Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sweet Revenge

Sweet Revenge

Andreas tersenyum lebar seolah tanpa dosa. "Aku bahkan tidak sadar jika terus menyentuhmu, Misha. Aku sudah terjerat terlalu dalam sepertinya," bisik pria itu dengan intim. Misha mendelik tajam. "Misha!" Misha tertegun mendengat suara lantang sahabatnya. Dengan panik, dia menoleh dan menemukan Howard berdiri bersandar di sebuah mobil Cevy berwarna biru navy miliknya.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as action
Read
+Library
ALVAREZ

ALVAREZ

senja gini masa w sendiri nyore bareng yuk lah Alea Zaneta gue otw markojek ya tungguin Zevanoo wow yes babe❤️ Abang Archie heh macem2 alea punya gue Zevanoo heh punya gue Ray bukan rey ADUIN VIO AAAAAH🔫 pew pew biar bubar hubungannya Zevanoo brcands tauu becanda Abang Archie gue di basecamp
109.4K viewsOngoingAdded to Library 330 Times as action
Read
+Library
One Two Three and Action

One Two Three and Action

Akan tetapi, hanya dalam hitungan detik, tiba-tiba Araki menghilang. Zayn tertawa terbahak-bahak sampai mengeluarkan air mata, membuat Dhefin dan Tama hanya saling berpandangan. “Jangan bermain-main dengan sistemku! Aku akan membuat semua perangkat tidak akan bisa digunakan lagi.” Zayn berkata setelah puas tertawa. “Bisa kubayangkan wajah Araki yang kebingungan,” celetuk Tama. “Lagi pula keberadaan Emiko memang tidak boleh diketahui siapa pun. Araki melakukan kesalahan fatal,” sambung Dhefin.
293 viewsOngoingAdded to Library 8 Times as action
Read
+Library
SCANDAL

SCANDAL

Tsabitha hanya bisa terbengong dan tidak meneruskan ucapannya. “Iya, Pak Reno! Kalau begitu lebih baik saya pulang dulu, saya tunggu informasi berikutnya dari Pak Reno. Ini kartu nama saya!” sahut Angga sambil mengeluarkan sebuah kartu nama dari dalam saku jaketnya ke Moreno. “Pak Reno bisa menghubungi saya di nomer itu,” lanjutnya sambil menunjuk ke kartu nama yang dipegang laki-laki itu kali ini. Moreno membacanya sekilas dan mengangguk. “Baik, saya permisi dulu, Pak. Terima kasih untuk teh panasnya dan selamat bertempur!” ujar Angga sambil menjabat erat tangan Moreno dan menyeringai kecil, laki-laki itu tahu kalau sedari tadi sebenarnya Moreno gelisah setelah melihat video aktifitas pagin
1011.4K viewsCompletedAdded to Library 412 Times as action
Read
+Library
SCANDAL

SCANDAL

imbuh Lais. Avi langsung menoyor kening Lais. "Dasar, sepertinya pikiran mu harus dibersihkan. Sini ku siram kepala mu dengan air comberan," ucap Avi. Anna semakin tertawa dengan kekonyolan kedua sahabatnya. Tiba-tiba notifikasi pesan muncul di handphone milik Anna. "Datanglah keruangku sekarang," bunyi pesan teks dari Erik.
101.4K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as action
Read
+Library
PLAYER

PLAYER

tanya Adam yang akhirnya kelepasan memanggil Ervin dengan panggilan ‘Kak’. “Kamu udah pernah tanya Yara belum sih skill apa yang kupunya?” tanya Ervin jemawa. Adam menggeleng. Untuk apa juga ia bertanya kepada Yara tentang skill kakaknya. “Tenang aja, Pak Adam. Pak Ervin menguasai beberapa beladiri. Taekwondo, karate, aikido, di tiga beladiri itu Pak Ervin pegang sabuk hitam, yang lainnya beladiri yang dipelajari secara otodidak,” terang Aris sekaligus ingin memperingati Alan, bahwa meskipun mereka bicara di private room, Ervin tetap bukan orang yang bisa dipandang sebelah mata.
1039.1K viewsCompletedAdded to Library 781 Times as action
Read
+Library
Castle

Castle

Mereka akan melakukan penyerangan. Seketika aku langsung mengangkat busur panah yang kupikul, dan mengambil anak panah di punggungku. Aku menegakkan badanku, dan merenggangkan kedua tanganku. Lalu mataku mulai memusatkan target. Aku tidak ingin membunuhnya, hanya saja aku ingin membuatnya tidak sadarkan diri. Aku akan menancapkan anak panahku di sekitar dada. Namun, tidak mengenai jantungnya. Aku yakin pasti bisa melakukannya. Sekarang aku menarik anak panah ke belakang, mengatur agar kecepatannya sedikit melamban, namun tepat sasaran. Aku tidak ingin sampai membunuhnya. Sekarang aku mulai melepaskannya. Tepat sasaran! Tepat dengan target yang aku tuju. Aku merasa bahwa posisi itu memang bis
104.2K viewsCompletedAdded to Library 104 Times as action
Read
+Library
YOU

YOU

dewi Triana.A7710ouroursthusily
warning ada adegan +++++ Happy reading guys 😘 Kesya mengerjapkan kelopak matanya berulang kali, mencoba untuk menyesuaikan dengan intensitas cahaya yang sudah menelisik menerangi kamar itu. Perlahan dia menjauhkan diri dari dekapan laki-laki yang kini memeluknya namun, tubuhnya sama sekali tidak bergerak. Kesya menyadari bahwa ada tangan besar yang menahan tubuhnya. Dia menghela nafas pasrah, lilitan di tubuhnya sangatlah kuat, sangat sulit untuk melepaskan diri dari dekapan itu. Kesya tertegun ketika melihat pahatan sempurna di hadapannya, tanpa sadar kedua sudut bibirnya terangkat. Tangannya bergerak, membiarkan jari telunjuknya menelusuri seluruh wajah pria itu mulai dari mata, hidung, p
9.911.3K viewsCompletedAdded to Library 282 Times as action
Read
+Library
Unknown

Unknown

Ku lihat layar telpon ternyata itu Radit, dengan segara aku mengangkatnya. “Bim,,,”suara Radit di telfon dengan nafas tidak teratur seperti habis berlari. “Njir lu abis ngapain?” “Bimm..”ucapnya lagi seperti susah menjelaskan keadaannya. “Apa anjir lu gak usah buat khawatir, lagi di mana lu?”aku tidak sabar akibat khawatir dengannya. “Gue-Gue kepergok sama komplotanya Bang Rio”
2.3K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as action
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

Dia menggulung lengan bajunya yang pendek dan mengambil bantal yang berada diatas ranjang. "Sepertinya kau mengajak ku perang!" ujar Byakta dan bersiap melempar bantal ke arah Speranza. Speranza terdiam. Dia berlari menghindari Byakta dan naik ke atas ranjang untuk mengambil bantal. Byakta yang melihat peluang itu langsung melempar bantal ke arah Speranza hingga membuat Speranza jatuh di atas ranjang.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as action
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status