Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
METAMORFOSA

METAMORFOSA

dumelnya. Pemuda remaja itu adalah Matheo Demonte Azekiel, anak pertama dari pasangan Melviano Azekiel dan Kaila Mahestri. Matheo ini memiliki darah blasteran California—Indonesia. Wajahnya yang bule membuat remaja seusianya sering kagum saat melihat parasnya yang tampan. Ia sering disapa dengan panggilan Matheo. Tapi, itu tidak berlaku bagi Kaila—sang Mommy. Kaila memanggil anaknya dengan panggilan Mamat. Nama panggilan itu sempat menjadi kontroversial antara Melviano juga Kaila. Di mana Melviano tidak setuju anaknya dipanggil Mamat. Namun, dengan dalih yang sangat kuat dari Kaila akhirnya Melviano setuju jika Matheo dipanggil Mamat dengan catatan hanya Kaila saja yang memanggil itu.
1018.0K viewsCompletedAdded to Library 649 Times as abominations
Read
+Library
ASHOLE

ASHOLE

Baju abu-abu sangat lusuh dengan kulit hitam legam seperti terlalu lama dibakar sinar matahari. Apa yang utama dalam tubuh manusia? Iya, kepala. Maka dari itu dengan perlahan Naya melepas topi yang terpasang di tengkorak kepala anak kecil itu hingga hal yang mengejutkan membuat Rio mau pun Naya menjadi tersentak, tak menutupi kekagetan mereka.
102.9K viewsOn holdAdded to Library 67 Times as abominations
Read
+Library
Keluarga Beracun

Keluarga Beracun

Muka kelihatan gelap karena sengatan matahari, badan kurus, mata cekung dan masih banyak perubahan dalam diri Imron. Ada apa sebenarnya dengan keluargamu, Mas? Kemarin bang Ken, tadi Anggita, sekarang Imron. Sungguh banyak kejutan yang ditunjukkan Tuhan padaku. Aku hendak memanggilnya tapi niat itu kuurungkan saat melihat lampu sudah menyala hijau. Biarlah, suatu saat juga akan terungkap sendiri. Miris rasanya melihat Imron hidup di jalanan seperti itu, bergaul dengan orang yang salah. Apalagi soal nar**** yang kutemukan kemarin, apa mungkin barang har*m itu berasal dari mereka?
17.7K viewsCompletedAdded to Library 635 Times as abominations
Read
+Library
DEMON HUNTING

DEMON HUNTING

Di dalam kamus hidup Jeri sama sekali tidak ada namanya kelelawar sebesar rumah seperti ini, tapi sekarang di kamus hidupnya sudah tercatat bahwa iblis yang meminta menikah dengan gadis berumur 15 tahun adalah kelelawar besar ini. Sebentar lagi sepertinya ia akan dimakan oleh monster ini, Jeri mulai berdoa di dalam hati kepada Dewa jika ia melakukan kesalahan semoga cepat dimaafkan oleh Dewa. Tiba-tiba ada asap hitam yang mengelilingi tubuh monster tersebut hilang yang membuat Jeri harus melangkah ke belakang sambil menajamkan matanya. Monster itu menghilang dengan berganti wujud sebagai manusia berambut panjang, wajah rupawan seperti dewa, kulit putih susu, dan jubah panjang berwarna hitam.
106.2K viewsOngoingAdded to Library 235 Times as abominations
Read
+Library
A.M.O.R.E.G.A

A.M.O.R.E.G.A

@Fatamorgana16the amoramurammeraba
Dia memberikan makanan kepada kucing liar yang diambilnya kemudian dirawat hingga seperti sekarang. “Meong” Kucing itu mengeong setelah diberi makan, berterima kasih, mengenduskan kepalanya di bawah kaki Amor sehingga dia tersenyum karena lembutnya kulit Bembi. Ketika pertama kali melihat Bembi, dia mendapati ada darah di bulunya yang tegak dan kasar. Mengeong seorang diri di pinggir jalan seolah meminta pertolongan. Membuat Amor tentang diri dan juga hidupnya yang sebatang kara.
104.2K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as abominations
Read
+Library
Adoration

Adoration

Bertubuh kurus dan tinggi, berkulit pucat dengan pupil bewarna putih semua. Sesuai dengan apa yang Jo ketahui, setan akan takut jika dibacain ayat dan doa-doa. Berhubung Jo tidak terlalu tahu banyak ayat dan doa, ia pun membaca doa makan. Seketika mayat yang menahan tubuh Lim, melepas pegangannya dan membiarkan Lim pergi mendekati Jo. Lalu mereka bersama-sama membuka pintu dan keluar dari ruangan.
105.8K viewsCompletedAdded to Library 116 Times as abominations
Read
+Library
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Punggungnya kini mengembang, membawa dua lembaran api yang menyala-nyala ke langit malam seperti tangan iblis yang hendak merenggut bintang. Dari pelipisnya, dua tanduk melengkung mencuat—simbol dari kelahiran kembali. Namun bukan sebagai manusia. Ia kini adalah Flame Abomination. Matanya menyala merah padam—bukan merah yang hidup, tapi bara murka yang tak bisa padam. Napasnya mendesis, menyemburkan kabut hitam kental. Nafas itu mengalir seperti asap dari mulut naga, melilit seisi aula dengan aura maut.
1053.2K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as abominations
Read
+Library
ANUBIS

ANUBIS

Penonton bingung dengan situasi pertandingan yang tidak karuan. Seketika Musa mendengar suara Tuhannya-menyuruhnya melemparkan tongkat yang ada di tangannya. Musa melemparkan tongkat itu-seketika tongkat itu menjadi ular raksasa yang besarnya sepuluh kali lipat ular yang dibuat mastermagician. Ular itu berwarna hitam dengan kepala lima disatu tubuh. Si kepala lima maju ke medan pertempuran-melahap habis ular berbisa milik Mastermagician. Penonton terperangah, Hyksos sudah memaki Mastermagician sejak tadi, bagaimana mungkin situasi pertandingan berubah 180 derajat. Wajah Mastermagician pucat pasi, si kepala lima sudah melewati garis pertanannya, Kemudian melahap Maastermagician hidup-hidup. P
102.4K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as abominations
Read
+Library
SUAMI GHAIB

SUAMI GHAIB

Kabut asap, bau hangus, bangkai, belatung serta darah menjadi hal biasa di dunia alam ghaib inj. Gelap, pengap, anyir menjadi satu. Seorang Wanita dengan perut yang besar, rambutnya berantakan serta gigi-giginya yang mulai menghitam. Di dampingi sesosok mahluk hitam, besar berbulu yang menyeramkan. Matanya pun merah menyala dengan gigi tajam serta kuku yang runcing. Kakinya berserabut bak akar pohon beringin yang menjuntai ke tanah.
105.6K viewsCompletedAdded to Library 211 Times as abominations
Read
+Library
Nightmare

Nightmare

“Udah beberapa hari ini gue nerima teror yang isinya bangkai tikus, darah dan bahkan ancaman supaya gue mati. Isinya persis kaya yang pernah gue liat di laci meja, lu, Dev.” Sarah menunjukkan beberapa kertas yang bertuliskan ‘KAMU HARUS MATI’ padaku juga Satria. Satria mengambil alih kertas itu, “Terus kenapa lu ga cerita sama kita bertiga? Jadi kan kita suudzon sama lu.” Sarah yang ditatap hanya mampu menundukkan matanya. Tak dapat dipungkiri bahwa tatapan Satria masih saja mengintimidasi. Tajam dan menusuk.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as abominations
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status