Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AFZAL

AFZAL

lanjut noval "Gak deh buat lu aja"ucap farhan "Gila, gua udah ada airin mao di depak gua sama dia"ucap noval "Nambah satu sabi, kan mayan body resa beh semok"ucap farhan "Pikiran lu najis"ucap afzal
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai akina fathia
Baca
+Pustaka
Bhu & Akra

Bhu & Akra

“Haha, Ana segitu rindunya sama Kakak?” Ana mengangguk dalam pelukan kakaknya. Sudah hampir tiga tahun dirinya tak bertemu dengan kakaknya ini. Fatih Algalih, itulah nama kakak Ana. Ia berprofesi sebagai dokter. Tiga tahun belakangan, Fatih bertugas sebagai relawan di negara yang terlibat perang. Tahun ini, Fatah telah menyelesaikan tugasnya dan bisa kembali ke negaranya untuk bekerja di rumah sakit seperti sebelumnya. Tentu Fatih merasa senang. Menjadi relawan memang sebuah tanda bakti bagi seorang dokter, tetapi Fatih merasa menjaga adiknya juga menjadi sebuah bakti tersendiri baginya. Apalagi, Fatih tahu jika kini Ana harus kembali tinggal sendirian karena oma serta opa mereka kembali ke
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 422 kali sebagai akina fathia
Baca
+Pustaka
Stuck In H2SO4

Stuck In H2SO4

ucap Arian makin membuatku bertanya-tanya. "Sya kamu Pak Fatih mulu. Kita ngga ditanya?,"tanya Airin hadir bersama Hilda. Akh iya aku merindukan keduanya. Tapi bukan mereka yang ku cari. "Sudah Rafsya. Istirahat yang tenang gitu loh. Baru juga sembuh. Nanti Fatih datang,"ucap Aini terdengar aneh. Biasanya dia memanggil nya Nak atau Kak. Kali ini memanggilnya Fatih saja. Tidak aneh hanya saja terdengar lebih dingin. Ada apa ini? -&-
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai akina fathia
Baca
+Pustaka
Dicerai Suami, Dipinang Duda Kaya

Dicerai Suami, Dipinang Duda Kaya

“Nek, kenapa aku didorong?” Fatma masih tak menghiraukan Darya. Ia tersenyum manis ke arah Aina. “Nama kamu siapa, Sayang?” “A-aku Aina, Nek.” Aina menunduk sopan, ia sangat canggung dan malu sekarang. “Aduuh, gelis pisaan! Ternyata dia berguna juga jadi cucu.” Fatma menatap sinis ke arah Darya yang semakin menganga tak percaya.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai akina fathia
Baca
+Pustaka
Kursi Panas di Kantor

Kursi Panas di Kantor

ujar Akina dengan antusias seraya turun dari tangga menghampiri Akira, sebelum akhirnya memeluk dirinya dengan erat. Akina saat ini berumur tujuh belas tahun, dan bersekolah di Cahaya Ilmu International School dengan beasiswa penuh. Si balerina cantik yang terkadang cuek dan dingin dengan orang asing. “Hei, Akina-chan! Bagaimana persiapan resitalmu?” tanya Akira kepada Akina yang berada dalam dekapannya. Dia mengendurkan pelukannya dan mengacak-acak rambut adiknya dengan gemas.
1029.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 922 kali sebagai akina fathia
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikah Dengan Abang Ipar

Terpaksa Menikah Dengan Abang Ipar

Pov Sattar "Demi Allah, Aini, Abang ingin belajar untuk mencintaimu." Fathy Abdus Sattar. *** Kurebahkan tubuh setelah kepergian Jibran, rasanya kepala ini masih terasa berat. Tapi tak lama, pintu ruangan kembali terbuka, Aini muncul di sebaliknya. Kubalikkan badan menghadap tembok, saat tahun dia melangkah masuk dan berjalan mendekatiku.
8.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai akina fathia
Baca
+Pustaka
Neng Zulfa

Neng Zulfa

Namun sebagai pendatang, Sabrina yakin, pertanyaan mengenai siapa dirinya pasti yang kini ditanyakan oleh ibu dari kekasih hatinya itu. “Nama saya Sabrina. Ayah saya Syekh Utsman As-Sanwani dan saya kemari untuk bertemu dengan Fatih.” Perempuan Mesir itu melengkungkan senyum sambil menjeda. Ia berbicara dalam bahasa Arab secara perlahan yang tentu dimengerti oleh semua orang yang sedang mendengarkan penuturannya itu. “Beberapa bulan yang lalu, Fatih menikahi saya ketika di Kairo. Fatih adalah suami saya dan saya datang untuk bertemu dengannya.” Semua orang dibuat terkesiap seketika.
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai akina fathia
Baca
+Pustaka
Rahim Tawanan

Rahim Tawanan

Refleks Ashyana merapatkan kakinya dan menbuat Kenan membuang nafas beratnya. "Buka Ashyana!" tapi Ashyana menggeleng. "Masih sakit." cicit Ashyana persis seperti tikus terjepit. "Ini," kenan menunjukkan sebuah selep pada Ashyana. "Aku hanha ingin mengolesi ini, jadi cepat bukalah." titah Kenan tanpa bantahan. "Aku-" "Cepat Ashyana!" geraman Kenan menjadi senjata terakhir yang membuat gadis itu menurut dan membuka kedua pahanya.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai akina fathia
Baca
+Pustaka
NAFKAH YANG KAU MINTA KEMBALI

NAFKAH YANG KAU MINTA KEMBALI

Tak patah arang, aku lihat akan intip akun itu dengan akun penaku yang aku buat malam tadi. Aku sengaja membuat akun pena, yang nantinya akan aku gunakan untuk mempromosikan tulisanku. Dan benar, aku bisa menemukan akun bernama 'Nina Imoet'. Ish ... Namanya saja sudah membuatku mau muntah. Ternyata dia mem-private akunnya, dengan terpaksa aku harus berteman dengannya. Eh ... Tunggu, aku kan tahu sandinya Bang Fahmi. Aku coba intip dari akun dia saja. Pasti mereka sudah berteman.
9.627.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai akina fathia
Baca
+Pustaka
ARINDA

ARINDA

Kakinya terus menendang-nendang ke depan berharap mampu mengenai tubuh laki-laki sialan yang sudah merebut wanitanya. "KAMU YANG BRENGSEK ZAYN, KAMU MISKIN, KAMU TIDAK AKAN BISA MEMBAHAGIAKAN AKU DENGAN KEMISKINAN KAMU! AKU CAPEK PACARAN SAMA KAMU YANG MISKIN!" teriak Arinda marah saat melihat kekalapan mantan kekasihnya.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai akina fathia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status