Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MATI RASA

MATI RASA

Nabil menjelaskan panjang lebar dengan perasaan kagum pada calon abang iparnya. "Andai kamu tau bil rasanya jadi aku...kamu pikir enak? Aku harus nikah di usia muda bil, kamu tau sendirikan kalau aku mau melanjutkan pendidikanku. Aku punya cita-cita bil dan sangat ingin mewujudkannya! Abi enggak pernah memikirkan perasaanku bil, aku kecewa sama abi karena abi enggak sayang sama aku!"
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai adista kepastian rasa
Baca
+Pustaka
Suamiku Selalu Ingin Bercerai

Suamiku Selalu Ingin Bercerai

Ekspresinya berubah perlahan—terkejut, kesal, marah—lalu berhenti pada satu titik: getir. “Kau… benar-benar yakin mereka tidak menjebakmu?” “Aku yakin dengan penilaianku,” jawab Aditya pelan. “Aku melihat kemarahan Gustav sebagai seorang ayah. Isla. Bahkan Ava…” Ia menarik napas panjang. “Matanya hancur saat menatapku.” Davis menyipitkan mata, menatapnya tajam.
9.861.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai adista kepastian rasa
Baca
+Pustaka
Perjalanan Pendekar Tangan Satu

Perjalanan Pendekar Tangan Satu

ujar adista. "Kejadian apa maksudnya?" tanya Rawindra yang benar-benar tidak ingat kejadian sebelumnya. "Pendekar Pulau Iblis ini begitu ketakutan sampai celannya basah kuyup dan bau. Kamu tahu kan maksudku?" jelas Adista. "Ehem!" ujar Rawindra sambil menganggukan kepalanya. "Aku tidak akan bertanya kamu kemana, tapi janji padaku untuk menjadi Juara Sejati!" seru Adista memberikan semangatnya.
1028.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 825 kali sebagai adista kepastian rasa
Baca
+Pustaka
Relokasi Rasa

Relokasi Rasa

“Nanti kita coba yakinin, kalau niat kita cuma ngobatin kangennya Ibu, bukan mau ngambil Risa dan bikin Risa jauh dari Mas Adit.” Jam makan siang sudah hampir berakhir ketika Gama memarkirkan mobilnya di area parkir sebuah hotel. “Ayo, Mas Adit udah nunggu di lobby.” Benar seperti yang dikatakan Gama, Adit tengah duduk di sofa yang berada di lobby hotel sembari memangku Risa yang masih berumur dua tahun. “Hai, Mas.” Gama mendekat dan menyalami kakak iparnya lebih dulu sebelum mengulurkan tangan untuk menggendong Risa.
1045.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai adista kepastian rasa
Baca
+Pustaka
MERTUA RASA MADU

MERTUA RASA MADU

Dia mendengkus, cemberut lalu memandangku dengan segala tatapan sinis. "Ya .. bisa jadi beliau belum paham mana makanan yang bisa dimakan Fais dan mana yang belum," jawabku lembut. "Halah, makanan bayi, ya jelas tertulis makanan bayi, mana mungkin beli chip tortila rasa sapi panggang, roti coklat dengan keju, minuman kesehatan! Apa itu semua?!"
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai adista kepastian rasa
Baca
+Pustaka
The Secret Admire's Love

The Secret Admire's Love

jelasnya dengan nada penuh penekanan. "Karena saya ingin lebih cepat memperoleh kepastian pengobatan yang tepat untuk Nona Hira sebelum semuanya menjadi terlambat meski kemungkinannya hanya beberapa persen saja. Terkadang yang kecil persentasenya ini bisa mendatangkan keajaiban," sambungnya.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai adista kepastian rasa
Baca
+Pustaka
Nyonya Puas Abang Lemas

Nyonya Puas Abang Lemas

Rasa jijiknya langsung tersapu oleh gelombang kenikmatan yang melumpuhkan saraf. "Eunghhh ... Lidah kamu ... Sialan ... Enak banget ...," desah Adisty putus asa. Adisty benar-benar kelimpungan. Tubuhnya melenting-lenting di bangku gazebo seperti cacing kepanasan. Kakinya menendang-nendang udara, lalu akhirnya melingkar kencang di leher Rusdi, menjepit kepala pria itu. "Hancurkan saya, Rus! Jilat yang kencang!" racau Adisty, harga dirinya runtuh total. "Makan punya majikan kamu! Habiskan!"
9.6310.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.1K kali sebagai adista kepastian rasa
Baca
+Pustaka
Pudarnya Rasa Cinta

Pudarnya Rasa Cinta

Hingga aku melihat Indra membuka sebuah aplikasi ramalan di ponselnya. Aplikasi itu sangat sederhana, hanya ada tulisan besar di atasnya: 100% akurat. Indra tertawa sinis dan dengan asal mengetikkan namaku. Setelah beberapa saat, aplikasi itu memunculkan pesan: Dia ada di dekatmu. Indra menggeleng sambil tersenyum pahit dan hendak menutup aplikasi itu. Saat itulah aku menyadari, aku bisa mengendalikan keyboard di ponselnya.
8.5114.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai adista kepastian rasa
Baca
+Pustaka
Ketika Rumah Tanggaku Masih Di Setir Oleh Mertua

Ketika Rumah Tanggaku Masih Di Setir Oleh Mertua

tanya Rani tanpa basa basi. "Kita semalam baru sampai dan langsung masuk kamar. Bagaimana aku bisa tau jika Ghea ada di sini?" jawab Adit. "Istrimu ini memang paranoid, Mas. Dia pikir aku mau merebut apa yang menjadi miliknya." "Memang itu yang akan kamu lakukan kan?" "Ah, benarkah? Tidak salah? Apa aku perlu mengingatkan apa-"
1013.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai adista kepastian rasa
Baca
+Pustaka
Tidak Ada Suami yang Sempurna

Tidak Ada Suami yang Sempurna

Zahra mengatupkan bibirnya dan menyaksikan pemandangan yang lewat melalui jendela mobil. Restoran yang dipilih Adi tampak persis seperti yang ada dalam ingatannya. Bahkan, begitu pula lokasi, cuaca, tempat duduk mereka, dan makanan yang mereka pesan. Kecemasan dan rasa gelisahnya mulai memuncak. Kenangan akan masa lalu mulai menguasai pikirannya. “Ini terlalu mahal. Adi, bukankah kau terlalu memaksakan dirimu?” dia bertanya dengan suara paling lembut dan penuh perhatian yang bisa dia kumpulkan.
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai adista kepastian rasa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status