JODOHKU GURU GALAK
Tapi sepertinya romantis," sambungnya kemudian.
Adhinata hanya tersenyum dan menggandeng tangannya menuju gondola.
Mereka duduk bersebelahan di gondola yang perlahan naik ke udara. Dari atas, Nadira bisa melihat hampir seluruh area Trans Studio Bali. Lampu-lampu mulai menyala, memberikan nuansa magis pada taman hiburan itu.
"Bagus, ya, Pak," ujar Nadira sambil memandang ke bawah, meski jantungnya deg-degan.
"Iya," jawab Adhinata, tapi pandangannya tidak beralih dari Nadira. "Tapi ada yang lebih bagus."
Nadira menoleh. "Apa?"
Tatapan Adhinata begitu lembut saat ia berkata, "Kamu."
Nadira buru-buru mengalihkan pandangannya lagi, mencoba menyembunyikan wajahnya yang memerah.
Hot Chapters