Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AJISEKA

AJISEKA

Dengan ijin Ki Ageng Pamungkas padepokan baru itu di beri nama yang sama persis dengan padepokan terdahulu, yaitu Bayu Putih. Sayangnya, salah satu tokoh yang turut andil memerangi kesewenang-wenangan di wilayah selatan kini terbaring lemah, ya! Adhinata, sudah seratus hari lelaki itu menderita penyakit yang tidak lazim. Lukanya tidak kunjung sembuh dan membuatnya tidak bisa berjalan, hal itu disebabkan pangkal pahanya mengalami pembusukan luar biasa. Dan hari ini adalah hari terakhirnya mengudara nikmatnya udara, ia meninggal dengan keadaan yang cukup tragis.
9.53.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai adie
Baca
+Pustaka
Adit dan Tia

Adit dan Tia

Sekarang aku kembali gila saat bertemu dengan Adit laki-laki yang akan aku usir dari hidupku dengan cara apapun. Baiklah, sekarang kalian mulai taukan kenapa Tia benci banget sama cowok kayak Adit, nah ini adalah alasannya tapi kenapa membiarkan Nara sama Febri yang padahal juga urakan? Nanti aku jelasin di part-part selanjutnya. Selamat membaca dan maaf agak lama up nya. Hehehe.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai adie
Baca
+Pustaka
Alice

Alice

bisik nya dan langsung pergi mendahului Alice dan duduk di meja nya. Laki itu adalah Aidan Putra Aksara, laki-laki yang berbakat di bidang voli dan siswa incaran siswi-siswi di sekolah mereka.
105.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai adie
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Sang Mafia

Terpaksa Menikahi Sang Mafia

Divya terjatuh karena menabrak dada bidang seorang pria bertubuh kekar, tinggi sekitar 180 cm berdiri dengan angkuhnya. "Ma...maaf Tuan. Saya tidak sengaja." Divya menepuk Jas pria tersebut berniat untuk membersihkan nya. "Singkirkan tangan kotor mu itu. Kau membuat jasku makin kotor dengan tangan yang menjijikkan itu." Ucap Adit sambil menepis tangan Divya dan memberikan tatapan tajam ke arah Divya. Ya, pria itu adalah Adit. Pemilik perusahaan terbesar kedua di negeri itu sekaligus raja mafia yang dikenal diseluruh belahan dunia.
1010.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 325 kali sebagai adie
Baca
+Pustaka
Alverez

Alverez

Seorang teknisi segera mengunduh rekaman dari malam kematian Adrian. Di layar, mereka melihat sebuah mobil hitam tanpa plat nomor berhenti di depan rumah tua itu. Beberapa pria bertubuh tegap keluar dari mobil dan mengangkat tubuh Adrian yang sudah tak bernyawa. Kemudian, seorang pria keluar dari sisi lain mobil—wajahnya tertutup, tapi Alan mengenali postur tubuhnya dengan jelas. "Calvin Rahadian," bisik Arga penuh kemarahan.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai adie
Baca
+Pustaka
Dia

Dia

Setelah sekiranya sudah komplet, Lea melanjutkan, "Itu aja Mang Ade." Mang Ade menyebutkan ulang semua pesanan Lea secara terperinci seperti yang ia tulis. Setelah sudah di bilang oke oleh Lea, pria paruh baya itu melanjutkan, "Ooooke! Meja nomor berapa neng geulis?" "127 Mang," "Siap neng. Di tunggu ya," "Oooke!" seru Lea mengikuti seruan khas Mang Ade.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai adie
Baca
+Pustaka
ARTUR

ARTUR

ucap tuan Arfan >> Di pendapa akademi 5 orang murid sedang membicarakan murid yang baru di angkat oleh guru mereka. "Apa kau sudah dengar bahwa guru besar baru mengangkat murid baru" "ya aku sudah mendengarnya kelihatanya guru besar sangat tertarik dengan orang bernama Artur itu sampai-sampai dia menjadi murid nomer satunya dan dia sendiri yang mengajarnya" "kita lihat saja seberapa hebat orang itu"
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai adie
Baca
+Pustaka
ANUBIS

ANUBIS

seru pria di atas podium. Seluruh hadirin dalam pelelangan itu sempurna kecewa saat mendengar harga satu peti penuh koin emas. Pria di atas podium berhenti berseru berharap ada pria lain yang berani menawarkan harga yang lebih tinggi. Satu menit berlalu sepertinya tidak ada pria yang lebih berani dari panglima itu, sekarang wajah hadirin sempurna mengkerut, mereka tidak akan bisa mendapatkan Wanita secantik itu, dengan hidung mancung, kulit putih etnis bangsa eropa, dan lekuk tubuhnya yang sangat menggoda.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai adie
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status