Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Daniel&Mutia Official
bagus banget ,suka semua karakter, Hiro, naga ,gun ,Mita, ed,prili, paling kagum sama Mita, tegar banget .karakter bener" tahan banting mandiri gak menye" tp gak berisik jg tenang diam ,baik JD banyak yang merangkul
Read All Reviews
Revenge

Revenge

Revenge Bab 2 Goodnovel **** -Alex- "Selamat menikmati malam pertamamu, Alex," ucap Dirga sambil membalikkan tubuhnya, lalu, tangannya memutar daun pintu yang ada di depannya. Brakk .... Suara pintu yang di tutup dengan keras, membuat Gendis semakin merasa ngeri. Kembali, pria yang dipanggil Alex oleh Dirga menatap tajam wajahnya.
108.6K viewsCompletedAdded to Library 189 Times as acción
Read
+Library
PESONA

PESONA

"PLAKKKK" Ayla menatap pak gio dengan mata berkaca-kaca dan air mata turun begitu saja merembet di pipi nya dan Ayla seakan sadar akan perbuatan gilanya langsung berlari keluar dari ruangan dosen yang sudah menampar nya itu. TWO WEEK
1015.8K viewsOngoingAdded to Library 505 Times as acción
Read
+Library
Broken

Broken

“Reina Vicasa, pertama gue gak lihat setan. Kedua gue gak dirasukin setan dan ketiga gue gak ngomong ama setan. Intinya gak ada setan, jadi yang lo bilang tuh gak ada yang terjadi. Oke? Rein langsung menarik nafasnya kecewa, karena dugaannya kali ini salah. Rein memang bukanlah orang yang hebat dalam hal tebak-menabak. Ia memang sering kali salah menebak sesuatu. “Terus lo lihat apaan di papan tulis? Sampai-sampai lo gak dengar suara gue dan lo juga gak sasar pas gue ngelambaiin tangan di muka lo, terus udah panggil nama lo juga. Tetap aja li gak nyahut. Pas gue teriak di kuping lo, baru lo nyahut.” “Sorry, sorry... gue... eh... lagi ini aja...capek gitu,” jawab Reina berbohong.
1013.6K viewsCompletedAdded to Library 490 Times as acción
Read
+Library
REFLECTION

REFLECTION

Ia sering menggunakan bahasa spanyol untuk menyapa. “Hola, como estas?” “Bien.” Seledri menjawabnya. “Kamu sudah siap kuis?” Seledri tersenyum paksa. Ia menarik napas panjang sebelum menjawab pertanyaan yang sama sekali tidak ingin dijawabnya. “Ingin tahu hal yang sebenarnya? Aku bahkan baru tahu kalau ada kuis.” “Really? Oh no … kita sama! Tos!” Leo sudah siap dengan tangannya yang terbuka dan posisi high five.
103.5K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as acción
Read
+Library
Anara

Anara

Perlahan Jordan memompa miliknya, membuat Anara kembali menggelengkan kepala, menikmati sensasi yang dipelorehnya dari penyatuan itu. Semakin lama, Jordan mempercepat ritme gerakannya, membuat Anara mendesis dan berteriak tertahan, sampai gadis itu merasa sesuatu yang hangat mendesak keluar dari tubuhnya, bersamaan dengan lenguhan panjang dari Jordan. “Argghhh!” Jordan menancapkan miliknya kuat, memberi jeda sebentar, kemudian kembali memompanya dengan cepat, dan memuntahkan cairan hangat ke dalam tubuh Anara.
9.92.8K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as acción
Read
+Library
Aftermath

Aftermath

Perlahan ia tutup benda persegi panjang bermaterial logam tersebut. Jihan melihat pantulan semu dirinya pada genangan air hujan di dekat sepatunya. Wajah seorang pecundang. Segera ia injak sang refleksi buram dengan perasaan kesal. Entah mengapa ia jadi benci melihat wajahnya sendiri. Ia abaikan genangan keruh tak penting itu, kemudian berjalan lagi hingga langkahnya dihentikan secara sepihak oleh beton pembatas.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as acción
Read
+Library
Antara Dendam dan Cinta

Antara Dendam dan Cinta

“Aku kesal sama kamu. Kamu jahat!” Juan mengerutkan keningnya dengan bingung. Apa lagi kesalahannya kali ini. “Aku jahat kenapa?” “Sejak tadi kamu melihat Mulan terus. Bahkan kamu mengabaikan aku.” Juan semakin tak mengerti. “Aku tidak memperhatikan dia, Sayang.” “Bohong!” pekik Maya dengan suara hampir histeris. Dia mengubah posisinya menjadi duduk, masih menatap Juan dengan kesal. “Sejak tadi kamu tidak mengajakku bicara.”
1014.8K viewsCompletedAdded to Library 384 Times as acción
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status