SURAT WASIAT NENEK
Bagas memperlihatkan sebuket bunga yang ia genggam di belakang tubuhnya.
Semua mata menatap Bagas, tersenyum penuh haru dan merasa iri kepada Adelia. Seorang pria datang tiba – tiba dalam cuaca hujan hanya untuk memberikan bunga.
Bagas berjalan mendekati Adelia. Setelah tiba di hadapan Adelia dalam posisi yang masih berdiri perlahan Bagas merendahkan posisi tubuhnya, mengulurkan kedua tangannya yang memegang sebuket bunga mawar kepada Adelia, “Adelia, maaf kalau aku terkesan lancang, tiba – tiba datang, mengusik kamu yang sedang bersama teman – teman. Ini untuk kamu, ada secarik kertas, tolong di baca.”