Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Alam dan Kita

Alam dan Kita

Tetap kenang hari ini terus. TAMAT
9.73.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai adieu
Baca
+Pustaka
DINODAI SUAMI SENDIRI

DINODAI SUAMI SENDIRI

'Zeiiiinnn. ***********
9.6124.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai adieu
Baca
+Pustaka
Test Book

Test Book

Penapika12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai adieu
Baca
+Pustaka
ADORE YOU

ADORE YOU

Dia yang paling tahu bahwa Syl alergi dengan debu halus core. Syl yang akhirnya berhasil mengelamatkan kepalanya hanya bisa melongo. Otaknya sama sekali tidak memproses tiga buah pertanyaan yang diucapkan secara bersama-sama. Dia hanya bisa menatap ke arah Andera, June dan Tanto dengan permintaan minta maaf. Dia langsung berjalan ke lemarinya sendiri. Memberikan lotion ke Maria dengan tatapan penuh rasa bersalah. "Kamu alergi sama debu halus core?" tanya Maria dengan perhatian.
9.93.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai adieu
Baca
+Pustaka
Adinda

Adinda

“Aku tahu kamu siapa! Aku juga sadar kamu itu Cowok Berengsek! Tapi, please jangan paksa aku untuk menjauhi kamu. Aku enggak akan bisa.” Kali ini Giyo yang terdiam. Adinda langsung terlihat malas melanjutkan perbincangan itu kembali. Dia memilih mengakhiri panggilan. Lalu mematikan telepon selulernya. Adinda langsung menjatuhkan tubuhnya pada kasur. Sambil memeluk guling. Adinda memukuli guling dalam pelukannya. Air matanya perlahan menetes.
1018.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 578 kali sebagai adieu
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
Adiarizki
Soalnya bagiku, kalian yang setia mengikuti ceritaku adalah yang terspesial jadi aku juga enggak mau panggil kalian semua dengan sebutan yang monoton. Maunya juga beda dari yang lain dan spesial, hehehe. Sudah dulu, ah! Kebanyakan bacot jadinya Autoa, kebablasan terus, wkwkkwkwk.
Kejora Bersinar
Terima kasih sudah menghadirkan cerita yang berbeda, Toa.🙏💗💗 Kalau selama ini aku baca kisah CEO/Molioner. Orang kayalah inti nya, talernyata sama Autoa kehidupan sederhana jadi cerita yang menarik dan enak dibaca.❤❤❤🤗
Baca Semua Ulasan
MADU HITAM

MADU HITAM

Ferdi duduk di samping Justin, mulai meneguk anggur membasahi kerongkongannya, berharap hukuman ini segera berakhir. Anggur merah akhirnya habis diminum oleh Justin dan Ferdi, yang tersisa hanya botol-botol bekas yang berjejer rapi. Justin memutuskan untuk pulang, disusul oleh Ferdi. Langkahnya tertatih-tatih, tubuhnya sempoyongan, kadang tak sengaja menabrak beberapa orang yang sedang berpesta.
781 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai adieu
Baca
+Pustaka
Aftermath

Aftermath

Ingin sekali ia mengeluarkan makian terkasar dan berkata betapa tolol pria didepannya ini, tetapi hanya itu yang dapat ia ucapkan dengan suara begetar karena menahan sesuatu yang ingin segera meledak---entah kesedihan atau kemarahan atau keduanya. Ia memang tidak akan pernah menang melawan ayahnya. "Hapus air matamu. Yang sudah pergi biarlah pergi, sebanyak apapun kamu menangis tak akan membuatnya hidup lagi. Kamu tidak boleh cengeng. Mulailah hidup baru." Pak Hasim berujar dengan ringan, seolah tak ada penyesalan sebesar atom pun dalam hati busuknya. Seolah kepergian Hansel hanyalah seremeh kematian karakter figuran dalam sebuah pertunjukkan drama.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai adieu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status