Hajatan Tetangga
"Pak Abdul itu mantan mafia, dia sudah bertaubat, dulu ayahku sering bawa aku ke rumah Pak Abdul, biar pun Mafia tapi setiap sabtu pagi dia selalu memberi bingkisan pada tukang beca,"
"Mafia?"
"Iya, masa kau tak kenal, dia terkenal di kota ini, dia tobat karena kehilangan istri dan anaknya dalam kecelakaan, sekarang menghabiskan waktu di Arab Saudi, hartanya banyak, sudah banyak yang dia hibahkan, mungkin tanah ini salah satunya."
"Wah, kalau sampai dia pulang, habiskan si Erwin," kataku kemudian.
"Iya, Mah, belikan dulu Papah rokok setengah bungkus," kata suami.