Anara
Tiba-tiba saja dia merasa gerah.
Pelan, bibir Bryan sudah menempel disana. Sedikit menyesap, menimbulkan rasa geli dan menyengat. Tubuh Anara kaku. Makin lama, sesapan dan gigitannya semakin kuat, hingga mata gadis itu mulai sayu, kemudian terpejam menikmati permainan Bryan. Tangan kekar cowok itu sekarang sudah menyusup masuk kedalam blouse Anara, dan meremas benda kenyal di dalam sana. Hampir saja gadis itu mendesah, saat suara bel tiba-tiba berbunyi. Bryan menghentikan aksinya, dan berjalan menuju pintu, dengan Anara yang mengekor dari belakang. Lewat intercom, Anara melihat wajah orang yang tadi membunyikan bel.
Bab Populer