanganku. "Semua sudah berakhir, kita putus!"
Saat Cinta Menyerah - undefined novels & stories
Juwita
Tepat di hari ulang tahun pernikahan kami yang ketiga, Selena Vireya yang cinta terang-terangan suamiku, Zayn Evander, kini pamer kemesraan di media sosial.
Cinta yang Kutunggu Tak Berakhir Di Pernikahan - undefined novels & stories
Tiana
Di era tahun 80-an dan tepat seminggu sebelum pernikahan, tunanganku diam-diam lolos seleksi agen rahasia tanpa memberitahuku. Dia buru-buru masuk ke tim dan hanya meninggalkan satu kalimat yang menyuruhku untuk menunggunya. Aku menuruti ucapannya dan menunggunya dengan sepenuh hati. Namun selama tiga tahun ini, semua jatah kunjungan keluarga bulanan tunanganku itu selalu diberikan pada orang lain. Bahkan saat ibuku sakit keras dan kami kekurangan uang sekalipun. Padahal, aku sudah menangis hingga hatiku terasa dicabik-cabik, hanya untuk bertemu atau meneleponnya sekali saja. Setelah menyampaikan pesanku, satpam hanya bisa memberitahuku dengan tak berdaya, "Hari kunjungan Pak Gunawan sudah dipakai, tunggu bulan depan saja." Aku pun memasang wajah murung dan bersiap untuk pergi. Namun pada detik berikutnya, sahabat masa kecil tunanganku itu malah masuk dengan semudah itu. "Pak Gunawan sudah berpesan khusus, kamu boleh langsung cari dia di kantornya. Dia baik sekali sama kamu. Meskipun kamu sudah patah hati selama setahun, dia masih khawatir suasana hatimu buruk sampai sengaja kosongkan jatah hari kunjungannya untukmu," kata satpam itu pada sahabat masa kecil tunanganku itu. Melihat aku masih ingin menerobos masuk lagi, satpam buru-buru menghalangiku. "Sudahlah, jangan berharap lagi. Pak Gunawan mana punya uang, semua uangnya sudah kasih ke sahabat masa kecilnya itu." Malam itu, ibuku bahkan tidak sempat meminum obat pereda nyeri. Semua ini salahku ... aku memang tidak berguna. Aku benar-benar tidak ingin menunggu tunanganku itu lagi. Saat dia akhirnya selesai belajar dan pulang ke kampung halaman, aku juga sudah menjadi istri orang lain.
PREV
12
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status