Kuli Gagah Spesialis
Maya terjerembab keras ke lantai marmer yang dingin, lutut dan pinggangnya menghantam permukaan batu itu dengan bunyi benturan yang memilukan.
Tindakan KDRT yang dilakukan Indra kali ini melampaui batas kewarasan. Ia meluapkan segala kelemahan batinnya, rasa frustrasinya atas impotensi yang dirahasiakannya, dengan menyiksa istrinya secara membabi buta. Seolah dengan memukul Maya, ia bisa merasa menjadi laki-laki berkuasa lagi.
"Mati saja kau, perempuan sialan!" umpat Indra sambil melayangkan tendangan bertubi-tubi.