Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hati Yang Tak Pasti

Hati Yang Tak Pasti

“Seriously? Gue pikir lo mau nanya apakah gue pernah menyelamatkan Bumi atau enggak.” Daisi terkekeh. “Bukan lah!” tangkasnya cepat. “Gue penasaran aja, sih. Kali aja selera musik kita sama gitu.” “Tapi, kenapa lo langsung tebak All Time Low, sih? Yang lain kek gitu. The Script atau apa kek.” “Karena akhir-akhir ini gue lagi dengerin All Time Low yang Therapy. And then, enggak tahu kenapa, gue langsung kepikiran aja.”
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai adista kepastian rasa
Baca
+Pustaka
Terpaksa Jadi Ibu Surogasi

Terpaksa Jadi Ibu Surogasi

“Baik, Pak. Saya akan berusaha.” Adrian mengangguk, lalu berbalik hendak pergi. Tapi sebelum mencapai pintu, ia berhenti sejenak. “Oh, satu lagi.” Karina mendongak, menunggu kata-katanya. “Pastikan Anda percaya diri. Tidak ada ruang untuk ragu di ruangan nanti.” Senyum kecil Adrian membuat jantung Karina berdebar. “Baik, Pak.” ---
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai adista kepastian rasa
Baca
+Pustaka
Mayat di Balik Plafon

Mayat di Balik Plafon

Adhisti menatap Rafa berharap pria itu paham dengan cerita singkat yang ia sampaikan itu. “Lo ngerasa apa memang, Chaay?” tanya Rafa terdengar ragu. “Entahlah, ada yang aneh. Kaya sedikit lebam tapi nggak lebam, Bang! Gue nggak berani pikirin rasanya itu lebih dari ini.”
8.718.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 486 kali sebagai adista kepastian rasa
Baca
+Pustaka
Rasa

Rasa

"Coba fokus dulu ke perasaan yang Abian rasakan, cermati, dan tentukan kira-kira ada di nomor berapa? 1 menandakan sangat buruk, dan 10 menandakan sangat baik." Abian terdiam. Ia mencoba mengikuti arahan yang diberikan oleh sang dokter. Membutuhkan sekiranya hampir 20 detik, untuk Abian akhirnya bisa menjawab. "Enam," jawabnya sangat singkat. "Wah, Maa Syaa Allah, berarti sudah mulai bisa mengidentifikasi perasaan ya." "Oke, angka 6, angka yang not bad, but not good. Gak buruk, tapi gak baik juga. Betul?" tanya Karina memastikan. Abian hanya menjawab dengan anggukan yang berarti mengiyakan.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai adista kepastian rasa
Baca
+Pustaka
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

“Yidaaah keyen !!! niiiiih yasain kamu, aku oyes-oyesin cokyat cipelkuin (lidah keren!!! Nih rasain kamu, aku oles-oles pakai coklat silverqueen)." Yasmim melongo. Memandang adiknya yang mendadak autis bak spesies sekolah luar biasa. Diselingkuhi rasa penyesalan karena sudah kasih private. Dia pun kehilangan coklat silverquennya. Sultan ngabisin tanpa nyisain coklat se-chung pun. Dini memang dungu !!! ***
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai adista kepastian rasa
Baca
+Pustaka
Bukan Istri Cadangan

Bukan Istri Cadangan

tanya Caliana, masih tak percaya. Adskhan mengedikkan bahu. “Bisa iya, bisa juga tidak. tergantung.” Jawabnya santai. “Tergantung apa?” “Tergantung seberapa banyak rasa sukamu padanya, dan padaku.” Jawab Adskhan dengan senyum tengil di wajahnya. “Jika persentase rasa sukamu padanya lebih kecil, maka dia akan aman. Tapi jika tidak, maka dia dalam posisi tak aman.”
10180.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai adista kepastian rasa
Baca
+Pustaka
Hati yang Tak Pernah Siap

Hati yang Tak Pernah Siap

Tapi tak ada gambaran yang utuh, hanya kekosongan. “Aku, tidak ingat." Tatapannya begitu intens terhadap sang istri. "Kamu yakin, kamu adalah istriku?" tanya Adrian kembali. “Tak apa. Aku akan bantu kau ingat. Satu hari, satu cerita, satu senyuman dan akan membutikan bahwa aku istrimu.” Zea meraih tangannya perlahan, hangat dan lembut. “Aku akan di sini. Menunggu.”
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai adista kepastian rasa
Baca
+Pustaka
Cinta Terlarang Pak Dosen

Cinta Terlarang Pak Dosen

Persetan dengan semua itu, apakah Ayudia begitu takut kepadanya hingga tidak ingin memberikan kesempatan sedikitpun kepada Adam? Tapi mungkin kekuatan cinta memang sudah menumpulkan ketajaman Adam. Ia terus menerus bertekuk lutut pada cinta. Membiarkan perasaannya terombang ambing meskipun rasanya begitu menyiksa. Dan sekali lagi, Adam membiarkan dirinya terlarut dalam ketidakpastian karena Ayudia yang belum mampu memberikan jawaban. “Baiklah, saya akan menunggu hingga kamu siap untuk menjawabnya, Yu.”
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai adista kepastian rasa
Baca
+Pustaka
My Love

My Love

BRAAK Adisty langsung menutup pintu kamarnya rapat. Tak lupa juga ia menguncinya. Kali ini ia benar-benar ingin sendiri. Ia ingin menikmati rasa kecewanya tanpa gangguan siapa pun. Jika menangis pun tidak apa, asalkan kamarnya di kunci tidak ada siapa pun yang tahu. Adisty menghembuskan nafasnya dengan berat. Ia merasa sesak, hatinya sakit, rasa kantuknya hilang, yang ada dalam benaknya sebuah pertanyaan besar. Siapa wanita itu?
9.922.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 533 kali sebagai adista kepastian rasa
Baca
+Pustaka
Hasrat Istriku

Hasrat Istriku

jawab Rendi. “Mm, bisa jadi. Tapi kalau gue, gue lebih nempel sama pasangan kalau gue ada salah. Gue ngerasa bersalah dan gue deketin dia untuk mencari rasa aman dan nyaman gue sampai rasa bersalah gue hilang.” Kevin menjawab dengan mulut penuh. Ghiyas menatap Kevin. Kevin memang belum berkeluarga, tapi dia memiliki pasangan.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai adista kepastian rasa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status