Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bakti yang Tidak Dihargai

Bakti yang Tidak Dihargai

Hijab berwarna hitam kupakai seraya melangkah menuju pintu utama. Seorang lelaki berpakaian wearpack berwarna abu berdiri tepat di depan pintu. Dia tersenyum saat beradu pandang denganku. Dari penampilannya aku tahu, dia salah satu mekanik di bengkel langganan suamiku. Ya, dia kemari untuk mengantar motor yang sudah selesai diperbaiki. "Ini motornya, Mbk," ucapnya seraya memberikan kunci dengan bandul miniatur rumah.
121.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 648 kali sebagai adu mekanik
Baca
+Pustaka
The Rich Poor

The Rich Poor

Adam memgemudikan mobil layaknya sedang mengendalikan kemudi sebuah permainan. Memutar kemudi 360° ke kanan, lalu ke arah sebaliknya. Menabrak satu per satu orang yang menghalanginya. "Ambil senjatamu!" perintah Adam, pandangan masih fokus ke depan. Ethan hanya terdiam, sedikit pun tidak menanggapi Adam. Lelaki itu kesal, mengemudikan mobil semakin asal.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai adu mekanik
Baca
+Pustaka
Taming Obsession CEO

Taming Obsession CEO

Adam pun mendengus kesal, lalu memundurkan mobilnya keluar dari areal parkir restoran cepat saji itu. Mobil Audi berwarna hitam yang menarik perhatian karena kemewahannya itu berhenti sejenak di pintu keluar restoran cepat saji, sebelum meluncur menyusuri jalan raya kembali ke arah Kastil Emperor. Adam kembali melirik Delia yang masih anteng duduk manis di sampingnya. “Kenapa nggak mau pacaran?” tanya Adam ketika mereka melambat di lampu merah.
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 379 kali sebagai adu mekanik
Baca
+Pustaka
Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Pesan Nyasar Dari Sahabatku

ucapku sambil tersenyum manis. “U-uangnya … memang tinggal segitu, Ri. Aku minta maaf. Aku kemarin bantu Adi untuk bikin usaha.” Adi adalah adik bungsu Mas Hendra. Merantau ke Tangerang sejak tiga tahun silam. Adi adalah lulusan S-1 teknik mesin. Bekerja di pabrik suku cadang kendaraan. Bikin usaha? Usaha apa? Usaha halusinasimu?
10119.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai adu mekanik
Baca
+Pustaka
Jangan Seperti Pelangi

Jangan Seperti Pelangi

Seorang Mario yang biasa melanglang buana dengan truk, mobil besar dan sejenisnya juga orang kantoran yang sibuk wara-wiri ke luar kota, mabuk? Seseorang menepuk pundak Adul, "Heei, ente...mau tau aza deh gimana kakanda Mario. Emang situ apanya? Dengarr yaa, kanda lagi mabuk ngidam. Ih, dasar cowok! Gitu aza gak tau." Bebi berlalu setelah puas membuat Adul melongo heran. Adul tersenyum bingung, "Ok, Adul pulang, yaa."
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai adu mekanik
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Naga Perang

Kebangkitan Naga Perang

teriak Adrian dengan marah, meninju setir mobilnya. Sementara itu, Rendy terus menjaga kecepatan optimalnya dengan teknik "late braking," di mana dia menunda pengereman hingga detik terakhir sebelum tikungan, memungkinkan dia mengambil setiap belokan dengan mulus tanpa kehilangan momentum. Setiap manuvernya presisi, seakan lintasan adalah taman bermainnya. Dia memanfaatkan setiap aspek dari kemampuan teknis G-TR Black Edition, membuat mobilnya tampak tak tertandingi.
1029.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 847 kali sebagai adu mekanik
Baca
+Pustaka
Nyonya Puas Abang Lemas

Nyonya Puas Abang Lemas

Nyawanya terasa sedang di ujung tanduk. Pintu mobil sedan itu terbuka. Keluarlah sosok Adrian, laki-laki tegap dengan kemeja kerja yang rapi namun wajahnya terlihat kaku dan dingin. Adrian membanting pintu mobil cukup keras. BRAK!
9.6303.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.8K kali sebagai adu mekanik
Baca
+Pustaka
Pria Culun Itu Suamiku

Pria Culun Itu Suamiku

Asap tipis mulai mengepul, dan perlahan-lahan mobil itu melambat hingga akhirnya mati total tepat di pinggir jalan. "Aduh, Are... sepertinya akinya benar-benar menyerah," ucap Adam dengan wajah panik yang dibuat-buat. Ia turun dan membuka kap mesin, pura-pura memeriksa kabel yang berantakan. Areta turun dengan wajah lemas. "Sudah kubilang, Adam. Harusnya tadi kita naik taksi saja."
934 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai adu mekanik
Baca
+Pustaka
Ah! Sentuh Aku Lagi, Om

Ah! Sentuh Aku Lagi, Om

Gerakan menembaknya cepat, tajam, dan tanpa ragu. DOR! Satu musuh jatuh. DOR! Musuh kedua terpental ke lantai, darah mengalir dari dadanya membasahi marmer. Sementara itu, musuh terakhir membelalak, berbalik hendak melarikan diri, tapi sudah terlambat. Aldean menerjangnya, meraih kerah bajunya, lalu menghantamkan tubuh pria itu ke dinding dengan keras hingga terdengar bunyi tulang beradu.
9.8111.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai adu mekanik
Baca
+Pustaka
IBUKU BUKAN BABUMU

IBUKU BUKAN BABUMU

Untuk urusan adu mekanik mereka tak ada apa apanya. "Hiaaaaat ...!" Lelaki bertato naga memulai serangan dengan tangan terulur, mengepal. Dia memu kul angin. Karena aku dengan mudah mengelak. Dengan cepat aku menangkap dan memelintir tangannya itu. "Ampun ampun...!" Pintanya memelas. Dengan semua "Sekarang kalian lebih baik membatalkan niat kalian untuk mencelakai saya. Kalau tak ingin kaki atau tangan kalian kubuat patah." Ancamku.
1029.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 665 kali sebagai adu mekanik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status