Istri Gila Pak Dokter
Kemampuan mereka menyuarakan apa yang mereka rasakan sungguh luar biasa.
Helios mengetukkan jarinya di meja, suaranya berat dan penuh wibawa saat akhirnya ia bicara.
"Baiklah, Eryas, Nomor 190. Kalian ingin mendapatkan pekerjaan apa jika kalian sudah dewasa?"
Nomor 190 langsung menegang, lalu mendengus. Tatapannya menusuk tajam, suaranya sinis.
"Hah? Kenapa harus menunggu dewasa? Masih kecil saja kita sudah bekerja. Apa gunanya menunggu dewasa?"